Perda RTRW Kabupaten Sumenep Akan Direvisi, Ini Beberapa Tambahannya

Jumat, 12 Mei 2023

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

Bupati Sumenep, Achmad Fauzi.

Bupati Sumenep, Achmad Fauzi.

SUMENEP, detikkota.com – Pemerintah Kabupaten (Pemkab) Sumenep mengubah Peraturan Daerah (Perda) tentang Rencana Tata Ruang dan Wilayah (RTRW). Langkah itu dilakukan untuk memberikan ruang yang lebih luas bagi penguatan potensi wisata.

Bupati Sumenep, Achmad Fauzi menjelaskan, dalam rancangan Raperda RTRW yang baru Kabupaten Sumenep diproyeksikan menjadi kawasan industri dan pusat pariwisata yang berbasis agropolitan.

“Penataan tata ruang yang baru bertujuan untuk mewujudkan Kabupaten Sumenep sebagai pusat pariwisata dan industri yang didukung oleh pengembangan kawasan Megapolitan dan Kawasan Agropolitan,” kata Bupati, Jumat (12/5/2023).

ADVERTISEMENT

SCROLL TO RESUME CONTENT

Dalam revisi Perda RTRW, lanjutnya, Pemkab Sumenep akan mempercepat pembangunan di berbagai bidang,  di antaranya bidang pertanian, perikanan dan memaksimalkan potensi tambak garam yang ada di wilayah tersebut.

Selain itu, percepatan pembangunan pariwisata di wilayah kepulauan Sumenep juga masuk dalam rancangan revisi Perda RTRW tersebut.

“Selain itu, Pemkab Sumenep juga akan mengoptimalkan potensi budaya dan kerajinan. Karena di wilayah Sumenep banyak kerajinan dan budaya yang mendunia tetapi belum sepenuhnya diekspos. Jika ini bisa dilakukan, maka akan mendorong pendapatan masyarakat dan potensi UMKM setempat,” imbuhnya.

Isu strategis yang masuk dalam revisi Perda RTRW Sumenep yang baru adalah reaktivasi rel kereta api dari Sumenep sampai Kamal. Bupati meyakini, percepatan reaktivasi kereta api akan mendorong peningkatan potensi ekonomi dan pariwisata di Kota Keris.

Isu strategis lain, lanjut Bupati Fauzi, pembangunan Bandara Kangean, pengadaan kapal perintis dan pelebaran jalan raya Sumenep-Pamekasan.

“Total ada 16 isu strategis pengembangan wilayah yang akan dimasukkan dalam rencana revisi Raperda RTRW baru Kabupaten Sumenep,” tandasnya.

Berita Terkait

Layanan Adminduk Online Tekan Antrean Pemohon di MPP Siola Surabaya
SPBE Banyuwangi Tertinggi Nasional, KemenPAN-RB Beri Nilai 4,87
Dinas Pertanian Subang Distribusikan Bantuan Program Upland untuk Petani Nanas
Pantau Penyemprotan Padi dengan Drone, Bupati Sumenep Dorong Swasembada Pangan Berbasis Petani
Bunda Indah Ajak Kepala Desa Solid Bangun Lumajang Lewat PKDI
Kapasitas Fiskal Rendah Jadi Tantangan Utama Penyusunan RKPD Lumajang 2027
Kapolres Sumenep Terima Penghargaan Presiden RI atas Dukungan Swasembada Pangan Nasional
Pimpin Apel Perdana 2026, Wali Kota Probolinggo Tekankan Penguatan Kinerja ASN

Berita Terkait

Jumat, 9 Januari 2026 - 14:06 WIB

SPBE Banyuwangi Tertinggi Nasional, KemenPAN-RB Beri Nilai 4,87

Kamis, 8 Januari 2026 - 12:21 WIB

Dinas Pertanian Subang Distribusikan Bantuan Program Upland untuk Petani Nanas

Rabu, 7 Januari 2026 - 16:34 WIB

Pantau Penyemprotan Padi dengan Drone, Bupati Sumenep Dorong Swasembada Pangan Berbasis Petani

Rabu, 7 Januari 2026 - 16:24 WIB

Bunda Indah Ajak Kepala Desa Solid Bangun Lumajang Lewat PKDI

Rabu, 7 Januari 2026 - 16:13 WIB

Kapasitas Fiskal Rendah Jadi Tantangan Utama Penyusunan RKPD Lumajang 2027

Berita Terbaru