Stabilkan Harga Beras, Bulog Madura Lakukan Grebek-Operasi Pasar

Jumat, 8 September 2023

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

Stok beras di gudang Bulog Madura.

Stok beras di gudang Bulog Madura.

SUMENEP, detikkota.com – Perum Badan Urusan Logistik (Bulog) Cabang Madura, Jawa Timur menyalurkan 50 ton beras dalam program Grebek Pasar untuk menstabilkan harga beras di Kabupaten Sumenep.

Program tersebut dilaksanakan melalui pedagang di sejumlah pasar tradisional di Sumenep untuk memudahkan pengawasan. Langkah itu diambil karena naiknya harga beras beberapa minggu terakhir.

Saat ini, harga beras premium di Sumenep Rp13,6 ribu per kilogram dan Rp12,25 ribu per kilogram untuk jenis medium.

ADVERTISEMENT

SCROLL TO RESUME CONTENT

”Tidak stabilnya harga beras menjadi atensi Bulog, baik Pemerintah Pusat, Provinsi, maupun daerah,” kata Kuswadi, Kepala Cabang Perum Bulog Madura, Jum’at (8/9/2023).

Menurutnya, dari 50 ton beras yang salurkan dibagi ke 4 kabupaten di Madura. Masing-masing kabupaten mendapatkan 12,5 ton.

”Stabilisasi Pasokan dan Harga Pangan (SPHP) beras harus menyesuaikan dengan Harga Eceran Tertinggi (HET), yaitu Rp 10,9 ribu per kilogram. Tidak boleh dijual diatas HET,”  tegasnya.

Selain Grebek Pasar, kata Kuswadi, dalam waktu dekat pihaknya juga akan menggelar Operasi Pasar dengan beras SPHP di 4 kabupaten di Madura sebanyak 500 ton atau 125 ton untuk masing-masing kabupaten.

Bulog akan berkoordinasi dengan dinas teknis di masing-masing Pemkab dan Kepala Pasar untuk memastikan lokasi dan pola pengawasan Operasi Pasar.

”Melalui kegiatan Operasi Pasar harga beras diharapkan secepatnya kembali stabil,” harapnya.

Berita Terkait

Layanan Adminduk Online Tekan Antrean Pemohon di MPP Siola Surabaya
SPBE Banyuwangi Tertinggi Nasional, KemenPAN-RB Beri Nilai 4,87
Dinas Pertanian Subang Distribusikan Bantuan Program Upland untuk Petani Nanas
Pantau Penyemprotan Padi dengan Drone, Bupati Sumenep Dorong Swasembada Pangan Berbasis Petani
Bunda Indah Ajak Kepala Desa Solid Bangun Lumajang Lewat PKDI
Kapasitas Fiskal Rendah Jadi Tantangan Utama Penyusunan RKPD Lumajang 2027
Kapolres Sumenep Terima Penghargaan Presiden RI atas Dukungan Swasembada Pangan Nasional
Pimpin Apel Perdana 2026, Wali Kota Probolinggo Tekankan Penguatan Kinerja ASN

Berita Terkait

Jumat, 9 Januari 2026 - 14:07 WIB

Layanan Adminduk Online Tekan Antrean Pemohon di MPP Siola Surabaya

Jumat, 9 Januari 2026 - 14:06 WIB

SPBE Banyuwangi Tertinggi Nasional, KemenPAN-RB Beri Nilai 4,87

Kamis, 8 Januari 2026 - 12:21 WIB

Dinas Pertanian Subang Distribusikan Bantuan Program Upland untuk Petani Nanas

Rabu, 7 Januari 2026 - 16:34 WIB

Pantau Penyemprotan Padi dengan Drone, Bupati Sumenep Dorong Swasembada Pangan Berbasis Petani

Rabu, 7 Januari 2026 - 16:24 WIB

Bunda Indah Ajak Kepala Desa Solid Bangun Lumajang Lewat PKDI

Berita Terbaru

Bupati Banyuwangi Ipuk Fiestiandani.

Pemerintahan

SPBE Banyuwangi Tertinggi Nasional, KemenPAN-RB Beri Nilai 4,87

Jumat, 9 Jan 2026 - 14:06 WIB