Menteri ATR/BPN Tekankan Pentingnya Pembangunan Berkelanjutan yang Humani

Jumat, 9 Agustus 2024

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

Menteri AHY saat rapat Rakernis.

Menteri AHY saat rapat Rakernis.

JAKARTA, detikkota.com – Menteri Agraria dan Tata Ruang/Kepala Badan Pertanahan Nasional (ATR/BPN), Agus Harimurti Yudhoyono (AHY), menegaskan pentingnya pembangunan berkelanjutan yang tidak hanya memperhatikan aspek lingkungan, tetapi juga bersifat humanis. Dalam pandangannya, pembangunan yang adil dan berkelanjutan adalah tanggung jawab Direktorat Jenderal Pengendalian dan Penertiban Tanah dan Ruang (Ditjen PPTR) untuk memastikan bahwa pertumbuhan ekonomi tidak hanya cepat, tetapi juga seimbang dan merata bagi seluruh lapisan masyarakat.

“Sustainable growth with equity, kita ingin investasi dan pembangunan semakin cepat, transformasi ekonomi terjadi. Itu kembali pada semangat kita menghadirkan iklim investasi dan juga pertumbuhan ekonomi yang berkelanjutan dan berkeadilan,” ujar AHY dalam Rapat Kerja Teknis (Rakernis) Ditjen PPTR yang diselenggarakan di Hotel The Ritz-Carlton Jakarta, Kamis (08/08/2024).

Menteri AHY menekankan bahwa fungsi pengendalian dan penertiban tanah dan ruang harus dilakukan dengan tegas namun tetap humanis. Tujuannya adalah untuk menghindari potensi korban akibat kelalaian dalam penataan ruang. Ia mencontohkan bencana alam yang terjadi di berbagai daerah sebagai akibat dari pemanfaatan lahan yang tidak sesuai dengan peruntukannya.

ADVERTISEMENT

SCROLL TO RESUME CONTENT

“Kita harus mencegah, jangan sampai ada lagi masyarakat yang menjadi korban akibat bermukim di daerah yang tidak sesuai dengan peruntukannya. Kita jaga alam kita dengan sebaik-baiknya,” tegas AHY.

Menteri AHY juga mengingatkan bahwa pembangunan infrastruktur harus berjalan seiring dengan upaya pelestarian dan konservasi lingkungan hidup. Keseimbangan antara keduanya menjadi kunci dalam mencapai pembangunan yang berkelanjutan.

Dalam kesempatan yang sama, Direktur Jenderal PPTR, Jonahar, sepakat bahwa pengendalian dan penertiban harus dijalankan untuk memastikan pemanfaatan tanah sesuai dengan peruntukannya.

“Setelah program pendaftaran tanah melalui PTSL (Pendaftaran Tanah Sistematis Lengkap) dan penyediaan RDTR (Rencana Detail Tata Ruang) selesai, perlu dilakukan pengendalian untuk memastikan tanah yang telah terdaftar dimanfaatkan sesuai dengan tujuan pemberian haknya,” ujar Jonahar.

Rakernis yang mengusung tema “Implementasi Pengendalian dan Penertiban untuk Mewujudkan Pemanfaatan Tanah dan Ruang yang Berkualitas” ini juga memberikan penghargaan kepada sejumlah satuan kerja yang telah mendukung program pengendalian dan penertiban tanah dan ruang. Di antaranya adalah Kantor Wilayah (Kanwil) BPN Provinsi Riau yang meraih penghargaan sebagai Sekretariat Penyidik Pegawai Negeri Sipil (PPNS) Penataan Ruang Terbaik, serta Kanwil BPN Provinsi Kalimantan Timur yang dinobatkan sebagai Kanwil BPN Provinsi Terbaik dalam kegiatan Pengendalian Hak Tanah.

Rakernis tersebut diikuti oleh 706 peserta, di mana 125 di antaranya hadir langsung, sementara 583 lainnya mengikuti secara daring. Dalam acara ini, Menteri AHY didampingi oleh sejumlah Pejabat Pimpinan Tinggi Madya dan Pratama Kementerian ATR/BPN.

Berita Terkait

Nanik Sudaryati Deyang Resmi Pimpin BGN, Pemerintah Soroti Ketegasan dan Disiplin
Mahfud MD Nilai Penangkapan Eks Kepala BGN Tepat, Soroti Tata Kelola Program MBG
Aktivis dan Praktisi Hukum Datangi PN Sumenep, Pertanyakan Eksekusi Lahan Sengketa yang Belum Terlaksana
Disdukcapil Sumenep Matangkan Penerapan Pemblokiran Layanan Publik bagi Mantan Suami yang Abaikan Nafkah
Bulan Bung Karno, Bupati Sumenep Ajak ASN dan Karyawan BUMD Kenakan Peci Nasional Selama Juni
Bukan Hanya Dadan, Dua Mantan Wakil Kepala BGN Juga Keluar dari Kejagung Mengenakan Rompi Tahanan
Mantan Kepala BGN Dadan Hindayana Keluar dari Kejagung Mengenakan Rompi Tahanan
Prabowo Copot Kepala BGN Dadan Hindayana, Pengamat Nilai Pergantian Pimpinan Belum Tentu Selesaikan Masalah MBG

Berita Terkait

Senin, 8 Juni 2026 - 11:37 WIB

Nanik Sudaryati Deyang Resmi Pimpin BGN, Pemerintah Soroti Ketegasan dan Disiplin

Minggu, 7 Juni 2026 - 10:39 WIB

Mahfud MD Nilai Penangkapan Eks Kepala BGN Tepat, Soroti Tata Kelola Program MBG

Kamis, 4 Juni 2026 - 18:09 WIB

Aktivis dan Praktisi Hukum Datangi PN Sumenep, Pertanyakan Eksekusi Lahan Sengketa yang Belum Terlaksana

Kamis, 4 Juni 2026 - 16:03 WIB

Disdukcapil Sumenep Matangkan Penerapan Pemblokiran Layanan Publik bagi Mantan Suami yang Abaikan Nafkah

Kamis, 4 Juni 2026 - 11:03 WIB

Bulan Bung Karno, Bupati Sumenep Ajak ASN dan Karyawan BUMD Kenakan Peci Nasional Selama Juni

Berita Terbaru