Ratusan Event Digelar Sepanjang 2025, Surabaya Mantapkan Diri sebagai Kota Wisata dan Budaya

Selasa, 30 Desember 2025

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

SURABAYA, detikkota.com – Pemerintah Kota (Pemkot) Surabaya sepanjang tahun 2025 menyelenggarakan ratusan event di berbagai sektor, mulai dari sosial budaya, pariwisata, seni, olahraga, hingga ekonomi kreatif. Berbagai kegiatan tersebut digelar dalam skala lokal, nasional, hingga internasional sebagai strategi memperkuat pertumbuhan ekonomi, pelestarian budaya, dan kebanggaan warga Kota Pahlawan.

Wali Kota Surabaya Eri Cahyadi menegaskan bahwa penyelenggaraan event bukan sekadar hiburan, melainkan bagian dari pendekatan pembangunan kota yang berorientasi pada manusia, kebudayaan, dan kolaborasi lintas sektor.

“Event di Surabaya tidak dimaknai hanya sebagai hiburan, tetapi sebagai ruang kebersamaan, ruang ekonomi, ruang budaya, sekaligus ruang pendidikan karakter bagi masyarakat,” ujar Eri Cahyadi, Senin (29/12/2025).

ADVERTISEMENT

SCROLL TO RESUME CONTENT

Rangkaian event 2025 diawali dengan Market Sounding Kawasan Kota Lama Surabaya 3.0. Melalui kerja sama dengan Konsorsium II Program Kota Masa Depan UK PACT, Pemkot mempertemukan pemilik bangunan bersejarah dengan calon investor guna menghidupkan kawasan heritage sebagai pusat ekonomi kreatif, pariwisata sejarah, dan ruang publik berkelanjutan.

Semangat toleransi dan keberagaman juga mewarnai kalender event Surabaya. Kya-Kya Chunjie Fest 2025 di kawasan Kembang Jepun menghadirkan perjumpaan lintas budaya melalui kuliner dan seni pertunjukan khas Pecinan. Sementara itu, suasana religius terasa saat Ramadan 1446 Hijriah dengan hadirnya ornamen bernuansa Timur Tengah di sejumlah ruang publik.

“Selama Ramadan, jam operasional THP Kenjeran juga kami perpanjang sebagai alternatif lokasi ngabuburit yang aman dan nyaman bagi masyarakat,” kata Eri.

Di sektor pariwisata dan belanja, Pemkot Surabaya menggelar Surabaya Holiday Super Sale (SHSS) 2025 yang melibatkan ribuan tenant di 17 pusat perbelanjaan dengan potongan harga hingga 80 persen sepanjang Desember. Program ini dilengkapi inovasi wisata murah melalui kerja sama dengan Bank Jatim, di mana masyarakat dapat mengunjungi empat destinasi unggulan hanya dengan tarif Rp500 per tiket menggunakan QRIS.

Empat destinasi tersebut meliputi THP Kenjeran, Wisata Perahu Kalimas, Museum 10 November, dan kawasan Tugu Pahlawan. Selain itu, penguatan sektor belanja juga dilakukan melalui Surabaya Shopping Festival (SSF) 2025 yang digelar bersama APPBI DPD Jawa Timur dalam rangka Hari Jadi Kota Surabaya (HJKS) ke-732.

Perayaan HJKS ke-732 turut diisi beragam agenda budaya dan hiburan, seperti Kirab Budaya, Ruwat Sekertaning Bumi, pagelaran wayang kulit, hingga Sembrani Bumi Nusantara yang melibatkan ribuan penari remo. Sejumlah event olahraga dan hiburan nasional juga digelar, di antaranya Surabaya Marathon, Surabaya Big Fight, Barati Cup Internasional, Liga 4 Piala Wali Kota, hingga Indonesia International Motor Show (IIMS) 2025.

Surabaya juga dipercaya menjadi tuan rumah berbagai kejuaraan olahraga bergengsi, termasuk Kejuaraan Dunia Voli Putri U-21 FIVB 2025 serta Piala Presiden U-12 dan U-15. Hal ini sekaligus memperkuat kesiapan Surabaya untuk mengajukan diri sebagai tuan rumah Pekan Olahraga Provinsi (Porprov) Jawa Timur 2027.

Di bidang seni dan kreativitas, ARTSUBS 2025 di Balai Pemuda menampilkan ratusan seniman lintas medium, sementara program Inovboyo 2025 mendorong lahirnya inovasi di kalangan pemuda. Pemkot Surabaya juga memperkuat branding kota melalui peluncuran identitas visual Surabaya City of Heroes.

Daya tarik Surabaya sebagai destinasi wisata internasional semakin meningkat dengan kunjungan 18 kapal pesiar mancanegara sepanjang 2025. Para wisatawan asing mengunjungi kawasan heritage, situs sejarah, hingga ruang publik kota, terutama menjelang peringatan Hari Pahlawan 10 November.

Menutup rangkaian kegiatan 2025, Eri Cahyadi menyatakan bahwa ratusan event yang digelar merupakan investasi sosial jangka panjang untuk memperkuat karakter, daya saing, dan kohesi sosial Kota Surabaya.

“Surabaya akan terus bergerak dengan kekuatan warganya. Budaya, olahraga, kreativitas, dan toleransi menjadi fondasi dalam membangun kota yang membanggakan,” ujarnya.

Sementara itu, Ketua DPRD Kota Surabaya Adi Sutarwijono mengapresiasi arah pembangunan kota yang mengedepankan kolaborasi dan gotong royong. Menurutnya, sinergi antara pemerintah, DPRD, dan masyarakat menjadi kunci keberhasilan Surabaya dalam menghadapi berbagai tantangan.

“Semangat gotong royong inilah yang menjadi kekuatan Surabaya. Kolaborasi tersebut terbukti mampu menggerakkan kota dari sisi ekonomi, budaya, maupun sosial,” pungkas Adi.

Penulis : Sur

Editor : Red

Berita Terkait

MEC 2026 Umumkan Peringkat Terbaik, Sumenep Mendominasi Kategori Pelajar
MEC 2026 Digelar di Keraton Sumenep, Budaya Jadi Penggerak Ekonomi
Warga Keluhkan Kondisi SWK Bratang Binangun, Wali Kota Eri Langsung Turun Tangan
Tatorbangan Ritual Culture di Torbang, Upaya Jaga Tradisi dan Kearifan Lokal
Festival Tani Ganding 2026 Padukan Pertanian, Budaya dan UMKM
Gema Sholawat di Stadion A. Yani: Ribuan Warga Sumenep Larut dalam Ketakziman Madura Bersholawat 2026
Enam Grup Terbaik Festival Hadrah Klasik Sumenep 2026 Resmi Diumumkan
Maulid Nabi 1448 H, Kapolresta Sumenep Tekankan Keteladanan Akhlak Rasulullah

Berita Terkait

Minggu, 20 September 2026 - 02:17 WIB

MEC 2026 Umumkan Peringkat Terbaik, Sumenep Mendominasi Kategori Pelajar

Minggu, 20 September 2026 - 02:03 WIB

MEC 2026 Digelar di Keraton Sumenep, Budaya Jadi Penggerak Ekonomi

Selasa, 15 September 2026 - 12:14 WIB

Warga Keluhkan Kondisi SWK Bratang Binangun, Wali Kota Eri Langsung Turun Tangan

Senin, 14 September 2026 - 09:00 WIB

Tatorbangan Ritual Culture di Torbang, Upaya Jaga Tradisi dan Kearifan Lokal

Sabtu, 12 September 2026 - 13:51 WIB

Festival Tani Ganding 2026 Padukan Pertanian, Budaya dan UMKM

Berita Terbaru