PCNU Sumenep Ajak MWCNU Jajaran Bentuk GMKNU

Rabu, 12 Juli 2023

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

Ketua Pengurus Cabang Nahdlatul Ulama (PCNU) Kabupaten Sumenep, Jawa Timur, KH A Pandji Taufiq.

Ketua Pengurus Cabang Nahdlatul Ulama (PCNU) Kabupaten Sumenep, Jawa Timur, KH A Pandji Taufiq.

SUMENEP, detikkota.com – Ketua Pengurus Cabang Nahdlatul Ulama (PCNU) Kabupaten Sumenep, Jawa Timur, KH A Pandji Taufiq mengajak seluruh pengurus Majelis Wakil Cabang Nahdlatul Ulama (MWCNU) untuk membentuk Gerakan Keluarga Maslahat Nahdlatul Ulama (GKMNU) dan menjaga ukhuwah di momen politik.

Pernyataan itu disampaikan saat acara Bahtsul Masail dan Konsolidasi PCNU Sumenep di Pondok Pesantren At-Thohiriyah, Desa Aeng Panas, Kecamatan Pragaan.

Menurutnya, GKMNU merupakan bagian dari instruksi Pengurus Besar Nahdlatul Ulama (PBNU) yang harus direalisasikan oleh Pengurus Wilayah Nahdlatul Ulama (PWNU), PCNU hingga hingga tingkat MWCNU.

ADVERTISEMENT

SCROLL TO RESUME CONTENT

“Di tingkat acabang, Satuan Tugas (Satgas) GKMNU terdiri dari 18 orang. Mereka terdiri dari 2 orang dari PCNU, Lembaga Kemaslahatan Keluarga Nahdlatul Ulama (LKKNU), Muslimat NU, Fatayat NU, Gerakan Pemuda (GP) Ansor, Ikatan Pelajar Nahdlatul Ulama (IPNU), Ikatan Pelajar Putri Nahdlatul Ulama (IPPNU), dan 4 orang dari perwakilan masyarakat,” rincinya, Selasa (11/7/2023).

Kiai Pandji menginstruksikan pada seluruh MWCNU untuk membentuk satuan tugas GKMNU yang jumlah keanggotaannya sebanyak 9 orang.

“Silahkan adakan rekrutmen, kemudian dilatih. Karena GKMNU adalah ujung tombak yang akan mentransfer pengetahuannya pada masyarakat dan berimplikasi pada perubahan dalam sebuah rumah tangga,” jelasnya.

Selain itu, KH Pandji juga mengimbau pada Pengurus NU untuk memilih cuti di kala posisinya menjadi tim sukses (Timses) pada Pemilihan Umum (Pemilu) 2024 sesuai aturan PBNU.

“Kita boleh jadi Timses sebuah Partai Politik (Parpol), tapi jangan lupa tingkatkan ukhuwah An-Nahdliyah guna menghindari gesekan konflik antar sesama,” harapnya.

Kiai Pandji juga meminta musyawirin agar lebih aktif dalam menghadiri forum konsolidasi bulanan yang dikemas dalam acara Bahtsul Masail.

“Semakin banyak musyawirin, maka forum ini akan mengokohkan pengurus dalam menghadapi ragam persoalan di tengah-tengah masyarakat,” pungkasnya.

Berita Terkait

Layanan Adminduk Online Tekan Antrean Pemohon di MPP Siola Surabaya
SPBE Banyuwangi Tertinggi Nasional, KemenPAN-RB Beri Nilai 4,87
Dinas Pertanian Subang Distribusikan Bantuan Program Upland untuk Petani Nanas
Pantau Penyemprotan Padi dengan Drone, Bupati Sumenep Dorong Swasembada Pangan Berbasis Petani
Bunda Indah Ajak Kepala Desa Solid Bangun Lumajang Lewat PKDI
Kapasitas Fiskal Rendah Jadi Tantangan Utama Penyusunan RKPD Lumajang 2027
Kapolres Sumenep Terima Penghargaan Presiden RI atas Dukungan Swasembada Pangan Nasional
Pimpin Apel Perdana 2026, Wali Kota Probolinggo Tekankan Penguatan Kinerja ASN

Berita Terkait

Jumat, 9 Januari 2026 - 14:07 WIB

Layanan Adminduk Online Tekan Antrean Pemohon di MPP Siola Surabaya

Jumat, 9 Januari 2026 - 14:06 WIB

SPBE Banyuwangi Tertinggi Nasional, KemenPAN-RB Beri Nilai 4,87

Kamis, 8 Januari 2026 - 12:21 WIB

Dinas Pertanian Subang Distribusikan Bantuan Program Upland untuk Petani Nanas

Rabu, 7 Januari 2026 - 16:34 WIB

Pantau Penyemprotan Padi dengan Drone, Bupati Sumenep Dorong Swasembada Pangan Berbasis Petani

Rabu, 7 Januari 2026 - 16:24 WIB

Bunda Indah Ajak Kepala Desa Solid Bangun Lumajang Lewat PKDI

Berita Terbaru

Bupati Banyuwangi Ipuk Fiestiandani.

Pemerintahan

SPBE Banyuwangi Tertinggi Nasional, KemenPAN-RB Beri Nilai 4,87

Jumat, 9 Jan 2026 - 14:06 WIB