Over Kapasitas, RSUD Smart Gunakan Tenda Darurat

Kamis, 1 Juli 2021

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

PAMEKASAN, detikkota.com – Lonjakan Covid-19 di sejumlah wilayah di Indonesia berdampak pada tingginya kebutuhan ruang isolasi. Termasuk di Pamekasan, Madura, Jawa Timur.

Berdasarkan peta sebaran Satgas Covid-19 Pamekasan, per hari ini, kamis (1/7/2021). Tercatat sebanyak 1314 orang positif Covid-19. Rinciannya, isolasi 92 orang, sembuh 1114 orang, serta meninggal sebanyak 108 orang.

Saat ini, ruang isolasi pasien covid-19 di Rumah Sakit Umum Daerah (RSUD) Dr. H. Slamet Martodirdjo (Smart) Pamekasan tidak mampu menampung pasien baru. Akibatnya, RS terpaksa menggunakan tenda darurat.

ADVERTISEMENT

SCROLL TO RESUME CONTENT

Syaiful Hidayat, Ketua Satgas penanganan pasien covid-19 RS Smart Pamekasan menyebutkan, seluruh ruang isolasi pasien covid-19 saat ini terisi penuh. Lonjakan adanya pasien positif Covid-19 itu diperkirakan terjadi sejak dua minggu yang lalu.

“Sudah dua minggu ini mengalami lonjakan yang luar biasa. Saya kira memang sama dengan yang di Bangkalan pasien, datang tiap hari delapan sampai sepuluh orang dan banyak yang tertahan dan tidak dapat kamar sampe kita buka tenda darurat,” terang dr. Syaiful sapaan akrabnya, Kamis (1/7)

Lanjut dr. Syaiful, pembangunan tenda darurat berfungsi sebagai tempat pemeriksaan pasien baru non covid-19. Untuk menampung pasien Covid-19 baru, pihaknya memanfaatkan ruang pemeriksaan pasien di Unit Gawat Darurat (UGD) sebagai ruang isolasi.

“Awalnya UGD itu untuk melakukan pemeriksaan awal, tapi karena banyaknya antrian pasien yang tertahan di UGD sekalian kita jadikan ruang rawat isolasi,” jelasnya

Tak hanya itu, dua RS rujukan lainnya seperti RS Waru dan RS M. Noer Pamekasan diakuinya juga mengalami over kapasitas. Makanya, di masing-masing tempat terdapat alternatif baru, salah satunya dengan diadakannya rumah sakit lapangan.

“Rumah sakit lapangan ini nanti arahnya bisa di tempatkan di Islamic Center, namun hal itu adalah wewenang Dinas Kesehatan untuk memfungsikan,”ungkapnya.

dr. Syaiful menghimbau, dengan semakin meningkatnya kasus pasien positif Covid-19, masyarakat tetap disiplin mematuhi protokol kesehatan agar nantinya keadaan bisa kembali normal. (Fauzi)

Berita Terkait

Beasiswa Pemuda Tangguh Tak Tepat Sasaran, Wali Kota Surabaya Minta Evaluasi Menyeluruh
Dua Pekerja Tewas Terjatuh dari Cerobong PLTU Sukabangun, Manajemen PLN NPS Disorot
Pangkas Anggaran Publikasi, Ketua PJI Purwakarta Mahesa Jenar Ultimatum Kominfo dan Siap Gelar Aksi Massa
Wartawan di Purwakarta Kecewa, Kerja Sama Media TA 2025 Diskominfo Gagal Bayar
Durian Merah Banyuwangi Resmi Kantongi Sertifikat Indikasi Geografis
Video Viral Orang Tua Murid di Sumenep Keluhkan Menu MBG Anak Tak Dimakan
Alissa Wahid: 221 Ribu Jamaah Haji Indonesia Bergantung pada Dedikasi Petugas
Kapolres Sumenep Sosialisasikan DIPA 2026, Tekankan Pengelolaan Anggaran Akuntabel

Berita Terkait

Jumat, 23 Januari 2026 - 20:54 WIB

Beasiswa Pemuda Tangguh Tak Tepat Sasaran, Wali Kota Surabaya Minta Evaluasi Menyeluruh

Jumat, 23 Januari 2026 - 20:41 WIB

Dua Pekerja Tewas Terjatuh dari Cerobong PLTU Sukabangun, Manajemen PLN NPS Disorot

Kamis, 22 Januari 2026 - 15:57 WIB

Pangkas Anggaran Publikasi, Ketua PJI Purwakarta Mahesa Jenar Ultimatum Kominfo dan Siap Gelar Aksi Massa

Kamis, 22 Januari 2026 - 15:56 WIB

Wartawan di Purwakarta Kecewa, Kerja Sama Media TA 2025 Diskominfo Gagal Bayar

Kamis, 22 Januari 2026 - 12:28 WIB

Durian Merah Banyuwangi Resmi Kantongi Sertifikat Indikasi Geografis

Berita Terbaru

Bupati Sumenep Achmad Fauzi Wongsojudo melantik Komisioner Komisi Informasi Kabupaten Sumenep di Pendopo Keraton Sumenep.

Pemerintahan

Bupati Sumenep Lantik Komisioner Komisi Informasi Kabupaten Sumenep

Jumat, 23 Jan 2026 - 21:09 WIB