Antisipasi Kelangkaan, Probolinggo Perkuat Stok LPG Hingga H+6 Lebaran

Selasa, 24 Maret 2026

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

LPG untuk mengantisipasi lonjakan kebutuhan masyarakat menjelang Idulfitri 1447 Hijriah.

LPG untuk mengantisipasi lonjakan kebutuhan masyarakat menjelang Idulfitri 1447 Hijriah.

PROBOLINGGO, detikkota.com — Pemerintah Kabupaten (Pemkab) Probolinggo mengajukan tambahan pasokan sebanyak 100 ribu tabung LPG kepada Pertamina untuk mengantisipasi potensi kelangkaan di Hari Raya Idulfitri 1447 Hijriah.

Bupati Probolinggo dr. Mohammad Haris menyampaikan, langkah tersebut diambil setelah pemerintah daerah melakukan kajian sejak pertengahan bulan terkait kemungkinan gangguan distribusi, termasuk dampak isu global yang memicu kepanikan masyarakat.

“Sejak awal kami sudah mengkaji lebih jauh, terutama terkait isu perang dan sebagainya. Di awal sempat terjadi panic buying karena pengaruh pemberitaan,” ujarnya.

ADVERTISEMENT

SCROLL TO RESUME CONTENT

Menurutnya, kondisi distribusi sempat kembali stabil setelah adanya tambahan pasokan dari Pertamina pada 19 hingga 20 Maret 2026. Namun, mendekati Lebaran, fenomena panic buying kembali terjadi di sejumlah wilayah.

“Menjelang Lebaran ini terjadi lagi panic buying. Ada masyarakat yang membeli dua kali, setelah beli kemudian beli lagi,” jelasnya.

Pemkab Probolinggo pun telah resmi mengajukan penambahan kuota LPG sebanyak 100 ribu tabung guna memenuhi kebutuhan masyarakat hingga beberapa hari setelah Lebaran.

“Kami sudah mengajukan tambahan 100 ribu tabung LPG kepada Pertamina. Semoga ini direspons dengan baik untuk memastikan ketersediaan hingga H+6,” tegasnya.

Bupati Haris menambahkan, peningkatan kebutuhan LPG tidak hanya dipengaruhi oleh momentum Lebaran, tetapi juga faktor psikologis masyarakat akibat berkembangnya isu global.

“Fenomena ini dipicu oleh isu perang dan juga momentum Lebaran. Kami berupaya agar ke depan distribusi tetap terjaga dengan baik, khususnya di Kabupaten Probolinggo, karena masyarakat sangat membutuhkan,” pungkasnya.

Penulis : Sya

Editor : M/Red

Berita Terkait

Krisis Air Bersih Empat Bulan, Warga Langsar Sumenep Dapat Bantuan
Cuaca Sumenep Berubah Cepat, BMKG Ingatkan Warga dan Nelayan Waspada
Kades Nuryadi “Abah Haji” Buktikan Pembangunan Lumbung Desa, Petani Kini Punya Tempat Penyimpanan Hasil Panen
Tiga Bulan Masuk DPO, Keberadaan Guru ASN di Sumenep Belum Terungkap
Rutan Kraksaan dan Dinkes Probolinggo Perkuat Layanan Kesehatan Warga Binaan
58 ASN Pemkot Surabaya Dijatuhi Sanksi Disiplin hingga September 2026
Diskominfo Sumenep Perkuat Keamanan Digital dalam Program Sekolah Aman dan Nyaman
ATEP HERU TIADA, BELPUR BERDUKA

Berita Terkait

Senin, 5 Oktober 2026 - 17:21 WIB

Krisis Air Bersih Empat Bulan, Warga Langsar Sumenep Dapat Bantuan

Senin, 5 Oktober 2026 - 16:58 WIB

Cuaca Sumenep Berubah Cepat, BMKG Ingatkan Warga dan Nelayan Waspada

Senin, 5 Oktober 2026 - 10:24 WIB

Kades Nuryadi “Abah Haji” Buktikan Pembangunan Lumbung Desa, Petani Kini Punya Tempat Penyimpanan Hasil Panen

Rabu, 30 September 2026 - 12:58 WIB

Rutan Kraksaan dan Dinkes Probolinggo Perkuat Layanan Kesehatan Warga Binaan

Rabu, 30 September 2026 - 12:43 WIB

58 ASN Pemkot Surabaya Dijatuhi Sanksi Disiplin hingga September 2026

Berita Terbaru