Tim Batik in Motion Probolinggo Raih Juara 2 di World Dance Masters 2025

Minggu, 12 Oktober 2025

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

Tim Batik in Motion Kota Probolinggo berpose usai tampil dalam ajang World Dance Masters 2025 di Senayan, Jakarta.

Tim Batik in Motion Kota Probolinggo berpose usai tampil dalam ajang World Dance Masters 2025 di Senayan, Jakarta.

JAKARTA, detikkota.com – Tim Batik in Motion asal Kota Probolinggo berhasil meraih prestasi membanggakan pada ajang internasional World Dance Masters 2025 yang digelar di Senayan, Jakarta, pada 10–12 Oktober 2025. Tim ini meraih Juara 2 dalam kategori Kabaret setelah menampilkan tarian bertema “Kanekrembang, Batik in Motion”.

Kompetisi tari bergengsi tersebut diikuti 127 peserta dari berbagai negara dan dinilai oleh juri internasional dari Irlandia, Australia, Malaysia, dan Korea Selatan. World Dance Masters dikenal sebagai ajang pertukaran budaya antarbangsa melalui seni tari dan koreografi.

Tim Batik in Motion terdiri dari sepuluh penari muda, tujuh perempuan dan tiga laki-laki, yang berasal dari jenjang SMP dan SMA. Penampilan mereka memukau penonton dengan perpaduan gerak teatrikal, kostum Batik Kanekrembang khas Probolinggo, serta sentuhan koreografi modern yang tetap menonjolkan nilai budaya lokal.

ADVERTISEMENT

SCROLL TO RESUME CONTENT

Ketua Dekranasda Kota Probolinggo, dr. Evariani Aminuddin, menyampaikan rasa bangga atas capaian tersebut. “Alhamdulillah, luar biasa kami sampaikan kepada Tim Batik in Motion Kota Probolinggo yang telah berhasil meraih Juara 2 World Dance Master 2025 di Jakarta. Prestasi ini menjadi kebanggaan bagi seluruh masyarakat Kota Probolinggo,” ujarnya.

Selain tampil di kompetisi, Kota Probolinggo juga berpartisipasi dalam Bazar Budaya yang menampilkan berbagai produk kreatif berbahan Batik Kanekrembang. Evariani menegaskan pihaknya akan terus mendorong promosi dan pelestarian batik khas Probolinggo agar semakin dikenal luas.

“Semoga prestasi ini menjadi inspirasi untuk terus berkarya dan melestarikan budaya lokal dengan semangat kreatif serta berdaya saing,” tambahnya.

Keberhasilan ini menegaskan posisi Kota Probolinggo sebagai salah satu kota kreatif di Indonesia yang mampu mengangkat seni dan budaya lokal ke kancah internasional.

Penulis : Y/P

Editor : Red

Berita Terkait

Cafe Tikum Cikumpay Makin Seru, Kini Hadirkan Live Musik untuk Hibur Pengunjung
Konsep Baru Gandrung Sewu 2026, Pertunjukan Malam Libatkan 1.000 Penari
Pemkab Sumenep Raih Tiga Juara 1 Syariah Award Jawa Timur
UCI Apresiasi BIG Downhill Banyuwangi, Kualitas Lintasan Gantasan Bike Park Jadi Sorotan
MEC 2026 Umumkan Peringkat Terbaik, Sumenep Mendominasi Kategori Pelajar
MEC 2026 Digelar di Keraton Sumenep, Budaya Jadi Penggerak Ekonomi
Pendaftaran Ditutup, Puluhan Peserta Siap “Mengguncang” Sumenep Lewat MEC 2026
Bukan Sekadar Komunitas, DRT The Big Famili Didorong Jadi Mesin Karya dan Peluang Anak Muda

Berita Terkait

Minggu, 4 Oktober 2026 - 08:27 WIB

Cafe Tikum Cikumpay Makin Seru, Kini Hadirkan Live Musik untuk Hibur Pengunjung

Kamis, 1 Oktober 2026 - 08:31 WIB

Konsep Baru Gandrung Sewu 2026, Pertunjukan Malam Libatkan 1.000 Penari

Senin, 28 September 2026 - 09:43 WIB

Pemkab Sumenep Raih Tiga Juara 1 Syariah Award Jawa Timur

Senin, 21 September 2026 - 13:25 WIB

UCI Apresiasi BIG Downhill Banyuwangi, Kualitas Lintasan Gantasan Bike Park Jadi Sorotan

Minggu, 20 September 2026 - 02:17 WIB

MEC 2026 Umumkan Peringkat Terbaik, Sumenep Mendominasi Kategori Pelajar

Berita Terbaru