Wabup Sumenep Harap Istri Pejabat Berperan Aktif Cegah Korupsi

Sabtu, 15 Juli 2023

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

Wakil Bupati Sumenep, Hj. Dewi Khalifah dalam acara Sosialisasi Pencegahan Korupsi di Islamic Centre Bindara Saod, Kecamatan Batuan.

Wakil Bupati Sumenep, Hj. Dewi Khalifah dalam acara Sosialisasi Pencegahan Korupsi di Islamic Centre Bindara Saod, Kecamatan Batuan.

SUMENEP, detikkota.com – Wakil Bupati Sumenep, Hj. Dewi Khalifah berharap para istri pejabat di lingkungan Pemerintah Kabupaten (Pemkab) Sumenep berperan aktif dalam upaya pencegahan tindak pidana korupsi. Kata Wabup, keluarga berperan signifikan dalam membangun budaya antikorupsi.

“Peran istri pejabat, salah satunya dengan mendeteksi dari mana saja harta suaminya berasal, jangan sampai ada hasil korupsi,” pinta Hj. Dewi Khalifah, Wakil Bupati Sumenep pada acara Sosialisasi Pencegahan Korupsi, di Islamic Center Bindara Saod, Kecamatan Batuan, Jumat (14/7/2023).

Menurutnya, konsep pencegahan korupsi yang strategis dengan mengedepankan peran keluarga, melalui pendidikan karakter antikorupsi dan menekan niat untuk tidak korupsi.

ADVERTISEMENT

SCROLL TO RESUME CONTENT

“Keluarga merupakan pendukung kekuatan potensial generasi mendatang yang akan mengambil alih kepemimpinan. Generasi antikorupsi nantinya memiliki peranan penting dalam memberikan corak dan warna dalam pemerintahan dan masyarakat,” kata Wabup Dewi Khalifah.

Wabup berharap, para ibu haruslah menjadi teladan yang baik dari segi pola pikir maupun perilaku di dalam keluarga, karena perannya sangat besar dalam membentuk karakter dan budaya antikorupsi.

“Ibu sebagai istri pejabat mempunyai peran besar dalam mencegah dan mendeteksi korupsi, sehingga rumah menjadi tempat koreksi dari derasnya pengaruh yang menyimpang arah,” pungkasnya.

Hadir sebagai nara sumber dalam acara Sosialisasi Pencegahan Korupsi dengan tema ‘Berantas Korupsi Sampai ke Ujung Negeri’ yaitu Ferdian Adi Nugroho, Septa Adhi Wibawa dari Deputi Koordinasi dan Supervisi Pencegahan (Korsupgah) KPK RI wilayah III, serta budayawan nasional  KH. D. Zawawi Imron.

Berita Terkait

KKKS Kabupaten Probolinggo Salurkan Bantuan Usaha Produktif untuk Keluarga ODGJ
Pejabat Pemkab Banyuwangi Jalani Tes Urine, Tegaskan Komitmen Zero Tolerance Narkoba
Sempat Masuk DPO, Tersangka Penipuan Rp200 Juta Ditangkap Polresta Sumenep
Tiga Bulan Masuk DPO, Keberadaan Guru ASN di Sumenep Belum Terungkap
Rutan Kraksaan dan Dinkes Probolinggo Perkuat Layanan Kesehatan Warga Binaan
58 ASN Pemkot Surabaya Dijatuhi Sanksi Disiplin hingga September 2026
Diskominfo Sumenep Perkuat Keamanan Digital dalam Program Sekolah Aman dan Nyaman
Berencana Itu Keren! DPPKB Purwakarta Dorong Partisipasi Aktif Masyarakat Lewat Program SILIKON Bangga Kencana

Berita Terkait

Rabu, 7 Oktober 2026 - 11:32 WIB

KKKS Kabupaten Probolinggo Salurkan Bantuan Usaha Produktif untuk Keluarga ODGJ

Rabu, 7 Oktober 2026 - 11:19 WIB

Pejabat Pemkab Banyuwangi Jalani Tes Urine, Tegaskan Komitmen Zero Tolerance Narkoba

Selasa, 6 Oktober 2026 - 06:29 WIB

Sempat Masuk DPO, Tersangka Penipuan Rp200 Juta Ditangkap Polresta Sumenep

Minggu, 4 Oktober 2026 - 22:57 WIB

Tiga Bulan Masuk DPO, Keberadaan Guru ASN di Sumenep Belum Terungkap

Rabu, 30 September 2026 - 12:58 WIB

Rutan Kraksaan dan Dinkes Probolinggo Perkuat Layanan Kesehatan Warga Binaan

Berita Terbaru