Terkait Pesan Berantai Ancaman Terorisme, Polisi Mana Ada Yang Ciut

Sabtu, 20 Maret 2021

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

SURABAYA, detikkota.com – Pasca beredarnya pesan berantai bertuliskan teror dan ancaman melalui WhatsApp, kepolisian di Jawa Timur menerapkan Standar Operasional Prosedur (SOP) secara ketat.

“Terkait isu tersebut kan sudah dimengerti sama jajaran, jadi otomatis pengamanan markasnya dijalankan sesuai SOP,” kata Kabid Humas Polda Jatim, Kombes Pol Gatot Repli Handoko, Sabtu (20/3/2021).

Ia menegaskan, terkait pesan tersebut tidak lantas membuat polisi takut. Sebab menurutnya, personel Polri harus siap memberikan keamanan kepada masyarakat dari ancaman-ancaman terorisme.

ADVERTISEMENT

SCROLL TO RESUME CONTENT

“Polisi mana ada yang ciut, itu sudah menjadi tugas pokok kami. Kalau begitu berarti SOP sudah dijalankan anggota pasti mengamankan dirinya,” tegasnya.

Menurutnya, pesan ancaman tersebut masih dilakukan investigasi untuk mengetahui siapa pembuat dan penyebarnya.

“Masih ditangani oleh teman-teman Ditsiber serta Densus. Nanti tinggal nunggu hasilnya,” jelasnya.

Diketahui, sebuah pesan berantai berisi teror dan ancaman terhadap anggota Polri beredar luas di media sosial WhatsApp, Kamis (18/3).

Pesan itu beredar dan diketahui pihak kepolisian sebelum memindahkan 22 orang terduga teroris dari Mapolda Jatim ke Mabes Polri Jakarta.
(Redho)

Berita Terkait

Presiden Prabowo: Olahraga Cerminan Kekuatan dan Kebangkitan Bangsa
TMI Sumenep Soroti Dugaan Mafia Solar Subsidi Gunakan Barcode Nelayan dan Petani
Polres Sumenep Sambut Positif Rencana Kerja Sama dengan LBH GP Ansor
Kapolres Sumenep Terima Penghargaan Presiden RI atas Dukungan Swasembada Pangan Nasional
Pemerintah Bentuk Satgas Percepatan Pemulihan Pascabencana Aceh, Sumut, dan Sumbar
Jalan Rusak Parah, Warga Montorna Terpaksa Gotong Royong Pikulkan Orang Sakit ke Puskesmas
Insentif Guru Non ASN Dipersoalkan, Komisi IV DPRD Sumenep Buka Ruang Aduan
Disdik Tegaskan Tak Ada Potongan Dana Insentif Guru Non K2 Non ASN, Tantang Sebut Oknum

Berita Terkait

Jumat, 9 Januari 2026 - 14:12 WIB

Presiden Prabowo: Olahraga Cerminan Kekuatan dan Kebangkitan Bangsa

Kamis, 8 Januari 2026 - 22:32 WIB

TMI Sumenep Soroti Dugaan Mafia Solar Subsidi Gunakan Barcode Nelayan dan Petani

Kamis, 8 Januari 2026 - 11:13 WIB

Polres Sumenep Sambut Positif Rencana Kerja Sama dengan LBH GP Ansor

Rabu, 7 Januari 2026 - 15:58 WIB

Kapolres Sumenep Terima Penghargaan Presiden RI atas Dukungan Swasembada Pangan Nasional

Rabu, 7 Januari 2026 - 13:07 WIB

Pemerintah Bentuk Satgas Percepatan Pemulihan Pascabencana Aceh, Sumut, dan Sumbar

Berita Terbaru

Kepala Dinas Komunikasi dan Informatika Kabupaten Bangkalan, Zainal Alim, mewakili Sekda Bangkalan saat memberikan sambutan pada Musyawarah Wilayah VI RAPI Wilayah 1301 Bangkalan di Aula Dinas Pendidikan Kabupaten Bangkalan, Minggu (11/1/2026).

Pemerintahan

Pemkab Bangkalan Perkuat Sinergi Informasi melalui Muswil VI RAPI

Minggu, 11 Jan 2026 - 11:30 WIB