Kasus Perceraian di Sidoarjo Meningkat, Sejumlah Istri Gugat Cerai Suaminya

Jumat, 17 September 2021

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

SIDOARJO, detikkota.com – Mulai awal tahun 2021 hingga September 2021 jumlah perkara yang masuk ke Pengadilan Agama Kabupaten Sidoarjo sebanyak 4.164 perkara.

Dari jumlah perkara tersebut 85% didominasi perkara perceraian, disusul kemudian masalah warisan, ekonomi syariah & dispensasi nikah.

Perlu diketahui pada Pengadilan Agama Kabupaten Sidoarjo tiap bulan ada 330 – 350 perkara perceraian yang masuk.

ADVERTISEMENT

SCROLL TO RESUME CONTENT

Akramudin – Humas Pengadilan Agama Kabupaten Sidoarjo pada Suara Sidoarjo, Kamis siang (16/9/2021) mengatakan, untuk pengajuan perceraian, tertinggi diajukan oleh pihak isteri dan faktor ekonomi menjadi alasan utamanya.

Dimasa pandemi ini banyak orang yang di PHK, usaha melesu sehingga faktor ekonomi menjadi penyebab utama pihak isteri mengajukan gugatan cerai pada suaminya,” jelasnya.

Ditambahkannya, selain faktor ekonomi, KDRT (Kekerasan Dalam Rumah Tangga), adanya perselingkuhan serta pasangan yang terlibat narkoba menjadi alasan lain yang diajukan untuk mengajukan gugatan cerai.

Dari data yang dimiliki Pengadilan Agama Kabupaten Sidoarjo rata-rata usia pasangan ini antara 20 – 40 tahun.

Kalau tahun kemarin (2020) perkara yang masuk ada 5.700 perkara tidak menutup kemungkinan di akhir tahun nanti (2021) angkanya kurang lebih sama,” katanya.

Akramudin berharap, kalau ada permasalahan misalnya harta warisan atau persoalan rumah tangga agar betul-betul dicari solusinya terlebih dahulu, jika perlu melibatkan pihak lain sebelum melangkah ke Pengadilan Agama. (Redho)

Berita Terkait

SMA NU Sumenep Gelar Tahsinul Qira’ah Metode Tartila bil Qolam dalam Program Pondok Ramadan
Stok BBM dan LPG di Lumajang Dipastikan Aman, Warga Diimbau Tidak Panic Buying
Wakapolres Sumenep Cek Senpi Anggota untuk Tingkatkan Pengawasan dan Disiplin
Menko Pangan Tanggapi Keluhan Petani Garam, Pemerintah Siapkan Stabilitas Harga
Polres Sumenep Umumkan Pencarian Orang Hilang, Yadan Nabila Dilaporkan Tak Diketahui Keberadaannya
Menko Pangan Zulkifli Hasan Tinjau Produksi Garam di Sampang, Dorong Indonesia Bebas Impor
Bupati Pasuruan dan Kapolda Jatim Ikuti Penanaman Jagung Serentak Dukung Swasembada Pangan
Angin Kencang Berpotensi Picu Gelombang Tinggi, BMKG Sumenep Keluarkan Peringatan Dini

Berita Terkait

Selasa, 10 Maret 2026 - 09:47 WIB

SMA NU Sumenep Gelar Tahsinul Qira’ah Metode Tartila bil Qolam dalam Program Pondok Ramadan

Senin, 9 Maret 2026 - 16:41 WIB

Stok BBM dan LPG di Lumajang Dipastikan Aman, Warga Diimbau Tidak Panic Buying

Senin, 9 Maret 2026 - 10:03 WIB

Wakapolres Sumenep Cek Senpi Anggota untuk Tingkatkan Pengawasan dan Disiplin

Minggu, 8 Maret 2026 - 22:40 WIB

Menko Pangan Tanggapi Keluhan Petani Garam, Pemerintah Siapkan Stabilitas Harga

Minggu, 8 Maret 2026 - 15:37 WIB

Polres Sumenep Umumkan Pencarian Orang Hilang, Yadan Nabila Dilaporkan Tak Diketahui Keberadaannya

Berita Terbaru