Satops Patnal Lapas Banyuwangi Cek Blok Hunian, Pastikan Hak Warga Binaan Terpenuhi

Rabu, 14 Juni 2023

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

Petugas Satops Patnal Lapas Banyuwangi berbincang dengan warga binaan.

Petugas Satops Patnal Lapas Banyuwangi berbincang dengan warga binaan.

BANYUWANGI, detikkota.com – Pemenuhan hak bagi warga binaan pemasyarakatan (WBP) merupakan salah satu hal yang terus diupayakan oleh jajaran Lembaga Pemasyarakatan (Lapas) Banyuwangi, Jawa Timur. Hal itu diwujudkan oleh Satuan Operasional Kepatuhan Internal (Satops Patnal) dengan memberikan pelayanan lebih dekat kepada warga binaan, Rabu (14/6/2023).

Satops Patnal mengunjungi langsung blok hunian warga binaan untuk memastikan hak warga binaan telah terpenuhi sebagaimana mestinya.

“Kami juga libatkan dokter dan tenaga kesehatan untuk mengecek secara langsung kondisi kesehatan warga binaan pada setiap kamar hunian,” ujar Wahyu Indarto, Kalapas Banyuwangi.

ADVERTISEMENT

SCROLL TO RESUME CONTENT

Wahyu menyebut layanan tersebut dilakukan oleh jajarannya dengan berkeliling pada seluruh blok hunian sembari melakukan dialog langsung kepada warga binaan.

“Melalui layanan jemput bola ini warga binaan bisa lebih terbuka untuk menyampaikan aspirasinya dan menanyakan mengenai hak-haknya,” jelasya.

Selain melakukan kunjungan pada setiap kamar hunian, petugas juga menyediakan tempat khusus untuk melayani berbagai pertanyaan maupun keluhan yang disampaikan oleh warga binaan.

“Sehingga kami dapat memberikan pelayanan yang lebih transparan dan menindaklajuti keluhan yang disampaikan,” imbuhnya.

Wahyu melanjutkan, pada kegiatan tersebut Satops Patnal juga melakukan pengecekan pada setiap titik-titik rawan yang dapat menimbulkan gangguan keamanan dan ketertiban (kamtib) serta untuk mengecek kebersihan lingkungan kamar hunian.

“Hal ini juga menjadi salah satu upaya deteksi dini yang kami lakukan untuk mencegah terjadinya gangguan kamtib dan berbagai hal yang tidak diinginkan,” pungkas Wahyu.

Berita Terkait

Layanan Adminduk Online Tekan Antrean Pemohon di MPP Siola Surabaya
SPBE Banyuwangi Tertinggi Nasional, KemenPAN-RB Beri Nilai 4,87
Dinas Pertanian Subang Distribusikan Bantuan Program Upland untuk Petani Nanas
Pantau Penyemprotan Padi dengan Drone, Bupati Sumenep Dorong Swasembada Pangan Berbasis Petani
Bunda Indah Ajak Kepala Desa Solid Bangun Lumajang Lewat PKDI
Kapasitas Fiskal Rendah Jadi Tantangan Utama Penyusunan RKPD Lumajang 2027
Kapolres Sumenep Terima Penghargaan Presiden RI atas Dukungan Swasembada Pangan Nasional
Pimpin Apel Perdana 2026, Wali Kota Probolinggo Tekankan Penguatan Kinerja ASN

Berita Terkait

Jumat, 9 Januari 2026 - 14:06 WIB

SPBE Banyuwangi Tertinggi Nasional, KemenPAN-RB Beri Nilai 4,87

Kamis, 8 Januari 2026 - 12:21 WIB

Dinas Pertanian Subang Distribusikan Bantuan Program Upland untuk Petani Nanas

Rabu, 7 Januari 2026 - 16:34 WIB

Pantau Penyemprotan Padi dengan Drone, Bupati Sumenep Dorong Swasembada Pangan Berbasis Petani

Rabu, 7 Januari 2026 - 16:24 WIB

Bunda Indah Ajak Kepala Desa Solid Bangun Lumajang Lewat PKDI

Rabu, 7 Januari 2026 - 16:13 WIB

Kapasitas Fiskal Rendah Jadi Tantangan Utama Penyusunan RKPD Lumajang 2027

Berita Terbaru