Miris, Wali Murid Katakan Oknum KS SDN 02 Kabuaran Diduga Sunat Anggaran PIP

Kamis, 17 Maret 2022

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

BONDOWOSO, detikkota.com – Lagi-lagi beberapa wali murid sontak merasa geram terhadap oknum kepala sekolah SDN 02 Kabuaran yang diduga lakukan pemangkasan dana Program Indonesia Pintar (PIP). Rabu (16/03/2022)

Dari hasil wawancara awak media, sebut saja F selaku wali murid menjelaskan bahwa dari hasil pencairan dana PIP untuk anaknya tidak sesuai dengan semestinya.

“Seharusnya dana kita terima secara utuh senilai Rp. 450, tapi itu hanya menerima Rp. 225.000, apa lagi di masa-masa pandemi COVID-19 seperti sekarang ini. Mohon berikan hak kami dengan sebenarnya.” tandasnya

ADVERTISEMENT

SCROLL TO RESUME CONTENT

Namun berselang beberapa lama, menurut wali murid oknum KS inisial UN mendatangi rumah F pada 23 Februari 2022 sekira pukul 19.00 malam.

“Pada malam harinya di perkirakan sekitar pukul 19.00 wib, pak untung mendatangi kediaman kami, dan mengembalikan uang senilai rp.1.050.000 dan di terima oleh istri saya, tanpa banyak bicara setelah beliau menyerahkan uang tersebut langsung meninggalkan rumah kami di Dusun Taman Selatan Desa Kabuaran,” ungkapnya F kepada wartawan Lensa.

Sementara itu, saat awak media menyambangi SDN tersebut, Kepala Sekolah yang bersangkutan tidak ada di tempat.

Namun untuk perimbangan pemberitaan, kini awak media melakukan konfirmasi melalui via pesan WhatsApp, dalam konfirmasi itu, KS menyampaikan, bahwa hal tersebut ada kekeliruan teknik.

“Iya Pak Itu pip Yang mana Yang sampean tanyakkan?
Tabungan pip sudah Di bagikan Semua bapak kepada orang tua siswa
Pertama tidak Ada pemangkasan bapak.
Itu terjadi Di kekeliruan pada saat pengajuan pencetakan.” ucapnya KS.

Adanya hal tersebut, wartawan dari media ini terus melakukan telusur kepada pihak yang berkompeten di Pemkab agar ada klarifikasi terhadap KS di SDN tersebut. (tim)

Berita Terkait

Polres Sumenep dan UPT PPD Perluas Layanan Pajak hingga Pulau Raas
Ratusan Casis Polri 2026 di Polres Sumenep Lolos Rikmin Awal
BMKG Ungkap Ciri Pancaroba, Waspadai Hujan Lebat dan Awan Cumulonimbus
Polres Sumenep Tegaskan Seleksi Polri 2026 Harus Bersih dan Transparan
Darurat BBM di Kepulauan Sumenep, Harga Melonjak hingga Rp30 Ribu dan Stok Nihil, Sekolah Lumpuh Nelayan Tak Melaut
Arus Balik Tol Trans Jawa Kondusif, 2,9 Juta Kendaraan Masuk Jakarta
Puncak Arus Balik Lebaran, Pelabuhan Ketapang Dipadati Kendaraan
Kepala BNPB Tinjau Banjir Pasuruan, Soroti Penanganan Jangka Pendek hingga Panjang

Berita Terkait

Jumat, 10 April 2026 - 12:22 WIB

Polres Sumenep dan UPT PPD Perluas Layanan Pajak hingga Pulau Raas

Selasa, 7 April 2026 - 11:03 WIB

Ratusan Casis Polri 2026 di Polres Sumenep Lolos Rikmin Awal

Kamis, 2 April 2026 - 12:29 WIB

BMKG Ungkap Ciri Pancaroba, Waspadai Hujan Lebat dan Awan Cumulonimbus

Selasa, 31 Maret 2026 - 22:40 WIB

Polres Sumenep Tegaskan Seleksi Polri 2026 Harus Bersih dan Transparan

Selasa, 31 Maret 2026 - 22:26 WIB

Darurat BBM di Kepulauan Sumenep, Harga Melonjak hingga Rp30 Ribu dan Stok Nihil, Sekolah Lumpuh Nelayan Tak Melaut

Berita Terbaru