13 Ribu Anak Tak Sekolah di Sumenep, SERDADU Desak Pemkab Tak Berhenti pada Validasi Data

Jumat, 10 Juli 2026

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

Ilustrasi

Ilustrasi

SUMENEP, detikkota.com – Temuan sekitar 13 ribu Anak Tidak Sekolah (ATS) di Kabupaten Sumenep yang dirilis Pusat Data dan Informasi (Pusdatin) Kementerian Pendidikan Dasar dan Menengah (Kemendikdasmen) menuai sorotan dari kalangan masyarakat sipil. Serikat Pemuda Madura (SERDADU) menilai persoalan tersebut tidak cukup diselesaikan hanya dengan proses validasi data.

Ketua SERDADU Kabupaten Sumenep, Achmad Efendi, mengatakan besarnya jumlah ATS harus menjadi alarm bagi Pemerintah Kabupaten (Pemkab) Sumenep untuk segera melakukan evaluasi menyeluruh terhadap kebijakan pendidikan, khususnya terkait akses dan keberlanjutan pendidikan bagi anak usia sekolah.

“Kalaupun nanti setelah divalidasi angkanya berkurang, tetap saja persoalan ini harus menjadi perhatian serius. Jangan sampai validasi data justru mengaburkan substansi masalah, yaitu masih adanya anak-anak yang kehilangan akses pendidikan,” ujar Fendi, Jumat (10/7/2026).

ADVERTISEMENT

SCROLL TO RESUME CONTENT

Menurutnya, pemerintah tidak boleh hanya fokus pada perbedaan data antara Kemendikdasmen, Dapodik, maupun Disdukcapil. Yang lebih penting adalah memastikan setiap anak usia sekolah benar-benar mendapatkan layanan pendidikan.

Ia menilai banyak faktor yang berpotensi menyebabkan anak putus sekolah, mulai dari kondisi ekonomi keluarga, perkawinan usia dini, hingga keterbatasan akses pendidikan di wilayah kepulauan.

“Sumenep memiliki karakteristik wilayah yang cukup kompleks. Karena itu, pemerintah harus mampu memetakan penyebab utama anak tidak sekolah agar solusi yang diambil tepat sasaran,” katanya.

SERDADU juga mendorong Pemkab Sumenep membentuk tim lintas organisasi perangkat daerah (OPD) yang melibatkan Disdik, Disdukcapil, Dinas Sosial, pemerintah kecamatan, pemerintah desa, hingga tokoh masyarakat untuk melakukan pendataan sekaligus pendampingan terhadap anak-anak yang belum mengenyam pendidikan.

Selain itu, Fendi meminta hasil validasi data nantinya disampaikan secara terbuka kepada publik sebagai bentuk transparansi dan akuntabilitas pemerintah.

“Publik perlu mengetahui berapa jumlah ATS yang sebenarnya, apa penyebabnya, dan langkah konkret yang akan dilakukan pemerintah. Jangan sampai persoalan ini hanya selesai di meja administrasi tanpa ada kebijakan nyata untuk mengembalikan anak-anak ke bangku sekolah,” tegasnya.

Sebelumnya, Dinas Pendidikan Kabupaten Sumenep menyatakan akan memvalidasi data 13 ribu ATS yang dirilis Kemendikdasmen dengan melibatkan Disdukcapil, pemerintah kecamatan, dan pemerintah desa. Disdik menyebut sebagian data diduga merupakan lulusan pendidikan kesetaraan maupun anak yang telah berpindah domisili bersama orang tuanya sehingga masih memerlukan proses verifikasi.

Penulis : M

Editor : Red

Berita Terkait

665 Pelajar Ikuti Festival Anak Sholeh 2026 di Banyuwangi
Pengurus OSIS SMKN 1 Kalianget Periode 2026–2027 Resmi Dilantik
Pilah Sampah Sejak Dini, Gas Mass Gending Siapkan Program Berlanjut hingga 2027
Sidak SMPN 47, Eri Cahyadi Soroti Kamar Mandi Rusak dan Minta Anggaran Dioptimalkan
Keren! Siswa SMKN 1 Kalianget Pamer Karya dan Kuliner Tradisional, KTS 2026 Berlangsung Meriah
SPMB Angkatan Ketiga SMA KTB Dibuka, 180 Siswa Disiapkan Beasiswa Penuh
PMR WIRA SMKN 1 Kalianget Peringati HUT PMI ke-81 dengan Aksi Kemanusiaan
Bukan Sekadar Bisa Praktik, SMKN 1 Kalianget Genjot Budaya Kerja Industri

Berita Terkait

Senin, 19 Oktober 2026 - 12:06 WIB

665 Pelajar Ikuti Festival Anak Sholeh 2026 di Banyuwangi

Selasa, 6 Oktober 2026 - 06:24 WIB

Pengurus OSIS SMKN 1 Kalianget Periode 2026–2027 Resmi Dilantik

Sabtu, 3 Oktober 2026 - 14:20 WIB

Pilah Sampah Sejak Dini, Gas Mass Gending Siapkan Program Berlanjut hingga 2027

Jumat, 2 Oktober 2026 - 15:17 WIB

Sidak SMPN 47, Eri Cahyadi Soroti Kamar Mandi Rusak dan Minta Anggaran Dioptimalkan

Kamis, 1 Oktober 2026 - 15:45 WIB

Keren! Siswa SMKN 1 Kalianget Pamer Karya dan Kuliner Tradisional, KTS 2026 Berlangsung Meriah

Berita Terbaru

Bupati Sumenep Achmad Fauzi Wongsojudo.

Pemerintahan

Bupati Sumenep Instruksikan ASN Baca Surat Al-Waqi’ah 111.111 Kali

Selasa, 20 Okt 2026 - 13:37 WIB