PPKM Berbasis Mikro Diperpanjang, Aparat Gabungan Intensif Patroli malam

Rabu, 21 April 2021

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

SUKOHARJO, detikkota.com – Terkait masih bertambahnya kasus covid 19 di wilayah Sukoharjo dan diperpanjangnya masa berlakunya PPKM mikro di wilayah Kabupaten Sukoharjo, aparat gabungan yang tergabung dalam gugus tugas penanggulangan covid 19 terus intensif melaksanakan patroli malam sekaligus melaksanakan himbauan Prokes kepada warga masyarakat yang tengah beraktifitas malam.

Seprti halnya anggota Koramil 06/Kartasura bersama Polsek dan Satpol-PP Kecamatan Weru tetap intensif melaksanakan giat Operasi Yustisi dan memberikan himbauan kepada para warga masyarakat dalam rangka mendukung Program PPKM berbasis Mikro agar mematuhi Protokol kesehatan guna pencegahan Covid 19 di wilayah, Selasa (20/04/21).

Hal ini terkait masih bertambahnya kasus covid 19 di wilayah Sukoharjo. Perubahan kasus Covid-19 Kab. Sukoharjo Senin tanggal 19 April 2021 terdapat penambahan pasien positif Covid-19 sebanyak 22 orang yang tersebari di 5 wilayah kecamatan.

ADVERTISEMENT

SCROLL TO RESUME CONTENT

Kegiatan operasi yustisi dimulai dari pukul 21.00 wib di sepanjang Jalan raya di wilayah Kartasura. Dalam kegiatan tersebut para aparat gabungan fokus menjaring para warga yang masih melakukan aktifitas malam dan para pelaku kuliner malam.

Selain diberikan masker cuma-cuma bagi para pelanggar yang tidak menggunakan masker diberikan edukasi tentang pentingnya menggunakan masker di masa pandemi covid 19 ini.

“Tolong mulai sekarang, bapak ibu yang belum terbiasa menggunakan masker agar disiplin memekai masker saat keluar rumah, saat berinteraksi dengan orang lain maupun saat berkendara, di masa pandemi ini masker sangat penting untuk mencega penyebaran covid 19 di tengah-tengah kita, maskermu dapat menyelamatkan hidupku, maskerku dapat menyelamatkan hidupmu,” kata Peltu Rasyid kepada warga.

Selama pelaksanaan operasi yustisi masih banyak warga yang dengan alasan lupa dan tertinggal tidak menggunakan masker. “Hal ini menjadi perhatian kita bersama, tak bosan kita selalu mengingatkan agar hal ini menjadi kebiasaan hidup ditengah pandemi yang belum berakhir, masker harus senantiasa menjadi kebiasaan dan perlengkapan wajib,” tukas Peltu Rasyid. (Agus Kemplu)

Berita Terkait

Presiden Prabowo: Olahraga Cerminan Kekuatan dan Kebangkitan Bangsa
Kapolres Sumenep Terima Penghargaan Presiden RI atas Dukungan Swasembada Pangan Nasional
Pemerintah Bentuk Satgas Percepatan Pemulihan Pascabencana Aceh, Sumut, dan Sumbar
Jalan Rusak Parah, Warga Montorna Terpaksa Gotong Royong Pikulkan Orang Sakit ke Puskesmas
Insentif Guru Non ASN Dipersoalkan, Komisi IV DPRD Sumenep Buka Ruang Aduan
Disdik Tegaskan Tak Ada Potongan Dana Insentif Guru Non K2 Non ASN, Tantang Sebut Oknum
Insentif Guru Non K2 di Sumenep Diduga Dipangkas hingga Ratusan Ribu Rupiah
Fiskal Tertekan, AFED Nilai Kebijakan APBD Sumenep Tak Sejalan dengan Visi Kepala Daerah

Berita Terkait

Jumat, 9 Januari 2026 - 14:12 WIB

Presiden Prabowo: Olahraga Cerminan Kekuatan dan Kebangkitan Bangsa

Rabu, 7 Januari 2026 - 15:58 WIB

Kapolres Sumenep Terima Penghargaan Presiden RI atas Dukungan Swasembada Pangan Nasional

Rabu, 7 Januari 2026 - 13:07 WIB

Pemerintah Bentuk Satgas Percepatan Pemulihan Pascabencana Aceh, Sumut, dan Sumbar

Sabtu, 3 Januari 2026 - 07:15 WIB

Jalan Rusak Parah, Warga Montorna Terpaksa Gotong Royong Pikulkan Orang Sakit ke Puskesmas

Jumat, 2 Januari 2026 - 11:11 WIB

Insentif Guru Non ASN Dipersoalkan, Komisi IV DPRD Sumenep Buka Ruang Aduan

Berita Terbaru

Bupati Banyuwangi Ipuk Fiestiandani.

Pemerintahan

SPBE Banyuwangi Tertinggi Nasional, KemenPAN-RB Beri Nilai 4,87

Jumat, 9 Jan 2026 - 14:06 WIB