Oknum Satpol PP Diciduk Polisi di Rumahnya Sendiri

Sabtu, 18 Desember 2021

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

SURABAYA, detikkota.com – Bukannya membantu polisi untuk mengungkap peredaran narkoba, ternyata Rudi Dwi Herwanto alias Ogah, 49, warga Ketintang Baru, Surabaya, malah tertangkap mengonsumsi sabu-sabu (SS). Aparatur sipil negara (ASN) Pemkot Surabaya yang berdinas di Satpol PP itu ditangkap di rumahnya dengan barang bukti sabu seberat 0,19 gram.

Satresnarkoba Polrestabes Surabaya juga mengamankan satu pipet kaca berisi sisa sabu 1,45 gram. Awalnya polisi mendapat informasi ada seseorang yang menggunakan sabu di kawasan Ketintang Baru, Surabaya.
Polisi mendapatkan alamat tersangka dan mengintai dari jauh.

Ketika memastikan tersangka masuk rumah, polisi langsung menyergapnya. “Kami amankan tersangka di rumahnya,” kata Kasatresnarkoba Polrestabes Surabaya Kompol Daniel Marunduri, Jumat (17/12).

ADVERTISEMENT

SCROLL TO RESUME CONTENT

Polisi kemudian menggeledah dan menemukan barang bukti sabu serta pipet kaca. Polisi juga mengamankan alat isap di rumahnya. Polisi awalnya tidak mengira jika yang bersangkutan adalah Satpol PP. “Kami geledah dan temukan seragamnya. Ia pun mengaku statusnya adalah ASN Pemkot Surabaya,” ujarnya.

Pengakuan tersangka pada polisi, sabu itu dibeli seseorang berinisial MC. Diduga tersangka Rudi sudah beberapa kali membeli serbuk haram itu dari MC. “Satu poket sabu dibeli seharga Rp 300 ribu. Diduga sudah ada yang terpakai. Kami masih selidiki dan kembangkan kasus ini,” kata Daniel.

Dikonfirmasi terpisah, Kepala Satpol PP Kota Surabaya Eddy Christijanto membenarkan bahwa Rudi adalah anggota Satpol PP yang bertugas di Kecamatan Wonokromo. Mengenai sanksi, ia menyebut kewenangan ada di Camat Wonokromo.

“Yang bersangkutan staf seksi ketertiban umum Kecamatan Wonokromo. Tanggung jawab dan kewenangan kepegawaian ada di Pak Camat,” ujar Eddy. (Redho)

Berita Terkait

Mobilitas Tinggi, Jalan Dr. Cipto Masuk Zona Prioritas Kebersihan DLH Sumenep
Lima Hari Tak Keluar Kamar, Warga Sumenep Ditemukan Meninggal Dunia
Khofifah Indar Parawansa Salurkan Bansos Rp16 Miliar Lebih di Kabupaten Probolinggo
Khofifah Indar Parawansa Tinjau Banjir di Probolinggo, Mohammad Haris Pastikan Penanganan dan Rekonstruksi Dipercepat
Waspada Cuaca Ekstrem, BMKG Prediksi Hujan Petir di Madura
Hari Kedua Pencarian, Bocah 8 Tahun Tenggelam di Camplong Ditemukan Meninggal
Bupati Probolinggo Pimpin Langsung Penanganan Banjir di Kraksaan, Tegaskan Evaluasi Total
Said Abdullah Minta Kader PDIP Jatim Respons Cepat Persoalan Sosial Warga

Berita Terkait

Selasa, 24 Februari 2026 - 14:54 WIB

Mobilitas Tinggi, Jalan Dr. Cipto Masuk Zona Prioritas Kebersihan DLH Sumenep

Selasa, 24 Februari 2026 - 13:41 WIB

Lima Hari Tak Keluar Kamar, Warga Sumenep Ditemukan Meninggal Dunia

Senin, 23 Februari 2026 - 16:40 WIB

Khofifah Indar Parawansa Salurkan Bansos Rp16 Miliar Lebih di Kabupaten Probolinggo

Senin, 23 Februari 2026 - 16:38 WIB

Khofifah Indar Parawansa Tinjau Banjir di Probolinggo, Mohammad Haris Pastikan Penanganan dan Rekonstruksi Dipercepat

Senin, 23 Februari 2026 - 10:57 WIB

Waspada Cuaca Ekstrem, BMKG Prediksi Hujan Petir di Madura

Berita Terbaru

Pj Sekda Sumenep bersama jajaran Dinsos P3A dan peserta saat kegiatan Penguatan Tim Gugus Tugas KLA di Graha Arya Wiraraja, Selasa (24/2/2026).

Pemerintahan

Dinsos P3A Sumenep Perkuat Gugus Tugas untuk Capai KLA 2026

Selasa, 24 Feb 2026 - 21:37 WIB