Refleksi Hari Pahlawan 10 November Dimata Kabaharkam Polri

Rabu, 11 November 2020

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

Kabaharkam Polri Komjen Pol Agus Andrianto disela kunjungan kerja ke wilayah hukum Polda NTT

Kabaharkam Polri Komjen Pol Agus Andrianto disela kunjungan kerja ke wilayah hukum Polda NTT

LABUAN BAJO, detikkota.com – Peringatan Hari Pahlawan 10 November bukan hanya menjadi momentum untuk mengenang jasa para pahlawan, namun juga menjadi momentum untuk melakukan introspeksi atas kontribusi yang telah diberikan pada bangsa ini serta memunculkan semangat baru dalam imlementasi nilai-nilai kepahlawanan dalam kehidupan sehari-hari.

Hal ini disampaikan Kabaharkam Polri Komjen Pol Agus Andrianto disela kunjungan kerja ke wilayah hukum Polda NTT dalam rangka cek kesiapan simulasi protokol keamanan, keselamatan dan kesehatan di Destinasi Pariwisata Super Prioritas (DPSP) Labuan Bajo, NTT.

“Negeri ini diberikan limpahan keberkahan yang begitu besar oleh Allah SWT, tapi tidak mensyukuri dengan mengelola dengan baik,” buka Komjen Pol Agus Andrianto.

ADVERTISEMENT

SCROLL TO RESUME CONTENT

Komjen Pol Agus Andrianto menegaskan bahwa perjuangan para pahlawan yang telah memerdekakan bangsa dan negara ini paham bagaimana besarnya nikmat dan keberkahan yang diberikan oleh Allah SWT, Tuhan YME kepada Indonesia.

“Para pendahulu kita tidak ikhlas bumi Indonesia dan seluruh sumber daya alam yang terkandung didalamnya diambil oleh Bangsa lain, kita bisa menunjukkan bahwa kemerdekaan yang kita peroleh bukanlah perjuangan mudah dan harus kita pertahankan. Sikap kepahlawanan yang sejati dengan penuh patriotik telah mampu mengalahkan kolonial,” tegas Komjen Pol Agus Andrianto.

Menurut jenderal bintang 3 kelahiran Blora ini, semangat juang para pahlawan patut diteladani karena bisa memotivasi dan memberikan energi bagi Bangsa Indonesia untuk menjadi lebih baik.

“Tugas kita merawat dan memelihara hasil-hasil perjuangan mereka dan tentunya mampu mengisi dengan pembangunan yang bermanfaat bagi kemajuan, kemakmuran dan kesejahteraan semua,” ungkap Komjen Pol Agus Andrianto.

Mantan Kapolda Sumut ini juga menekankan pentingnya menjaga Indonesia dari paham-paham yang merusak keutuhan bangsa.

“Kita sudah 75 tahun merdeka, Pancasila dengan semboyan Bhineka Tunggal Ika menjadi konsensus kita semua, tidak boleh ada paham-paham lain. Nilai-nilai yang terkandung didalamnya harus sama-sama kita pedomani, jangan merasa paling benar, paling dikehendaki karena sesungguhnya itu kesombongan tersembunyi,” tegas Komjen Pol Agus Andrianto.

Lebih lanjut Kaopspus Aman Nusa II 2020 ini menyampaikan bahwa pandemi Covid-19 saat ini masih terjadi, kita harus terus berupaya keluar dari pandemi ini karena efeknya tidak hanya masalah kesehatan tapi juga menyasar sektor ekonomi.

Kunjungan kerja dalam rangka cek kesiapan simulasi protokol keamanan, keselamatan dan kesehatan di Destinasi Pariwisata Super Prioritas (DPSP) Labuan Bajo NTT ini juga upaya pemerintah menggerakkan kembali roda ekonomi khususnya sektor pariwisata.

Mari jadikan momentum Hari Pahlawan sebagai upaya kebangkitan kita keluar dari pandemi Covid-19 guna menyongsong Indonesia maju dan sejahtera, karena pahlawan masa kini adalah mereka yang mampu memberi solusi atas persoalan masyarakat dalam segala situasi serta membangun legasi bagi anak cucu kedepan nanti.

“Mereka yang berjuang keras mencegah terjadinya perpecahan bangsa ini juga merupakan pahlawan persatuan dan kesatuan bangsa,” tutup Komjen Pol Agus Andrianto. (M/Red)

Berita Terkait

Kapolres Sumenep Terima Penghargaan Presiden RI atas Dukungan Swasembada Pangan Nasional
Pemerintah Bentuk Satgas Percepatan Pemulihan Pascabencana Aceh, Sumut, dan Sumbar
Jalan Rusak Parah, Warga Montorna Terpaksa Gotong Royong Pikulkan Orang Sakit ke Puskesmas
Insentif Guru Non ASN Dipersoalkan, Komisi IV DPRD Sumenep Buka Ruang Aduan
Disdik Tegaskan Tak Ada Potongan Dana Insentif Guru Non K2 Non ASN, Tantang Sebut Oknum
Insentif Guru Non K2 di Sumenep Diduga Dipangkas hingga Ratusan Ribu Rupiah
Fiskal Tertekan, AFED Nilai Kebijakan APBD Sumenep Tak Sejalan dengan Visi Kepala Daerah
Aksi Solidaritas di Polres Sumenep Desak Keadilan bagi Korban Pencabulan Anak

Berita Terkait

Rabu, 7 Januari 2026 - 15:58 WIB

Kapolres Sumenep Terima Penghargaan Presiden RI atas Dukungan Swasembada Pangan Nasional

Sabtu, 3 Januari 2026 - 07:15 WIB

Jalan Rusak Parah, Warga Montorna Terpaksa Gotong Royong Pikulkan Orang Sakit ke Puskesmas

Jumat, 2 Januari 2026 - 11:11 WIB

Insentif Guru Non ASN Dipersoalkan, Komisi IV DPRD Sumenep Buka Ruang Aduan

Rabu, 31 Desember 2025 - 12:41 WIB

Disdik Tegaskan Tak Ada Potongan Dana Insentif Guru Non K2 Non ASN, Tantang Sebut Oknum

Rabu, 31 Desember 2025 - 12:38 WIB

Insentif Guru Non K2 di Sumenep Diduga Dipangkas hingga Ratusan Ribu Rupiah

Berita Terbaru

Bupati Lumajang Indah Amperawati foto bersama saat menghadiri pengukuhan pengurus DPC PKDI Kabupaten Lumajang periode 2025–2030 di Pendopo Suhanto Agro, Kecamatan Sukodono, Rabu (7/1/2026).

Pemerintahan

Bunda Indah Ajak Kepala Desa Solid Bangun Lumajang Lewat PKDI

Rabu, 7 Jan 2026 - 16:24 WIB