Polres Sumenep Gelar TKJ Upaya Untuk Meningkatkan Kesehatan dan Kebugaran

Jumat, 7 Februari 2025

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

SUMENEP, detikkota.com – Polres Sumenep Polda Jatim melaksanakan Tes Kesamaptaan Jasmani (TKJ) sebagai bagian dari upaya untuk meningkatkan kesehatan dan kebugaran personel yang digelar di Lapangan Apel Tribrata Polres Sumenep, Jumat (07/02/2025).

Tes Kesamaptaan Jasmani semester satu tahun 2025 dipimpin langsung oleh Kapolres Sumenep Akbp Henri Noveri Santoso, Kegiatan ini diikuti oleh Kabag SDM Polres Sumenep, para pejabat utama (PJU), dan seluruh personel Polres Sumenep.

Kapolres Sumenep melalui Kabag SDM Akp Widiarti menjelaskan bahwa tes ini bertujuan untuk meningkatkan kebugaran fisik personel Polri, khususnya di Polres Sumenep, sekaligus untuk memantau perkembangan fisik mereka.

ADVERTISEMENT

SCROLL TO RESUME CONTENT

“Tes Kesamaptaan Jasmani (TKJ) dilaksanakan dua kali dalam setahun, yang dibagi dalam dua semester,” ujarnya.

AKP Widiarti menambahkan bahwa kegiatan ini dilakukan setiap enam bulan untuk mengukur kemampuan fisik para personel serta memelihara kesehatan agar mereka selalu siap menjalankan tugas sebagai pelindung, pengayom, dan pelayan masyarakat. Selain itu, hasil TKJ juga menjadi salah satu komponen penilaian dalam aplikasi Polri.

Tes Kesamaptaan Jasmani mencakup beberapa kategori, yaitu lari selama 12 menit, push-up selama 1 menit, sit-up selama 1 menit, pull-up, dan shuttle run. Para peserta dibagi dalam beberapa golongan usia, yaitu Golongan 1 (18-30 tahun), Golongan 2 (31-40 tahun), Golongan 3 (41-50 tahun), dan Golongan 4 (di atas 50 tahun).

Untuk jarak lari selama 12 menit, setiap golongan memiliki target yang berbeda, dengan Golongan 1 dan Golongan 2 harus menempuh jarak lebih panjang dibandingkan golongan lainnya. Sementara itu, untuk Golongan 4, yang berusia di atas 50 tahun, tidak diwajibkan memenuhi target tertentu, namun tetap diharapkan mengikuti tes sesuai kemampuan fisik mereka.

“Tes ini disesuaikan dengan usia untuk memastikan semua personel dapat berpartisipasi sesuai dengan kondisi fisik mereka. Golongan 4 hanya diminta untuk berusaha semampunya,” tutup AKP Widiarti.

Berita Terkait

Bupati Probolinggo Perkuat Sinergi Pemerintah Desa Menuju Desa Inovatif dan Berdaya Saing
Pemerintah Siapkan Berbagai Moda Transportasi dan Operasi Ketupat untuk Mudik Lebaran 2026
Sumenep Terima Hibah PLTS 2 MW untuk Perkuat Listrik di Wilayah Kepulauan
Pemkab Sumenep Gelar Gerakan ASRI, ASN Bersih-Bersih Kota Sambut Pemudik Lebaran
Pemkab Sumenep Salurkan Santunan Anak Yatim dan Duafa Jelang Idulfitri 1447 H
Bapperida Bangkalan Gelar Rakor Sinkronisasi Usulan Bantuan Program 2027
Pemkot Surabaya Terapkan Sistem Piket dan WFA ASN Jelang hingga Pasca Lebaran
Pemkot Surabaya Targetkan THR Cair Paling Lambat Pekan Depan

Berita Terkait

Sabtu, 14 Maret 2026 - 12:29 WIB

Bupati Probolinggo Perkuat Sinergi Pemerintah Desa Menuju Desa Inovatif dan Berdaya Saing

Sabtu, 14 Maret 2026 - 12:18 WIB

Pemerintah Siapkan Berbagai Moda Transportasi dan Operasi Ketupat untuk Mudik Lebaran 2026

Jumat, 13 Maret 2026 - 22:47 WIB

Sumenep Terima Hibah PLTS 2 MW untuk Perkuat Listrik di Wilayah Kepulauan

Jumat, 13 Maret 2026 - 10:48 WIB

Pemkab Sumenep Gelar Gerakan ASRI, ASN Bersih-Bersih Kota Sambut Pemudik Lebaran

Kamis, 12 Maret 2026 - 21:49 WIB

Pemkab Sumenep Salurkan Santunan Anak Yatim dan Duafa Jelang Idulfitri 1447 H

Berita Terbaru

Penasehat Hukum dan jajaran redaksi Media Liputan7.id saat menyerahkan santunan kepada anak yatim dan dhuafa dalam kegiatan sosial di Aula Balai Desa Pandian, Kabupaten Sumenep.

Daerah

Liputan7.id Santuni Anak Yatim dan Dhuafa di Sumenep

Sabtu, 14 Mar 2026 - 23:54 WIB