Wabup Probolinggo Sampaikan Jawaban Eksekutif atas PU Fraksi DPRD Terkait Raperda RPJMD 2025–2029

Senin, 11 Agustus 2025

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

PROBOLINGGO, detikkota.com – Wakil Bupati (Wabup) Probolinggo, Ra Fahmi AHZ, menyampaikan jawaban eksekutif atas Pemandangan Umum (PU) fraksi-fraksi DPRD Kabupaten Probolinggo terhadap Rancangan Peraturan Daerah (Raperda) Rencana Pembangunan Jangka Menengah Daerah (RPJMD) 2025–2029. Penyampaian jawaban dilakukan dalam rapat paripurna DPRD yang digelar Senin (11/8/2025).

Rapat yang dipimpin Wakil Ketua DPRD M. Zubaidi tersebut dihadiri pimpinan dan anggota DPRD Kabupaten Probolinggo, Sekretaris Daerah (Sekda) Ugas Irwanto, serta sejumlah pejabat di lingkungan Pemkab Probolinggo.

Dalam penjelasannya, Wabup Fahmi menanggapi pertanyaan, saran, dan pendapat dari enam fraksi DPRD, meliputi Fraksi Golkar, Gerindra, NasDem, Kebangkitan Bangsa, PDIP, dan PPP. Isu yang disorot mencakup kapasitas fiskal daerah, pendidikan, kesehatan, infrastruktur, tata ruang, pengelolaan sampah, serta transformasi tata kelola pemerintahan.

ADVERTISEMENT

SCROLL TO RESUME CONTENT

Terkait penguatan kapasitas fiskal, ia menegaskan perlunya optimalisasi pajak daerah, retribusi daerah, pemanfaatan aset, dan hasil pengelolaan daerah yang dipisahkan melalui BUMD. Peningkatan pendapatan tersebut, kata Fahmi, harus dibarengi dengan efisiensi dan efektivitas belanja yang produktif serta pengembangan skema pendanaan alternatif (creative financing) untuk pembiayaan infrastruktur dan layanan publik.

Rancangan RPJMD 2025–2029 disusun berpedoman pada visi pembangunan daerah “Terwujudnya Kabupaten Probolinggo SAE (Sejahtera, Amanah-Religius, serta Eksis Berdaya Saing)” dengan lima misi prioritas, yakni SAE Pemerintahan, SAE Ekonomi, SAE Pendidikan dan Kesehatan, SAE Infrastruktur, dan SAE Sosial.

Berita Terkait

Layanan Adminduk Online Tekan Antrean Pemohon di MPP Siola Surabaya
SPBE Banyuwangi Tertinggi Nasional, KemenPAN-RB Beri Nilai 4,87
Dinas Pertanian Subang Distribusikan Bantuan Program Upland untuk Petani Nanas
Pantau Penyemprotan Padi dengan Drone, Bupati Sumenep Dorong Swasembada Pangan Berbasis Petani
Bunda Indah Ajak Kepala Desa Solid Bangun Lumajang Lewat PKDI
Kapasitas Fiskal Rendah Jadi Tantangan Utama Penyusunan RKPD Lumajang 2027
Pimpin Apel Perdana 2026, Wali Kota Probolinggo Tekankan Penguatan Kinerja ASN
Tantangan 2026, Wabup Sumenep Tekankan Budaya Kerja Modern ASN

Berita Terkait

Jumat, 9 Januari 2026 - 14:07 WIB

Layanan Adminduk Online Tekan Antrean Pemohon di MPP Siola Surabaya

Jumat, 9 Januari 2026 - 14:06 WIB

SPBE Banyuwangi Tertinggi Nasional, KemenPAN-RB Beri Nilai 4,87

Kamis, 8 Januari 2026 - 12:21 WIB

Dinas Pertanian Subang Distribusikan Bantuan Program Upland untuk Petani Nanas

Rabu, 7 Januari 2026 - 16:34 WIB

Pantau Penyemprotan Padi dengan Drone, Bupati Sumenep Dorong Swasembada Pangan Berbasis Petani

Rabu, 7 Januari 2026 - 16:24 WIB

Bunda Indah Ajak Kepala Desa Solid Bangun Lumajang Lewat PKDI

Berita Terbaru

Bupati Banyuwangi Ipuk Fiestiandani.

Pemerintahan

SPBE Banyuwangi Tertinggi Nasional, KemenPAN-RB Beri Nilai 4,87

Jumat, 9 Jan 2026 - 14:06 WIB