Seorang Pendeta di Mamuju Dilaporkan Hilang, Keluarga dan Polisi Terus Mencari

Senin, 12 Agustus 2024

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

Suhardi Ara, seorang pria asal Desa Sendana, Kec. Tommo, Kab. Mamuju, Provinsi Sulbar, yang dilaporkan hilang oleh keluarganya setelah meninggalkan rumah sejak Jumat, 9 Agustus 2024.

Suhardi Ara, seorang pria asal Desa Sendana, Kec. Tommo, Kab. Mamuju, Provinsi Sulbar, yang dilaporkan hilang oleh keluarganya setelah meninggalkan rumah sejak Jumat, 9 Agustus 2024.

MAMUJU, detikkota.com – Suhardi Ara, seorang pria asal Desa Sendana, Kecamatan Tommo, Kabupaten Mamuju, Provinsi Sulawesi Barat (Sulbar), dilaporkan hilang oleh keluarganya setelah meninggalkan rumah sejak Jumat, 9 Agustus 2024. Kabar hilangnya Suhardi telah menyebar luas di media sosial, termasuk di Facebook dan grup WhatsApp.

Menurut keterangan keluarga, Suhardi Ara terakhir kali terlihat meninggalkan rumah saudaranya di Mamuju pada Jumat pagi sekitar pukul 11:00 WITA. Ia berpamitan kepada seorang anak sekolah yang tinggal di rumah tersebut, namun tidak menjelaskan tujuan kepergiannya. Tanpa kendaraan, Suhardi diketahui berjalan kaki.

Kekhawatiran muncul ketika hingga siang hari, Suhardi tidak kunjung kembali. Salah satu anggota keluarga segera berusaha mencarinya, namun hingga sore hari, Suhardi tidak ditemukan dan ponselnya pun tidak dapat dihubungi.

ADVERTISEMENT

SCROLL TO RESUME CONTENT

Keesokan harinya, keluarga melaporkan hilangnya Suhardi Ara ke Polres Mamuju untuk mendapatkan bantuan pencarian. Hingga saat ini, upaya pencarian terus dilakukan oleh keluarga dan pihak kepolisian.

Suhardi Ara diketahui merupakan seorang pendeta yang masih aktif melayani di Jemaat Imanuel Sendana. Keluarganya sangat berharap agar Suhardi dapat ditemukan dalam keadaan selamat.

“Sampai saat ini, keluarga masih mencari keberadaan Suhardi Ara. Semoga orang tua kami ditemukan dalam kondisi selamat,” ungkap salah seorang anggota keluarga melalui WhatsApp pada Senin (12/08/2024).

Pencarian terus berlanjut, dengan harapan bahwa informasi lebih lanjut mengenai keberadaan Suhardi Ara dapat segera ditemukan.

Berita Terkait

Banjir Baru di Situbuled Picu Amarah Warga, DPUTR dan Perkim Dikecam
Angin Puting Beliung Terjang Desa Payudan Dundang, Polisi Bersama TNI Gerak Cepat Bantu Warga
Bentrok Ojol dan Buruh Saat Aksi Demo di Purwakarta, Situasi Memanas
Banjir Rendam Enam Desa di Banyuwangi Selatan, 739 KK Terdampak
Hujan Deras Sebabkan Sejumlah Sungai Meluap di Banyuwangi, Petugas Lakukan Penanganan Cepat
Kurang dari 24 Jam, Polres Pamekasan Tangkap Pelaku Pembunuhan di Depan Masjid Agung Asy Syuhada
Gempa Bumi Bermagnitudo 4,2 Guncang Sumenep, BMKG: Akibat Aktivitas Sesar Aktif Bawah Laut
Ratusan Warga Terdampak Banjir di Pamekasan, Air Mulai Surut Pagi Ini

Berita Terkait

Selasa, 30 Desember 2025 - 17:25 WIB

Banjir Baru di Situbuled Picu Amarah Warga, DPUTR dan Perkim Dikecam

Senin, 22 Desember 2025 - 19:53 WIB

Angin Puting Beliung Terjang Desa Payudan Dundang, Polisi Bersama TNI Gerak Cepat Bantu Warga

Senin, 22 Desember 2025 - 17:55 WIB

Bentrok Ojol dan Buruh Saat Aksi Demo di Purwakarta, Situasi Memanas

Minggu, 23 November 2025 - 16:57 WIB

Banjir Rendam Enam Desa di Banyuwangi Selatan, 739 KK Terdampak

Selasa, 18 November 2025 - 09:18 WIB

Hujan Deras Sebabkan Sejumlah Sungai Meluap di Banyuwangi, Petugas Lakukan Penanganan Cepat

Berita Terbaru

Bupati Lumajang Indah Amperawati foto bersama saat menghadiri pengukuhan pengurus DPC PKDI Kabupaten Lumajang periode 2025–2030 di Pendopo Suhanto Agro, Kecamatan Sukodono, Rabu (7/1/2026).

Pemerintahan

Bunda Indah Ajak Kepala Desa Solid Bangun Lumajang Lewat PKDI

Rabu, 7 Jan 2026 - 16:24 WIB