Pemkab Bangkalan Dorong Dzikir dan Sholawat Jadi Budaya Birokrasi, Dapat Dukungan Tokoh Agama

Selasa, 22 Juli 2025

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

BANGKALAN, detikkota.com – Pemerintah Kabupaten Bangkalan terus memperkuat identitas religius daerah dengan mendorong dzikir dan sholawat menjadi bagian dari budaya birokrasi. Kebijakan tersebut juga didukung dengan alokasi anggaran untuk pelaksanaan kegiatan keagamaan di lingkungan pemerintahan.

Bupati Bangkalan menegaskan bahwa kebijakan ini tidak bersifat eksklusif. Bagi ASN atau pegawai non-Muslim, pembukaan dan penutupan acara dapat disesuaikan dengan keyakinan masing-masing, guna menjaga semangat toleransi dan kebersamaan antarumat beragama.

Kebijakan ini mendapat sambutan positif dari sejumlah tokoh agama. Habib Jindan menyebut edaran tersebut sebagai langkah menghidupkan kembali nilai-nilai spiritual di ruang publik.

ADVERTISEMENT

SCROLL TO RESUME CONTENT

“Ini mencerminkan ajaran Rasulullah dan mengingatkan umat agar senantiasa berdzikir kepada Allah dalam keseharian,” ujarnya saat menghadiri Tabligh Akbar di depan Pendopo Kabupaten Bangkalan.

Ketua PCNU Bangkalan, KH. Makki Nasir, juga mengapresiasi kebijakan tersebut. Ia menilai langkah ini konsisten dengan semangat Perda tentang religiusitas birokrasi.

“Ini bentuk nyata komitmen pemerintah. Harapannya, dzikir tidak hanya menjadi ucapan, tetapi juga tercermin dalam perilaku dan kebijakan,” tuturnya.

Sementara itu, KH. Mohammad Nasih Aschal, Pengasuh Ponpes Syaichona Moh. Cholil, menilai kebijakan ini berkontribusi menciptakan suasana damai yang mendukung proses pembangunan daerah.

“Suasana yang adem karena sholawat akan membuat roda pembangunan berjalan lebih lancar,” katanya.

Pemerintah Kabupaten Bangkalan berharap kebijakan ini menjadi fondasi untuk membentuk birokrasi yang religius dan inklusif, sejalan dengan visi Bangkalan sebagai Kota Dzikir dan Sholawat.

Berita Terkait

Layanan Adminduk Online Tekan Antrean Pemohon di MPP Siola Surabaya
SPBE Banyuwangi Tertinggi Nasional, KemenPAN-RB Beri Nilai 4,87
Dinas Pertanian Subang Distribusikan Bantuan Program Upland untuk Petani Nanas
Pantau Penyemprotan Padi dengan Drone, Bupati Sumenep Dorong Swasembada Pangan Berbasis Petani
Bunda Indah Ajak Kepala Desa Solid Bangun Lumajang Lewat PKDI
Kapasitas Fiskal Rendah Jadi Tantangan Utama Penyusunan RKPD Lumajang 2027
Kapolres Sumenep Terima Penghargaan Presiden RI atas Dukungan Swasembada Pangan Nasional
Pimpin Apel Perdana 2026, Wali Kota Probolinggo Tekankan Penguatan Kinerja ASN

Berita Terkait

Jumat, 9 Januari 2026 - 14:07 WIB

Layanan Adminduk Online Tekan Antrean Pemohon di MPP Siola Surabaya

Jumat, 9 Januari 2026 - 14:06 WIB

SPBE Banyuwangi Tertinggi Nasional, KemenPAN-RB Beri Nilai 4,87

Kamis, 8 Januari 2026 - 12:21 WIB

Dinas Pertanian Subang Distribusikan Bantuan Program Upland untuk Petani Nanas

Rabu, 7 Januari 2026 - 16:34 WIB

Pantau Penyemprotan Padi dengan Drone, Bupati Sumenep Dorong Swasembada Pangan Berbasis Petani

Rabu, 7 Januari 2026 - 16:24 WIB

Bunda Indah Ajak Kepala Desa Solid Bangun Lumajang Lewat PKDI

Berita Terbaru

Bupati Banyuwangi Ipuk Fiestiandani.

Pemerintahan

SPBE Banyuwangi Tertinggi Nasional, KemenPAN-RB Beri Nilai 4,87

Jumat, 9 Jan 2026 - 14:06 WIB