Tanah Berserakan di Jalan Tegal Munjul Purwakarta, Bahayakan Pengendara dan Dikeluhkan Warga

Rabu, 3 Desember 2025

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

PURWAKARTA, detikkota.com –  Kondisi jalan di wilayah Tegal Munjul, Kecamatan/Kabupaten Purwakarta, dikeluhkan pengguna jalan dan warga sekitar setelah terlihat banyaknya material tanah yang berserakan di sepanjang jalur menuju arah Purwakarta Kota. Tanah tersebut tampak menutupi sebagian badan jalan dan berpotensi membahayakan pengendara, terlebih saat hujan turun dan permukaan menjadi licin. Rabu (03/12/2025).

Tim media yang melintasi jalan tersebut menelusuri titik lokasi dari Tegal Munjul hingga Jalan Raya Citalang–Tegal Junti. Terlihat area tanah tersebar di sekitar pekerjaan perbaikan saluran PJT yang menggunakan ekskavator (beko) besar berwarna kuning. Belum dapat dipastikan apakah tanah yang berada di jalan tersebut berasal dari titik galian saluran PJT atau dari aktivitas lain di kawasan tersebut.

Saat dimintai keterangan, seorang warga yang menyaksikan proses kerja alat berat menyebut bahwa ada kegiatan pengurugan tanah di lokasi tersebut. “Oh itu ada pengurugan tanah pak, cuma kami tidak tahu jelas. Silakan masuk saja, di sana ada orangnya yang punya tanah itu,” ujar seorang warga yang tidak ingin disebutkan namanya.

ADVERTISEMENT

SCROLL TO RESUME CONTENT

Menindaklanjuti temuan di lapangan, pihak media mencoba menghubungi Kepala Kelurahan Tegal Munjul melalui pesan WhatsApp guna meminta klarifikasi dan tindak lanjut terkait kondisi tanah di jalan raya yang berpotensi membahayakan keselamatan pengendara roda dua maupun roda empat. Namun hingga berita ini diterbitkan, belum ada respons atau keterangan resmi dari pihak kelurahan yang dipimpin oleh Dadan.

Masyarakat berharap adanya perhatian serius dari pihak pemerintah setempat, termasuk Bupati Purwakarta Om Zend, untuk segera melakukan inspeksi mendadak dan memastikan material tanah yang berada di tengah jalan tersebut segera dibersihkan. Hal ini penting agar tidak menciptakan potensi kecelakaan, terutama saat musim hujan.

Hingga berita ditayangkan, pihak terkait belum memberikan tanggapan resmi atas persoalan tersebut.

Penulis : Ronal

Editor : Ronal

Berita Terkait

Karya Bakti TNI AD Skala Besar Siap Digelar di Madura, Libatkan Ribuan Prajurit dan Perwira Tinggi
Kapolres Sumenep Ajak Masyarakat Jaga Kelestarian Laut pada Hari Laut Sedunia 2026
Diduga Lalai Pasang Rambu, Jalan Bekas Proyek Drainase di Sumenep Sebabkan Korban Luka Berat
MIO Indonesia Ucapkan Selamat, FORKABI Kembali Dipimpin H. Abdul Ghoni
Rembug Lansia Banyuwangi Jadi Wadah Serap Aspirasi untuk Tingkatkan Kesejahteraan
PSHT Cabang Sumenep Perkuat Silaturahmi dengan Yon TP 931/Ksatria Jokotole
Doa untuk Sang Proklamator Digelar Serentak di Sumenep, Bupati Ajak Generasi Muda Teladani Pemikiran Bung Karno
Pemeliharaan Jalan Pameungpeuk–Gandasoli Dapat Apresiasi Warga, Akses Transportasi Kian Lancar

Berita Terkait

Senin, 8 Juni 2026 - 23:53 WIB

Karya Bakti TNI AD Skala Besar Siap Digelar di Madura, Libatkan Ribuan Prajurit dan Perwira Tinggi

Senin, 8 Juni 2026 - 11:41 WIB

Kapolres Sumenep Ajak Masyarakat Jaga Kelestarian Laut pada Hari Laut Sedunia 2026

Minggu, 7 Juni 2026 - 16:47 WIB

Diduga Lalai Pasang Rambu, Jalan Bekas Proyek Drainase di Sumenep Sebabkan Korban Luka Berat

Minggu, 7 Juni 2026 - 11:01 WIB

MIO Indonesia Ucapkan Selamat, FORKABI Kembali Dipimpin H. Abdul Ghoni

Jumat, 5 Juni 2026 - 12:37 WIB

Rembug Lansia Banyuwangi Jadi Wadah Serap Aspirasi untuk Tingkatkan Kesejahteraan

Berita Terbaru