Pemkab Sumenep Salurkan Bantuan CPP Tahap II

Senin, 16 Oktober 2023

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

[16/10 14:50] [d]avi[d]: Kapolres Sumenep, AKBP Edo Satya Kentriko menyerahkan penghargaan kepada Kasat Lantas AKP Alimuddin Nasution.
[16/10 20:27] [d]avi[d]: Ketua TP PKK Kabupaten Sumenep, Nia Kurnia Fauzi (berkalung bunga) ikut menyalurkan bantuan CPP tahap II di Balai Desa Paberasan, Kec. Kota Sumenep.

[16/10 14:50] [d]avi[d]: Kapolres Sumenep, AKBP Edo Satya Kentriko menyerahkan penghargaan kepada Kasat Lantas AKP Alimuddin Nasution. [16/10 20:27] [d]avi[d]: Ketua TP PKK Kabupaten Sumenep, Nia Kurnia Fauzi (berkalung bunga) ikut menyalurkan bantuan CPP tahap II di Balai Desa Paberasan, Kec. Kota Sumenep.

SUMENEP, detikkota.com – Pemerintah Kabupaten (Pemkab) Sumenep melalui TP PKK Kabupaten setempat menyalurkan bantuan Cadangan Pangan Pemerintah (CPP) tahap II tahun 2023.

Penyaluran CPP di Balai Desa Paberasan, Kecamatan Kota dan dihadiri oleh Kepala Dinas Ketahanan Pangan dan Pertanian (DKPP) Kabupaten Sumenep Arif Firmanto dan sejumlah tokoh masyarakat.

Ketua TP PKK Kabupaten Sumenep, Nia Kurnia Fauzi mengatakan, penyaluran CPP dalam rangka mengentaskan angka stunting.

ADVERTISEMENT

SCROLL TO RESUME CONTENT

Menurutnya, sampai saat ini isu stunting masih menjadi perhatian serius oleh pemerintah pusat maupun daerah. Bahkan, dengan tingginya angka stunting mendorong dirinya untuk tetap bekerja keras dan bersama-sama dalam mengupayakan pengentasannya.

“Upaya menurunkan angka stunting harus tetap dilakukan, karena ini sangat berpengaruh pada indikator Indek Pembangunan Manusia (IPM),” tegasnya, Senin (16/10/2023).

Nia yang juga istri Bupati Sumenep itu menuturkan, sesuai arahan Presiden RI untuk target penurunan angka stunting di Sumenep harus mencapai 14% pada tahum 2024.

“Salah satunya, penyaluran bantuan CPP ini dalam rangka penanganan asalah stunting di Sumenep,” imbuhnya.

Alokasi bantuan CPP tahap II akan diterima oleh 7713 keluarga resiko stunting (KRS).

“Untuk Desa Paberasan jumlahnya 77 keluarga penerima. Jumlah ini bertambah 18 penerima dibandingkan tahap satu,” imbuhnya.

Anggota Fraksi PDI Perjuangan DPRD Sumenep itu juga menuturkan, setiap penerima terdapat anggota keluarga dengan kondisi rentan stunting, di antaranya balita usia 2 tahun, ibu hamil dan calon pengantin.

“Harapannya, bantuan pada kelompok rentan ini dapat mencegah terjadinya stunting baru serta dapat membantu ekonomi keluarga dalam meningkatkan kesejahteraan keluarga,” pungkasnya.

Berita Terkait

Layanan Adminduk Online Tekan Antrean Pemohon di MPP Siola Surabaya
SPBE Banyuwangi Tertinggi Nasional, KemenPAN-RB Beri Nilai 4,87
Dinas Pertanian Subang Distribusikan Bantuan Program Upland untuk Petani Nanas
Pantau Penyemprotan Padi dengan Drone, Bupati Sumenep Dorong Swasembada Pangan Berbasis Petani
Bunda Indah Ajak Kepala Desa Solid Bangun Lumajang Lewat PKDI
Kapasitas Fiskal Rendah Jadi Tantangan Utama Penyusunan RKPD Lumajang 2027
Pimpin Apel Perdana 2026, Wali Kota Probolinggo Tekankan Penguatan Kinerja ASN
Tantangan 2026, Wabup Sumenep Tekankan Budaya Kerja Modern ASN

Berita Terkait

Jumat, 9 Januari 2026 - 14:07 WIB

Layanan Adminduk Online Tekan Antrean Pemohon di MPP Siola Surabaya

Jumat, 9 Januari 2026 - 14:06 WIB

SPBE Banyuwangi Tertinggi Nasional, KemenPAN-RB Beri Nilai 4,87

Kamis, 8 Januari 2026 - 12:21 WIB

Dinas Pertanian Subang Distribusikan Bantuan Program Upland untuk Petani Nanas

Rabu, 7 Januari 2026 - 16:34 WIB

Pantau Penyemprotan Padi dengan Drone, Bupati Sumenep Dorong Swasembada Pangan Berbasis Petani

Rabu, 7 Januari 2026 - 16:24 WIB

Bunda Indah Ajak Kepala Desa Solid Bangun Lumajang Lewat PKDI

Berita Terbaru

Bupati Banyuwangi Ipuk Fiestiandani.

Pemerintahan

SPBE Banyuwangi Tertinggi Nasional, KemenPAN-RB Beri Nilai 4,87

Jumat, 9 Jan 2026 - 14:06 WIB