1.320 Kasus TBC di Lumajang, Bupati Indah Serukan Edukasi Kesehatan

Senin, 11 Agustus 2025

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

Bupati Lumajang, Indah Amperawati (Bunda Indah).

Bupati Lumajang, Indah Amperawati (Bunda Indah).

LUMAJANG, detikkota.com – Bupati Lumajang Indah Amperawati menegaskan bahwa edukasi publik merupakan langkah utama dalam memerangi Tuberkulosis (TBC). Hal itu disampaikan saat menghadiri sosialisasi pencegahan TBC dan penerapan Perilaku Hidup Bersih dan Sehat (PHBS) di STIT Miftahul Midad Lumajang, Senin (11/8/2025).

“Kita harus pastikan masyarakat tahu bahwa TBC bisa dicegah dan disembuhkan, asalkan terdeteksi dini dan diobati secara tuntas. Edukasi adalah kunci,” ujar Bunda Indah.

Berdasarkan data Sistem Informasi Tuberkulosis (SITB), sejak Januari hingga Juli 2025 tercatat 1.320 kasus TBC di Lumajang. Dari jumlah tersebut, 108 kasus terjadi pada anak usia 0–14 tahun, sedangkan sekitar 70% menimpa kelompok usia produktif 15–49 tahun.

ADVERTISEMENT

SCROLL TO RESUME CONTENT

Bunda Indah menyebut, rendahnya literasi kesehatan menjadi tantangan terbesar. Masih banyak warga yang belum memahami bahwa TBC adalah penyakit menular yang dapat berakibat fatal jika diabaikan. Ia mengajak pondok pesantren, lembaga pendidikan, tokoh agama, dan organisasi kemasyarakatan untuk aktif menjadi agen edukasi kesehatan.

Pencegahan TBC, menurutnya, dapat dimulai dari langkah sederhana seperti menerapkan etika batuk, menjaga ventilasi ruangan, membersihkan lingkungan, mengonsumsi makanan bergizi, dan menghindari rokok.

Ia menegaskan pemerintah daerah berkomitmen memperluas skrining, meningkatkan deteksi dini, dan memastikan pengobatan TBC berjalan tuntas. “Ini bukan perjuangan sesaat, tetapi gerakan berkelanjutan sampai Lumajang bebas TBC,” pungkasnya.

Berita Terkait

Mobilitas Tinggi, Jalan Dr. Cipto Masuk Zona Prioritas Kebersihan DLH Sumenep
Khofifah Indar Parawansa Salurkan Bansos Rp16 Miliar Lebih di Kabupaten Probolinggo
Khofifah Indar Parawansa Tinjau Banjir di Probolinggo, Mohammad Haris Pastikan Penanganan dan Rekonstruksi Dipercepat
Waspada Cuaca Ekstrem, BMKG Prediksi Hujan Petir di Madura
Patroli Skala Besar Ramadhan, Aparat Gabungan Jaga Kondusifitas Wilayah Sumenep
Kapolres Sumenep Sidak Penjual Kembang Api di Hari Pertama Ramadan 2026
BM Satlantas Polres Purwakarta Gelar Jumat Berbagi, Bagikan Nasi Kotak ke Warga
Penyesuaian Data PBI BPJS di Lumajang Berdampak pada 52.773 Peserta

Berita Terkait

Selasa, 24 Februari 2026 - 14:54 WIB

Mobilitas Tinggi, Jalan Dr. Cipto Masuk Zona Prioritas Kebersihan DLH Sumenep

Senin, 23 Februari 2026 - 16:40 WIB

Khofifah Indar Parawansa Salurkan Bansos Rp16 Miliar Lebih di Kabupaten Probolinggo

Senin, 23 Februari 2026 - 16:38 WIB

Khofifah Indar Parawansa Tinjau Banjir di Probolinggo, Mohammad Haris Pastikan Penanganan dan Rekonstruksi Dipercepat

Senin, 23 Februari 2026 - 10:57 WIB

Waspada Cuaca Ekstrem, BMKG Prediksi Hujan Petir di Madura

Jumat, 20 Februari 2026 - 04:43 WIB

Patroli Skala Besar Ramadhan, Aparat Gabungan Jaga Kondusifitas Wilayah Sumenep

Berita Terbaru

Pj Sekda Sumenep bersama jajaran Dinsos P3A dan peserta saat kegiatan Penguatan Tim Gugus Tugas KLA di Graha Arya Wiraraja, Selasa (24/2/2026).

Pemerintahan

Dinsos P3A Sumenep Perkuat Gugus Tugas untuk Capai KLA 2026

Selasa, 24 Feb 2026 - 21:37 WIB