Tim Gabungan Cari 1 ABK KM Jaya Makmur yang Hilang di Perairan Gili Raja

Jumat, 5 Mei 2023

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

Tim Gabungan bersiap mencari ABK KM Jaya Makmur yang hilang di Perairan Pulau Gili Raja, Kecamatan Gili Genting, Kabupaten Sumenep.

Tim Gabungan bersiap mencari ABK KM Jaya Makmur yang hilang di Perairan Pulau Gili Raja, Kecamatan Gili Genting, Kabupaten Sumenep.

SUMENEP, detikkota.com – Satu anak buah kapal (ABK) Kapal Motor (KM) Jaya Makmur yang tenggelam di perairan Pulau Gili Raja, Kecamatan Gili Genting, Kabupaten Sumenep hingga kini masih belum ditemukan.

Kepala Kantor Kesyahbandaran dan Otoritas Pelabuhan (KSOP) Kelas IV Kalianget, Taufikurrahman membenarkan bahwa 1 ABK atas nama Eko (31) belum ditemukan.

“Satu ABK belum ditemukan. Sementara dua orang, satu Nahkoda dan satu ABK sudah diselamatkan Tim HCML dengan Kapal AHT Logindo,” kata Taufikurrahman.

ADVERTISEMENT

SCROLL TO RESUME CONTENT

Pihak Syahbandar beserta instansi lain terus berupaya untuk menemukan keberadaan korban.

Terbaru, tim gabungan dari Sat Polair Polres Sumenep, Ditpolairud Polda Jatim, TNI AL, dan Basarnas tengah melakukan pencarian di perairan Gili Raja, Kecamatan Gili Genting, Kabupaten Sumenep.

Kasubag Humas Polres Sumenep, AKP Widiarti menyatakan, saat ini tim gabungan sedang mencari keberadaan 1 ABK yang hilang saat kejadian.

“ABK yang masih belum ditemukan atas nama Eko (31) warga Sampang,” sebutnya, Jumat (5/5/2023).

Sebelumnya, tim Offshore HCML melihat KM Jaya Makmur miring. Sehingga Kapal AHT Logindo mendekat dan melakukan penyelamatan di lokasi sekitar MAP WHP, pada Rabu (3/5/2023) sekitar pukul 13.45 WIB.

Dua orang yang berhasil diselamatkan atas nama Dofir (60) seorang nahkoda dan Abdussalam (50) sebagai ABK. Sementara satu ABK lainnya, Eko (31) masih dalam tahap pencarian.

KM Jaya Makmur berlayar dari Pelabuhan Sreseh, Kabupaten Sampang menuju Pelabuhan Panarukan, Paiton Probolinggo dan mengangkut 850 sak garam curah.

Berita Terkait

Kapolres Sumenep Terima Penghargaan Presiden RI atas Dukungan Swasembada Pangan Nasional
Jalan Rusak Parah, Warga Montorna Terpaksa Gotong Royong Pikulkan Orang Sakit ke Puskesmas
Insentif Guru Non ASN Dipersoalkan, Komisi IV DPRD Sumenep Buka Ruang Aduan
Disdik Tegaskan Tak Ada Potongan Dana Insentif Guru Non K2 Non ASN, Tantang Sebut Oknum
Insentif Guru Non K2 di Sumenep Diduga Dipangkas hingga Ratusan Ribu Rupiah
Fiskal Tertekan, AFED Nilai Kebijakan APBD Sumenep Tak Sejalan dengan Visi Kepala Daerah
Banjir Baru di Situbuled Picu Amarah Warga, DPUTR dan Perkim Dikecam
Aksi Solidaritas di Polres Sumenep Desak Keadilan bagi Korban Pencabulan Anak

Berita Terkait

Rabu, 7 Januari 2026 - 15:58 WIB

Kapolres Sumenep Terima Penghargaan Presiden RI atas Dukungan Swasembada Pangan Nasional

Sabtu, 3 Januari 2026 - 07:15 WIB

Jalan Rusak Parah, Warga Montorna Terpaksa Gotong Royong Pikulkan Orang Sakit ke Puskesmas

Jumat, 2 Januari 2026 - 11:11 WIB

Insentif Guru Non ASN Dipersoalkan, Komisi IV DPRD Sumenep Buka Ruang Aduan

Rabu, 31 Desember 2025 - 12:41 WIB

Disdik Tegaskan Tak Ada Potongan Dana Insentif Guru Non K2 Non ASN, Tantang Sebut Oknum

Rabu, 31 Desember 2025 - 12:38 WIB

Insentif Guru Non K2 di Sumenep Diduga Dipangkas hingga Ratusan Ribu Rupiah

Berita Terbaru