Pemkab Banyuwangi Siapkan 48 Masjid Ramah Pemudik untuk Lebaran 1447 H

Rabu, 18 Maret 2026

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

Bupati Banyuwangi Ipuk Fiestiandani meresmikan Masjid Ramah Pemudik di Masjid Al Huda Kalipuro sebagai fasilitas pendukung arus mudik Lebaran 1447 H.

Bupati Banyuwangi Ipuk Fiestiandani meresmikan Masjid Ramah Pemudik di Masjid Al Huda Kalipuro sebagai fasilitas pendukung arus mudik Lebaran 1447 H.

BANYUWANGI, detikkota.com — Pemerintah Kabupaten Banyuwangi bersama Kantor Kementerian Agama setempat menyiapkan 48 masjid ramah pemudik untuk mendukung kelancaran arus mudik dan balik Hari Raya Idulfitri 1447 Hijriah.

Program tersebut juga didukung oleh Baznas dan Dewan Masjid Indonesia (DMI) Banyuwangi. Peresmian dilakukan di Masjid Al Huda, Kecamatan Kalipuro, Kamis (17/3/2026).

Bupati Banyuwangi Ipuk Fiestiandani mengatakan, keberadaan masjid ramah pemudik diharapkan dapat memberikan kenyamanan bagi masyarakat yang melakukan perjalanan jauh.

ADVERTISEMENT

SCROLL TO RESUME CONTENT

“Pemudik bisa singgah untuk salat sekaligus beristirahat sejenak setelah menempuh perjalanan panjang,” ujarnya.

Sebanyak 48 masjid tersebut tersebar di jalur utara, tengah, dan selatan, termasuk di sekitar jalur wisata. Dari jumlah itu, 13 masjid berada di jalur utama yang menghubungkan Kecamatan Wongsorejo hingga Kalibaru.

Masjid yang terlibat dalam program ini dibuka selama 24 jam dan dilengkapi berbagai fasilitas, seperti area istirahat, tempat ibadah, toilet bersih, air bersih, serta pengamanan di area masjid dan parkir.

Selain itu, tersedia pula layanan kesehatan, fasilitas pijat gratis di sejumlah titik, serta penyediaan air minum dan makanan ringan untuk pemudik.

Beberapa masjid yang termasuk dalam program ini antara lain Masjid Nurul Huda Kalibaru, Masjid Baiturrohman Genteng, Masjid Baiturrohim Rogojampi, dan Masjid Nurul Karim Wongsorejo yang berada di jalur nasional.

Bupati Ipuk menambahkan, program tersebut merupakan implementasi fungsi masjid sebagai pusat pelayanan sosial bagi masyarakat, tidak hanya sebagai tempat ibadah.

Sementara itu, Kepala Kemenag Banyuwangi Chaeroni Hidayat menyebut Banyuwangi menjadi daerah dengan jumlah masjid ramah pemudik terbanyak di Jawa Timur.

“Ini berkat kolaborasi antara pemkab, Baznas, dan DMI. Kami berharap masjid-masjid ini dapat memberikan kenyamanan dan keamanan bagi para pemudik,” ujarnya.

Penulis : Bi

Editor : M/Red

Berita Terkait

Karya Bakti TNI AD Skala Besar Siap Digelar di Madura, Libatkan Ribuan Prajurit dan Perwira Tinggi
Kapolres Sumenep Ajak Masyarakat Jaga Kelestarian Laut pada Hari Laut Sedunia 2026
Diduga Lalai Pasang Rambu, Jalan Bekas Proyek Drainase di Sumenep Sebabkan Korban Luka Berat
MIO Indonesia Ucapkan Selamat, FORKABI Kembali Dipimpin H. Abdul Ghoni
Rembug Lansia Banyuwangi Jadi Wadah Serap Aspirasi untuk Tingkatkan Kesejahteraan
PSHT Cabang Sumenep Perkuat Silaturahmi dengan Yon TP 931/Ksatria Jokotole
Doa untuk Sang Proklamator Digelar Serentak di Sumenep, Bupati Ajak Generasi Muda Teladani Pemikiran Bung Karno
Pemeliharaan Jalan Pameungpeuk–Gandasoli Dapat Apresiasi Warga, Akses Transportasi Kian Lancar

Berita Terkait

Senin, 8 Juni 2026 - 23:53 WIB

Karya Bakti TNI AD Skala Besar Siap Digelar di Madura, Libatkan Ribuan Prajurit dan Perwira Tinggi

Senin, 8 Juni 2026 - 11:41 WIB

Kapolres Sumenep Ajak Masyarakat Jaga Kelestarian Laut pada Hari Laut Sedunia 2026

Minggu, 7 Juni 2026 - 16:47 WIB

Diduga Lalai Pasang Rambu, Jalan Bekas Proyek Drainase di Sumenep Sebabkan Korban Luka Berat

Minggu, 7 Juni 2026 - 11:01 WIB

MIO Indonesia Ucapkan Selamat, FORKABI Kembali Dipimpin H. Abdul Ghoni

Jumat, 5 Juni 2026 - 12:37 WIB

Rembug Lansia Banyuwangi Jadi Wadah Serap Aspirasi untuk Tingkatkan Kesejahteraan

Berita Terbaru