Ya Ampun !!! Emak Emak Ini Terekam CCTV Mencuri Tanaman Hias

Minggu, 26 September 2021

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

Foto: Dua orang Emak-emak terekam CCTV saat mencuri tanaman hias

Foto: Dua orang Emak-emak terekam CCTV saat mencuri tanaman hias

SURABAYA detikkota.com– Dua emak-emak di Surabaya santai curi tanaman hias. Keduanya nekat mengambil bunga milik korban meski terekam kamera CCTV.

Tanaman hias yang dicuri milik Riski Irawan warga Kelurahan Sonokwijenan, Sukomanunggal Surabaya. “Saat dicek, nopol atau platnya kendaraannya asal wilayah Surabaya Timur,” jelas korban.

Sementara itu, aksi pencurian terjadi pada Rabu malam (22/9/2021). Dari rekaman kamera pengawas, dua pelaku datang ke lokasi memakai motor Honda Beat dan terlihat menuntun motor.

ADVERTISEMENT

SCROLL TO RESUME CONTENT

Begitu pelaku melewati rumah korban, mereka putar balik. Beberapa saat kemudian pelaku berhenti tepat di depan rumah korban yang terdapat tanaman hias.

Satu orang pelaku yang memakai daster lalu mengambil tiga batang tanaman hias yang berada di dalam tiga pot. Selanjutnya, pelaku kabur.

Sudah beberapa kali, kejadian pertama red kochin dan red majesty hilang. Kejadian kedua red king, suksom jaipong, dan red majesty,” tambah pemilik tanaman hias, Riski Irawan.

Riski melanjutkan, kejadian pertama terjadi pada akhir Agustus 2021 lalu. Menurutnya, untuk kerugian setiap tanaman hias memiliki harga kisaran Rp 250 ribu hingga Rp  350 ribu per pot.

Selain di rumah saya di kawasan Dukuh Kupang sentra tanaman bunga hias setiap minggu rata-rata 4-8 pot hilang diambil tanaman aglonema jenis bervariasi,” imbuhnya.

Menurut Riski, pelaku memiliki ciri-ciri badan gemuk. Mereka memakai motor Honda Beat Nopol L 3588 IR warna putih merah. Atas kejadian ini, pihak korban sudah menyebarkan video rekaman CCTV ke grup WhatsApp (WA) warga setempat supaya lebih waspada dan mengetahui ciri-ciri pelaku.

Sementara itu ketika dikonfirmasi Kanit Reskrim Polsek Sukomanunggal, Iptu Philips L Ropung mengatakan, jika tidak ada laporan yang masuk terkait pencurian bunga tersebut.

Tidak ada laporan masuk. Arahkan saja korban untuk membuat laporan ke Polsek,” tutup Iptu Philips, Minggu (26/9/2021). (Redho)

Berita Terkait

Antusiasme Tinggi, Kapasitas Terbatas: Pemkab Banyuwangi Minta Maaf kepada Penonton Gandrung Sewu
Bupati Ipuk Beri Dukungan kepada Penari Gandrung Sewu Korban Kebakaran Kapal
Kapolresta dan BNNK Sumenep Gelar Razia Narkotika di Kafe dan Pelabuhan Kalianget
Dubes Australia Tertarik Saksikan Blue Fire Kawah Ijen Banyuwangi
70 Desa di Sumenep Terdampak Kekeringan, Pemprov Jatim Targetkan Pembangunan Sumur Bor pada 2027
Bupati Bangkalan Ajak Pelajar dan Masyarakat Budayakan Hidup Bersih Lewat Bangkalan Berse Onggu
Kapolresta Sumenep Ngopi Bareng Warga, Buka Ruang Aspirasi dan Perkuat Komunikasi
Proyek Jembatan Sukamukti Rp31,77 Miliar Disorot, Mutu Kwalitas Pekerjaan dan Pengawasan Dipertanyakan

Berita Terkait

Minggu, 25 Oktober 2026 - 11:53 WIB

Antusiasme Tinggi, Kapasitas Terbatas: Pemkab Banyuwangi Minta Maaf kepada Penonton Gandrung Sewu

Rabu, 21 Oktober 2026 - 15:09 WIB

Bupati Ipuk Beri Dukungan kepada Penari Gandrung Sewu Korban Kebakaran Kapal

Selasa, 20 Oktober 2026 - 13:32 WIB

Kapolresta dan BNNK Sumenep Gelar Razia Narkotika di Kafe dan Pelabuhan Kalianget

Selasa, 20 Oktober 2026 - 13:27 WIB

Dubes Australia Tertarik Saksikan Blue Fire Kawah Ijen Banyuwangi

Jumat, 16 Oktober 2026 - 13:38 WIB

70 Desa di Sumenep Terdampak Kekeringan, Pemprov Jatim Targetkan Pembangunan Sumur Bor pada 2027

Berita Terbaru