Temui Jaksa Agung, Kapolri Suyudi Perkuat Sinergi Penegakan Hukum

Kamis, 15 Oktober 2026

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

Kapolri Jenderal Polisi Suyudi Ario Seto bertemu dengan Jaksa Agung ST Burhanuddin untuk memperkuat sinergi dan kolaborasi penegakan hukum di Jakarta, Rabu (14/10/2026). (Foto: Tribratanews Polda Jatim)

Kapolri Jenderal Polisi Suyudi Ario Seto bertemu dengan Jaksa Agung ST Burhanuddin untuk memperkuat sinergi dan kolaborasi penegakan hukum di Jakarta, Rabu (14/10/2026). (Foto: Tribratanews Polda Jatim)

JAKARTA, detikkota.com – Kapolri Jenderal Polisi Suyudi Ario Seto menemui Jaksa Agung ST Burhanuddin di Kantor Kejaksaan Agung RI, Rabu (14/10/2026). Pertemuan tersebut bertujuan memperkuat sinergi dan kolaborasi antara Polri dan Kejaksaan dalam pelaksanaan penegakan hukum di Indonesia.

Dalam pertemuan itu, kedua institusi menyoroti pentingnya koordinasi yang solid dalam sistem peradilan pidana (criminal justice system). Kerja sama tersebut dinilai menjadi salah satu faktor penting untuk mewujudkan kepastian hukum dan keadilan bagi masyarakat.

Suyudi mengatakan, kunjungan tersebut merupakan bagian dari upaya membangun komunikasi sekaligus meningkatkan hubungan kerja antara Polri dan Kejaksaan, terutama setelah dirinya mengemban jabatan sebagai Kapolri.

ADVERTISEMENT

SCROLL TO RESUME CONTENT

Ia berharap sinergi yang selama ini terjalin dapat semakin kuat, baik di tingkat pusat maupun daerah.

“Pada pagi hari ini, kami selaku pejabat Kapolri yang baru tentunya harus bersilaturahmi kepada rekan-rekan kerja kami. Yang pertama ini adalah Pak Jaksa Agung. Kami ingin membangun silaturahmi dan juga sinergisitas yang lebih baik,” ujar Suyudi.

Menurutnya, koordinasi antara penyidik Polri dan jajaran Kejaksaan perlu terus ditingkatkan untuk memastikan proses penanganan perkara berjalan efektif. Penguatan hubungan kedua lembaga juga diharapkan dapat memberikan kepastian hukum kepada masyarakat.

Selain koordinasi penanganan perkara, Suyudi menegaskan komitmen Polri untuk mendukung pelaksanaan tugas Kejaksaan, termasuk dalam aspek pengamanan sesuai dengan nota kesepahaman (memorandum of understanding/MoU) yang telah disepakati kedua institusi.

Dukungan tersebut, kata dia, tidak hanya dilakukan di tingkat Kejaksaan Agung, tetapi juga mencakup jajaran kejaksaan di seluruh wilayah Indonesia.

Suyudi berharap kolaborasi yang semakin erat antara Polri dan Kejaksaan mampu memberikan dampak nyata bagi masyarakat, terutama dalam menciptakan rasa aman, meningkatkan kualitas pelayanan hukum, serta memperkuat kepercayaan publik terhadap institusi penegak hukum.

Sinergi kedua lembaga tersebut diharapkan menjadi bagian dari upaya bersama untuk menghadirkan penegakan hukum yang berorientasi pada kepentingan masyarakat dan menjunjung tinggi keadilan.

Penulis : Red

Berita Terkait

Karhutla Tanjung Puting Capai 513 Hektare, Prabowo Siapkan 200 Pompa dan Rp2 Miliar
Empat Posisi Strategis Polri Berganti, Siapa Saja Pejabat Barunya?
Presiden Prabowo ke Halmahera Tengah, Luncurkan Program Hilirisasi Rp180 Triliun
Prabowo Apresiasi Satgas PKH Selamatkan 6,2 Juta Hektare Hutan Senilai Hampir Rp400 Triliun
Temui Presiden FIFA, Prabowo Dorong Sepak Bola Jadi Instrumen Bangun Karakter Bangsa
Presiden Prabowo Minta Komunikasi Pemerintah Sederhana, Terbuka, dan Dialogis
BGN Buka Jalan Mitra MBG Ganti Yayasan yang Cuma Minta Setoran
Polri Mutasi 88 Pati dan Pamen, 19 Kapolda Berganti

Berita Terkait

Kamis, 15 Oktober 2026 - 12:01 WIB

Temui Jaksa Agung, Kapolri Suyudi Perkuat Sinergi Penegakan Hukum

Selasa, 13 Oktober 2026 - 13:01 WIB

Karhutla Tanjung Puting Capai 513 Hektare, Prabowo Siapkan 200 Pompa dan Rp2 Miliar

Selasa, 13 Oktober 2026 - 12:55 WIB

Empat Posisi Strategis Polri Berganti, Siapa Saja Pejabat Barunya?

Kamis, 8 Oktober 2026 - 12:56 WIB

Presiden Prabowo ke Halmahera Tengah, Luncurkan Program Hilirisasi Rp180 Triliun

Rabu, 7 Oktober 2026 - 11:24 WIB

Prabowo Apresiasi Satgas PKH Selamatkan 6,2 Juta Hektare Hutan Senilai Hampir Rp400 Triliun

Berita Terbaru