Peduli Bencana, Polres Sumenep Kirim Bansos Untuk Korban Gempa Cianjur Jabar

Jumat, 25 November 2022

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

SUMENEP, detikkota.com – Kepolisian Resort (Polres) Sumenep, Madura, Jawa Timur, menyalurkan Bantuan Sosial (Bansos) untuk korban gempa yang melanda Kabupaten Cianjur, Jawa Barat.

Kapolres Sumenep AKBP Edo Satya Kentriko, S.H., S.I.K., M.H., turun langsung menggalang bantuan kemanusiaan tersebut.

“Bantuan ini sebagai bentuk rasa peduli kepada korban gempa Cianjur,” ujar Kapolres Sumenep.

ADVERTISEMENT

SCROLL TO RESUME CONTENT

Bentuk bantuan yang disiapkan Polres Sumenep, berupa uang tunai, dan bantuan berupa sembako, serta pakaian layak pakai untuk dikirimkan ke Cianjur menggunakan truk dikawal sekitar lima personel.

Penggalangan donasi itu, dilakukan langsung Kapolres Sumenep terhadap ratusan anggotanya, usai apel pagi yang digelar, di halaman Kantor Polres setempat.

Tak butuh waktu lama, bantuan kemanusiaan yang berhasil dikumpulkan mencapai jutaan Rupiah.

“Kenapa kami kumpulkan pada saat apel pagi, karena seluruh personel lengkap. Hadir di sini,” tutur Akbp Edo.

Pihaknya berharap, bantuan tersebut diharapkan bisa membantu dan sedikit meringankan para korban terdampak bencana yang membutuhkan bantuan logistik.

Akbp Edo menyatakan, pihaknya bersama jajaran turut merasakan duka dan kesedihan yang mendalam atas apa yang dirasakan para korban gempa.

“Kami berdoa semoga para korban diberi ketabahan dan kesabaran dalam menghadapi musibah ini dan kita juga berharap korban yang belum ditemukan dapat segera ditemukan,” Ucapnya.

Sementara penggalangan Donasi untuk korban Gempa di Cianjur selain digelar di lingkungan Mapolres, menurut Kapolres Sumenep kegiatan serupa juga dilaksanakan di masing-masing Polsek melalui Kapolseknya.

“Pada hari ini juga, dari jajaran Kapolsek juga hadir di sini. Bantuan kemanusiaan yang telah dikumpulkan itu kita gabungkan dengan yang Polres,” Tandasnya.

Untuk diketahui, gempa magnitudo M5,6 mengguncang Kabupaten Cianjur pada Senin (21/11/2022) pukul 13.21.10 WIB. Dengan episenter pada koordinat 6,86° LS ; 107,01° BT atau tepatnya berlokasi di darat wilayah Sukalarang, Sukabumi, Jawa Barat.

Badan Meteorologi Klimatologi dan Geofisika (BMKG) merilis, gempa tersebut adalah gempa tektonik yang terjadi pada kedalaman 11 kilometer. Diikuti 15 kali gempa susulan dengan magnitudo terbesar M4,0 hingga pukul 14.00 WIB.

Menurut data Badan Nasional Penanggulangan Bencana (BNPB) terhitung hingga Kamis (24/11) sore, jumlah korban meninggal tercatat sebanyak 272 orang.

Hasil pendataan sementara, korban luka tercatat sebanyak 2.043 orang dan mengungsi 61.908 orang, sedangkan kerugian materiil sebanyak 56.320 rumah alami kerusakan dengan rincian rusak berat sebanyak 22.241 unit rumah, rusak sedang 11.641 unit rumah dan rusak ringan sebanyak 22.090 unit rumah.

Fasilitas umum lainnya juga turut terdampak, antara lain 31 unit sekolah, 124 tempat ibadah, tiga fasilitas kesehatan, dan tiga belas gedung perkantoran.

Data itu bersifat sementara, sebab saat ini proses penanggulangan dampak bencana gempa Cianjur masih berlangsung. (Red)

Berita Terkait

Khofifah Indar Parawansa Tinjau Banjir di Probolinggo, Mohammad Haris Pastikan Penanganan dan Rekonstruksi Dipercepat
Waspada Cuaca Ekstrem, BMKG Prediksi Hujan Petir di Madura
Ribuan PPPK Paruh Waktu di Lumajang Tidak Terima THR 2026, Pemkab Beri Penjelasan
Hari Kedua Pencarian, Bocah 8 Tahun Tenggelam di Camplong Ditemukan Meninggal
Bupati Probolinggo Pimpin Langsung Penanganan Banjir di Kraksaan, Tegaskan Evaluasi Total
Wali Kota Probolinggo Sambut Kunjungan Danrem 083/BDJ di Makodim 0820
Pemkot Probolinggo Buka Ramadan Fest dan Pasar Murah 2026 di GOR Ahmad Yani
Jalan Cilulumpang–Parang Gombong Bergeser, DPUTR Purwakarta Tunggu Komitmen PJT II

Berita Terkait

Senin, 23 Februari 2026 - 16:38 WIB

Khofifah Indar Parawansa Tinjau Banjir di Probolinggo, Mohammad Haris Pastikan Penanganan dan Rekonstruksi Dipercepat

Senin, 23 Februari 2026 - 10:57 WIB

Waspada Cuaca Ekstrem, BMKG Prediksi Hujan Petir di Madura

Minggu, 22 Februari 2026 - 17:31 WIB

Hari Kedua Pencarian, Bocah 8 Tahun Tenggelam di Camplong Ditemukan Meninggal

Minggu, 22 Februari 2026 - 17:00 WIB

Bupati Probolinggo Pimpin Langsung Penanganan Banjir di Kraksaan, Tegaskan Evaluasi Total

Minggu, 22 Februari 2026 - 16:57 WIB

Wali Kota Probolinggo Sambut Kunjungan Danrem 083/BDJ di Makodim 0820

Berita Terbaru