Pesilat Jabar Hanifah Yudani Kusumah Menang Mudah Atas Lawannya Mohamad Pandu Wijaya

Jumat, 8 Oktober 2021

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

PAPUA, detikkota.com – Hanifan Yudani Kusumah pesilat Jawa Barat sekaligus peraih medali emas Asian Games 2018 menang mudah atas lawannya Mohamad Pandu Wijaya di babak penyisihan cabang olahraga pencak silat Pekan Olahraga (PON) XX Papua, Jumat.

Bertanding di Gedung Olahraga (GOR) Toware Kabupaten Jayapura, Hanifan yang berada di sudut merah dan Pandu di sudut biru sama-sama saling tampil menyerang.

Di ronde pertama Hanifan tampil lebih baik dari lawannya dengan mencatatkan nilai di atas Pandu Wijaya. Namun, nahas di penghujung ronde pertama selesai, sebuah pukulan dari pesilat Jawa Timur tersebut mengenai bibir Hanifan yang membuatnya mengerang kesakitan. Bahkan, bibir pesilat Jawa Barat itu terpaksa diplester karena mengeluarkan darah.

ADVERTISEMENT

SCROLL TO RESUME CONTENT

Wasit langsung memanggil Pandu Wijaya untuk memberikan teguran pertama sekaligus pengurangan satu poin bagi pesilat asal Jawa Timur tersebut.

Di babak kedua, pertarungan kedua pesilat semakin seru dimana Hanifan maupun Pandu sama-sama tampil menyerang dan lebih agresif. Di awal ronde kedua Pandu kembali mendapat teguran dari wasit dan pengurangan satu poin karena pelanggaran yang dilakukannya.

Pada pertengahan ronde kedua, sebuah pukulan dari pesilat Jawa Timur tersebut mengenai Hanifan yang membuat terjatuh dan mendapat tindakan dari tim medis.

Memasuki detik-detik akhir ronde kedua, Hanifan kembali harus menerima sebuah pukulan di bagian wajahnya yang membuat mulutnya kembali harus bercucuran darah.

Di ronde terakhir, jual beli serangan semakin gencar dilakukan oleh kedua pesilat. Nasib nahas kembali harus dialami Hanifan karena bekas luka di mulutnya terkena pukulan dari Pandu hingga mengeluarkan darah sehingga mendapatkan penanganan tim medis.

Saat pengumuman pemenang, kelima dewan juri sepakat mengangkat bendera merah yang menandakan pesilat Hanifan asal Jawa Barat menang telak atas lawannya. (Redho)

 

Berita Terkait

Presiden Prabowo: Olahraga Cerminan Kekuatan dan Kebangkitan Bangsa
Kapolres Sumenep Terima Penghargaan Presiden RI atas Dukungan Swasembada Pangan Nasional
Pemerintah Bentuk Satgas Percepatan Pemulihan Pascabencana Aceh, Sumut, dan Sumbar
Jalan Rusak Parah, Warga Montorna Terpaksa Gotong Royong Pikulkan Orang Sakit ke Puskesmas
Insentif Guru Non ASN Dipersoalkan, Komisi IV DPRD Sumenep Buka Ruang Aduan
Disdik Tegaskan Tak Ada Potongan Dana Insentif Guru Non K2 Non ASN, Tantang Sebut Oknum
Insentif Guru Non K2 di Sumenep Diduga Dipangkas hingga Ratusan Ribu Rupiah
Fiskal Tertekan, AFED Nilai Kebijakan APBD Sumenep Tak Sejalan dengan Visi Kepala Daerah

Berita Terkait

Jumat, 9 Januari 2026 - 14:12 WIB

Presiden Prabowo: Olahraga Cerminan Kekuatan dan Kebangkitan Bangsa

Rabu, 7 Januari 2026 - 15:58 WIB

Kapolres Sumenep Terima Penghargaan Presiden RI atas Dukungan Swasembada Pangan Nasional

Rabu, 7 Januari 2026 - 13:07 WIB

Pemerintah Bentuk Satgas Percepatan Pemulihan Pascabencana Aceh, Sumut, dan Sumbar

Sabtu, 3 Januari 2026 - 07:15 WIB

Jalan Rusak Parah, Warga Montorna Terpaksa Gotong Royong Pikulkan Orang Sakit ke Puskesmas

Jumat, 2 Januari 2026 - 11:11 WIB

Insentif Guru Non ASN Dipersoalkan, Komisi IV DPRD Sumenep Buka Ruang Aduan

Berita Terbaru

Kepala Dinas Komunikasi dan Informatika Kabupaten Bangkalan, Zainal Alim, mewakili Sekda Bangkalan saat memberikan sambutan pada Musyawarah Wilayah VI RAPI Wilayah 1301 Bangkalan di Aula Dinas Pendidikan Kabupaten Bangkalan, Minggu (11/1/2026).

Pemerintahan

Pemkab Bangkalan Perkuat Sinergi Informasi melalui Muswil VI RAPI

Minggu, 11 Jan 2026 - 11:30 WIB