Peserta Perkajum PP Annuqayah Tewas Tenggelam di DAM Pasongsongan, Polisi Lakukan Penyelidikan

Sabtu, 2 Agustus 2025

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

lokasi DAM, atau petugas di lokasi kejadian.

lokasi DAM, atau petugas di lokasi kejadian.

SUMENEP, detikkota.com – Seorang peserta kegiatan Perkemahan Kamis-Jum’at (Perkajum) dari Pondok Pesantren Annuqayah Guluk-Guluk, dilaporkan meninggal dunia akibat tenggelam di DAM atau bendungan yang terletak di Dusun Paojajar, Desa Prancak, Kecamatan Pasongsongan, Kabupaten Sumenep, Jumat (1/8/2025) sekitar pukul 11.30 WIB.

Korban diketahui bernama Moh. Ainur Rafky (15), pelajar asal Dusun Kebun, Desa Bringsang, Kecamatan Giligenting, Kabupaten Sumenep. Peristiwa nahas ini terjadi saat kegiatan pramuka tengah berlangsung, dan peserta diarahkan untuk mandi menggunakan gayung di lokasi DAM.

“Panitia telah memberikan instruksi kepada seluruh peserta untuk tidak berenang ke tengah dan hanya mandi menggunakan gayung di tepi DAM. Bahkan pembatas telah dibuat sebagai penanda. Namun, korban diduga melewati batas tersebut,” jelas Kasi Humas Polres Sumenep, AKP Widiarti, S.H., dalam keterangan resmi.

ADVERTISEMENT

SCROLL TO RESUME CONTENT

Sekitar pukul 11.30 WIB, saksi yang merupakan pembina pramuka melihat keributan di antara peserta. Mereka berteriak dan menunjukkan bahwa seseorang berada di tengah DAM dalam kondisi tenggelam. Yang terlihat hanya ujung jari korban. Seorang rekan korban sempat mencoba menolong dengan melompat ke air, namun tidak berhasil.

“Melihat situasi tersebut, pembina lainnya segera melakukan pencarian secara manual dengan menyelam, namun tidak membuahkan hasil. Warga sekitar kemudian turut membantu, dan setelah sekitar dua jam, jasad korban akhirnya ditemukan dan langsung dievakuasi,” lanjut AKP Widiarti.

Petugas medis dari Puskesmas Pasongsongan yang tiba di lokasi memastikan korban telah meninggal dunia. Berdasarkan hasil visum luar, ditemukan luka lecet pada pelipis mata sekitar dua sentimeter, serta darah keluar dari kedua mata dan telinga korban.

“Jenazah korban telah dipulangkan ke kampung halamannya di Desa Bringsang, Kecamatan Giligenting, didampingi oleh pembina pramuka. Saat ini, keluarga korban masih dalam perjalanan dari Jakarta untuk proses pemakaman,” terang Widiarti.

Pihak kepolisian menyatakan telah melakukan sejumlah langkah penanganan, antara lain mendatangi lokasi kejadian, mengumpulkan keterangan saksi, meminta visum, dan melakukan penyelidikan lebih lanjut. Koordinasi juga dilakukan dengan Kapolsek Giligenting AKP Mawardi, tokoh agama setempat, serta Kepala Desa Bringsang.

Berita Terkait

Banjir Baru di Situbuled Picu Amarah Warga, DPUTR dan Perkim Dikecam
Angin Puting Beliung Terjang Desa Payudan Dundang, Polisi Bersama TNI Gerak Cepat Bantu Warga
Bentrok Ojol dan Buruh Saat Aksi Demo di Purwakarta, Situasi Memanas
Banjir Rendam Enam Desa di Banyuwangi Selatan, 739 KK Terdampak
Hujan Deras Sebabkan Sejumlah Sungai Meluap di Banyuwangi, Petugas Lakukan Penanganan Cepat
Kurang dari 24 Jam, Polres Pamekasan Tangkap Pelaku Pembunuhan di Depan Masjid Agung Asy Syuhada
Gempa Bumi Bermagnitudo 4,2 Guncang Sumenep, BMKG: Akibat Aktivitas Sesar Aktif Bawah Laut
Ratusan Warga Terdampak Banjir di Pamekasan, Air Mulai Surut Pagi Ini

Berita Terkait

Selasa, 30 Desember 2025 - 17:25 WIB

Banjir Baru di Situbuled Picu Amarah Warga, DPUTR dan Perkim Dikecam

Senin, 22 Desember 2025 - 19:53 WIB

Angin Puting Beliung Terjang Desa Payudan Dundang, Polisi Bersama TNI Gerak Cepat Bantu Warga

Senin, 22 Desember 2025 - 17:55 WIB

Bentrok Ojol dan Buruh Saat Aksi Demo di Purwakarta, Situasi Memanas

Minggu, 23 November 2025 - 16:57 WIB

Banjir Rendam Enam Desa di Banyuwangi Selatan, 739 KK Terdampak

Selasa, 18 November 2025 - 09:18 WIB

Hujan Deras Sebabkan Sejumlah Sungai Meluap di Banyuwangi, Petugas Lakukan Penanganan Cepat

Berita Terbaru

Bupati Banyuwangi Ipuk Fiestiandani.

Pemerintahan

SPBE Banyuwangi Tertinggi Nasional, KemenPAN-RB Beri Nilai 4,87

Jumat, 9 Jan 2026 - 14:06 WIB