Kurangi Over Kapasitas, 21 WBP Lapas Banyuwangi Dipindahkan

Jumat, 24 September 2021

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

BANYUWANGI, detikkota.com – Lapas Banyuwangi kembali melakukan pemindahan Warga Binaan Pemasyarakatan (WBP) yang sudah diputus oleh Pengadilan Negeri Kabupaten Banyuwangi, Kamis (23/9/2021) malam. Sebanyak 21 orang WBP dipindahkan ke Lapas Narkotika Kelas IIA Pamekasan.

Proses pengeluaran WBP diawasi langsung oleh Kalapas Banyuwangi Wahyu Indarto didampingi oleh Ka.KPLP, Kasi Admin Kamtib dan Kasubsi Keamanan.

Untuk mencegah terjadinya gangguan keamanan dan ketertiban (kamtib) saat proses pemindahan, sebanyak 6 orang petugas Lapas Banyuwangi yang dikoordinatori oleh Kasubsi Portatib melakukan pengawalan ketat dengan dibantu oleh 7 orang anggota kepolisian Polresta Banyuwangi dengan Koordinator Kabagops Polresta Banyuwangi.

ADVERTISEMENT

SCROLL TO RESUME CONTENT

Dikarenakan masih dalam masa pandemi Covid-19, untuk memastikan seluruh WBP yang dipindahkan berada dalam kondisi sehat, seluruh WBP yang dipindahkan terlebih dahulu dilakukan tes SWAB Antigen, “Alhamdulillah berdasarkan hasil tes, seluruh WBP tersebut dinyatakan negatif Covid-19” ujar Wahyu.

Wahyu menjelaskan pemindahan 21 WBP tersebut bertujuan untuk mengurangi over kapasitas di Lapas Banyuwangi sehingga bisa mengurangi kemungkinan terjadinya gangguan kamtib di Lapas Banyuwangi.

“Saat ini Lapas Banyuwangi dihuni oleh 862 orang WBP, sedangkan kapasitas seharusnya hanya dihuni 260 orang, tentunya Lapas Banyuwangi sudah mengalami over kapasitas sekitar 300% lebih” terang Wahyu.

Terkait dengan tujuan pemindahan, lanjut Wahyu, Lapas Khusus Narkotika Pamekasan untuk kapasitas penghuninya masih terkontrol dan belum mengalami over kapasitas 200%, selain itu yang dipindahkan adalah WBP berperkara Narkotika dengan harapan dapat mendapatkan program rehabilitasi sosial “Sehingga kami putuskan untuk melakukan pemindahan ke Lapas Khusus Narkotika Pamekasan, karena untuk Lapas dan Rutan di Jawa Timur rata-rata sudah mengalami over kapasitas” imbuh Wahyu.

“Semoga nanti di Lapas Khusus Narkotika Pamekasan mereka tetap bisa mengikuti pembinaan dengan baik agar mereka dapat menjadi orang yang lebih baik lagi” pungkas Wahyu. (Humas Lapas Banyuwangi/ari)

Berita Terkait

Temui Presiden FIFA, Prabowo Dorong Sepak Bola Jadi Instrumen Bangun Karakter Bangsa
Presiden Prabowo Minta Komunikasi Pemerintah Sederhana, Terbuka, dan Dialogis
BGN Buka Jalan Mitra MBG Ganti Yayasan yang Cuma Minta Setoran
Polri Mutasi 88 Pati dan Pamen, 19 Kapolda Berganti
Program Gentengisasi Merah Putih Direalisasikan, 500 Ribu Genteng dari Plered Dikirim Menggunakan 125 Truk
Pesan Listyo Sigit untuk Kapolri Suyudi: Jaga Amanah dan Utamakan Pelayanan Masyarakat
Nakhoda KM Virgo Transport 8 Jadi Tersangka, Ditpolair Korpolairud Lakukan Penahanan
Satpol PP Surabaya Segel Toko Mihol di Wonokromo, 10 Botol Diamankan

Berita Terkait

Senin, 5 Oktober 2026 - 17:04 WIB

Temui Presiden FIFA, Prabowo Dorong Sepak Bola Jadi Instrumen Bangun Karakter Bangsa

Senin, 5 Oktober 2026 - 10:30 WIB

Presiden Prabowo Minta Komunikasi Pemerintah Sederhana, Terbuka, dan Dialogis

Minggu, 4 Oktober 2026 - 13:53 WIB

BGN Buka Jalan Mitra MBG Ganti Yayasan yang Cuma Minta Setoran

Sabtu, 3 Oktober 2026 - 14:14 WIB

Polri Mutasi 88 Pati dan Pamen, 19 Kapolda Berganti

Jumat, 2 Oktober 2026 - 15:25 WIB

Program Gentengisasi Merah Putih Direalisasikan, 500 Ribu Genteng dari Plered Dikirim Menggunakan 125 Truk

Berita Terbaru