Penguatan STEM dan Beasiswa Jadi Sorotan Prabowo dalam Taklimat Pendidikan Tinggi

Kamis, 15 Januari 2026

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

Menteri Sekretaris Negara Prasetyo Hadi.

Menteri Sekretaris Negara Prasetyo Hadi.

JAKARTA, detikkota.com – Presiden Prabowo Subianto memberikan sejumlah arahan strategis untuk penguatan pendidikan tinggi nasional dalam Taklimat Presiden Republik Indonesia bersama rektor dan pimpinan perguruan tinggi negeri tahun 2026 di Istana Kepresidenan Jakarta, Kamis (15/01/2026).

Taklimat tersebut menyoroti berbagai isu utama, mulai dari perluasan akses beasiswa pendidikan tinggi, penguatan sains dan teknologi, hingga pemenuhan kebutuhan tenaga kesehatan nasional.

Menteri Sekretaris Negara Prasetyo Hadi mengatakan, para rektor dan guru besar mengapresiasi forum dialog langsung dengan Presiden Prabowo. Bahkan, mereka mengusulkan agar kegiatan serupa dapat digelar secara rutin.

ADVERTISEMENT

SCROLL TO RESUME CONTENT

“Ada permohonan dari para rektor dan guru besar agar forum-forum seperti ini bisa lebih dirutinkan,” ujar Prasetyo Hadi kepada awak media usai kegiatan.

Dalam pertemuan tersebut, Presiden Prabowo menerima laporan bahwa jumlah mahasiswa perguruan tinggi di Indonesia saat ini mencapai sekitar 9,9 juta orang. Namun, jumlah penerima beasiswa masih terbatas, yakni sekitar 1,1 juta mahasiswa.

Menanggapi kondisi tersebut, Presiden Prabowo mengarahkan Kementerian Pendidikan Tinggi, Sains, dan Teknologi bersama Kementerian Sekretariat Negara untuk melakukan penghitungan dan perumusan ulang kebijakan guna memperluas jumlah penerima beasiswa.

“Bapak Presiden meminta agar dilakukan penghitungan ulang dan perumusan kebijakan untuk memperbesar jumlah penerima beasiswa,” kata Prasetyo.

Presiden juga menekankan pentingnya penguatan pendidikan di bidang sains, teknologi, teknik, dan matematika (STEM). Ia mengarahkan agar alokasi beasiswa Lembaga Pengelola Dana Pendidikan (LPDP) lebih difokuskan pada bidang tersebut sebagai upaya mengejar ketertinggalan Indonesia dalam penguasaan ilmu pengetahuan dan teknologi.

“Beliau berharap proporsi beasiswa di bidang STEM bisa mencapai lebih dari 80 persen,” ungkap Prasetyo.

Selain itu, Presiden Prabowo turut menyoroti kekurangan tenaga kesehatan, khususnya dokter dan dokter spesialis. Pemerintah, kata Prasetyo, telah menyiapkan langkah untuk meningkatkan jumlah mahasiswa kedokteran serta memperluas pendidikan dokter spesialis.

“Penerimaan mahasiswa kedokteran dan dokter spesialis akan diperbesar. Selain itu, pemerintah juga mempertimbangkan pembentukan fakultas kedokteran baru,” jelasnya.

Presiden juga menekankan penguatan pendidikan dokter gigi, farmasi, dan teknologi kesehatan seiring berkembangnya peralatan medis berbasis teknologi. Terkait rencana pembentukan fakultas baru, Prasetyo menyampaikan bahwa pemerintah masih melakukan identifikasi lokasi dan kebutuhan.

“Saat ini masih dalam tahap identifikasi, baik lokasi maupun jumlah fakultas yang diperlukan,” pungkasnya.

Penulis : Set

Editor : Set

Berita Terkait

Presiden Prabowo Dorong Perguruan Tinggi Perkuat Riset dan Inovasi untuk Industri Nasional
BMKG Peringatkan Potensi Cuaca Ekstrem 13–19 Januari 2026, Waspada Hujan Lebat dan Angin Kencang
Presiden Prabowo: Olahraga Cerminan Kekuatan dan Kebangkitan Bangsa
Pemerintah Bentuk Satgas Percepatan Pemulihan Pascabencana Aceh, Sumut, dan Sumbar
Presiden Prabowo Terima Menteri Investasi, Bahas Kampung Haji dan Hunian Korban Bencana
Pesan Natal Presiden Prabowo: Damai, Pengharapan, dan Solidaritas
Ratusan Pimpinan BEM se-Jatim Gelar Temu Daerah BEM Nusantara 2025 di Banyuwangi
Menbud Fadli Zon Tinjau Museum Cakraningrat Bangkalan, Dorong Pengemasan Lebih Menarik

Berita Terkait

Kamis, 15 Januari 2026 - 18:43 WIB

Penguatan STEM dan Beasiswa Jadi Sorotan Prabowo dalam Taklimat Pendidikan Tinggi

Kamis, 15 Januari 2026 - 18:21 WIB

Presiden Prabowo Dorong Perguruan Tinggi Perkuat Riset dan Inovasi untuk Industri Nasional

Rabu, 14 Januari 2026 - 15:18 WIB

BMKG Peringatkan Potensi Cuaca Ekstrem 13–19 Januari 2026, Waspada Hujan Lebat dan Angin Kencang

Jumat, 9 Januari 2026 - 14:12 WIB

Presiden Prabowo: Olahraga Cerminan Kekuatan dan Kebangkitan Bangsa

Rabu, 7 Januari 2026 - 13:07 WIB

Pemerintah Bentuk Satgas Percepatan Pemulihan Pascabencana Aceh, Sumut, dan Sumbar

Berita Terbaru