Wawali Surabaya Armuji Optimis Tahun 2022 Pandemi Bisa Terjaga dan Ekonomi Makin Tumbuh

Minggu, 2 Januari 2022

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

SURABAYA, detikkota.com – Mengawali tahun baru 2022, Wakil wali kota Surabaya Armuji mengklaim pandemi Covid-19 di Kota Pahlawan semakin melandai. Dia menyebut rumah sakit rujukan saat ini lebih leluasa mengurus pasien non Covid-19.

Sesuai data Satgas Covid-19 per 31 Desember 2021 update pukul 17.00 angka kumulatif Covid-19 sebesar 67.078 dan hanya bertambah satu kasus dari 30 Desember 2021.

Dengan kesembuhan mencapai 64.512 atau 96,18 persen dan angka kumulatif meninggal sebanyak 2.557 jiwa. “Untuk presentase kesembuhan Surabaya melampaui kesembuhan Provinsi yang hanya tercatat pada 92,54 persen,” kata Cak Ji sapaan akrab wawali Surabaya, Sabtu (1/1/2022).

ADVERTISEMENT

SCROLL TO RESUME CONTENT

Cak Ji membeberkan bahwa Vaksinasi kota Surabaya juga sudah paripurna dan telah terbentuk Herd Immunity. Dirinya menjelaskan untuk dosis 1 telah mencapai 119,4 % dengan 2.648.335 jiwa telah di vaksin dan dosis 2 telah terlaksana 101,43% dengan 2.249.782 jiwa telah disuntik. “Ini merupakan bekal utama untuk menatap tahun 2022 dengan optimisme, pandemi kita jaga dan ekonomi didorong tumbuh,” beber Cak Ji.

Dirinya juga mengucapkan terimakasih kepada segenap tenaga kesehatan, perangkat daerah hingga lurah, camat bahkan perangkat kampung mulai RT, RW, LPMK yang telah membantu pemerintahan Eri – Armuji selama 2021 dalam penanganan pandemi Covid-19 dan dalam upaya pemulihan ekonomi.

“Omzet pedagang dari sejumlah total 48 Sentra Wisata Kuliner (SWK) di Surabaya, tercatat mulai merangkak naik. Kenaikan ini salah satunya disebabkan karena faktor melandainya pandemi Covid-19 dengan diikuti sejumlah kelonggaran. Ini berdasar pantauan kawan – kawan Dinas Koperasi,” tegas Cak Ji. (Redho)

Berita Terkait

Kapolres Sumenep Terima Penghargaan Presiden RI atas Dukungan Swasembada Pangan Nasional
Jalan Rusak Parah, Warga Montorna Terpaksa Gotong Royong Pikulkan Orang Sakit ke Puskesmas
Insentif Guru Non ASN Dipersoalkan, Komisi IV DPRD Sumenep Buka Ruang Aduan
Disdik Tegaskan Tak Ada Potongan Dana Insentif Guru Non K2 Non ASN, Tantang Sebut Oknum
Insentif Guru Non K2 di Sumenep Diduga Dipangkas hingga Ratusan Ribu Rupiah
Fiskal Tertekan, AFED Nilai Kebijakan APBD Sumenep Tak Sejalan dengan Visi Kepala Daerah
Aksi Solidaritas di Polres Sumenep Desak Keadilan bagi Korban Pencabulan Anak
Aksi PMII UNIBA Memanas, Kepala Disbudporapar Sumenep Walk Out dari Dialog

Berita Terkait

Rabu, 7 Januari 2026 - 15:58 WIB

Kapolres Sumenep Terima Penghargaan Presiden RI atas Dukungan Swasembada Pangan Nasional

Sabtu, 3 Januari 2026 - 07:15 WIB

Jalan Rusak Parah, Warga Montorna Terpaksa Gotong Royong Pikulkan Orang Sakit ke Puskesmas

Jumat, 2 Januari 2026 - 11:11 WIB

Insentif Guru Non ASN Dipersoalkan, Komisi IV DPRD Sumenep Buka Ruang Aduan

Rabu, 31 Desember 2025 - 12:41 WIB

Disdik Tegaskan Tak Ada Potongan Dana Insentif Guru Non K2 Non ASN, Tantang Sebut Oknum

Rabu, 31 Desember 2025 - 12:38 WIB

Insentif Guru Non K2 di Sumenep Diduga Dipangkas hingga Ratusan Ribu Rupiah

Berita Terbaru