Program Gentengisasi Merah Putih Direalisasikan, 500 Ribu Genteng dari Plered Dikirim Menggunakan 125 Truk

Jumat, 2 Oktober 2026

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

Kegiatan penyerahan dan pelepasan pengiriman genteng dipusatkan di Pasar Citeko, Kecamatan Plered, Kabupaten Purwakarta.

Kegiatan penyerahan dan pelepasan pengiriman genteng dipusatkan di Pasar Citeko, Kecamatan Plered, Kabupaten Purwakarta.

PURWAKARTA, detikkota.com – Program Gentengisasi yang merupakan bagian dari arahan Presiden Republik Indonesia Prabowo Subianto mulai direalisasikan. Sebanyak 500.000 keping genteng produksi para pengrajin lokal Plered, Kabupaten Purwakarta, dikirim menggunakan 125 unit truk pada Jumat (2/10/2026).

Kegiatan penyerahan dan pelepasan pengiriman genteng tersebut dipusatkan di Pasar Citeko, Kecamatan Plered, Kabupaten Purwakarta, dan dihadiri sejumlah pejabat pemerintah pusat, Pemerintah Provinsi Jawa Barat, Pemerintah Kabupaten Purwakarta, Pemerintah Kabupaten Majalengka serta unsur Forkopimda.

Menteri Perumahan dan Kawasan Permukiman (PKP) Maruarar Sirait hadir dalam kegiatan tersebut dan memberikan sambutan terkait pelaksanaan program Gentengisasi. Kedatangan Menteri PKP tercatat sekitar pukul 14.04 WIB.

ADVERTISEMENT

SCROLL TO RESUME CONTENT

Program ini menjadi salah satu langkah pemerintah dalam mendorong penyediaan hunian yang lebih layak bagi masyarakat sekaligus menghidupkan kembali aktivitas ekonomi para pengrajin genteng lokal.

Sebelumnya, Kementerian PKP menyampaikan bahwa tahap awal di Plered melibatkan 14 pengrajin, dengan empat pengrajin telah memiliki sertifikat SNI dan 10 lainnya telah lolos uji keandalan. Pemerintah juga terus melakukan pembinaan agar kualitas dan kapasitas produksi pengrajin dapat memenuhi kebutuhan program perumahan.

Dalam sambutannya, Menteri PKP Maruarar Sirait menyampaikan bahwa program tersebut tidak hanya berbicara mengenai pemenuhan kebutuhan material bangunan, tetapi juga pemberdayaan UMKM dan penguatan ekonomi masyarakat.

Menurut Maruarar, peningkatan kualitas produksi menjadi bagian penting agar para pengrajin lokal dapat ikut mengambil manfaat dari program perumahan pemerintah.

Program Gentengisasi tersebut juga mendapat dukungan Menteri Dalam Negeri Muhammad Tito Karnavian. Dalam keterangan sebelumnya, Tito menyebut program gentengisasi merupakan bagian dari tindak lanjut arahan Presiden Prabowo Subianto untuk mendorong penggunaan genteng sekaligus menghidupkan kembali sentra produksi genteng di daerah.

Kegiatan di Pasar Citeko tersebut turut dihadiri jajaran pemerintah dan unsur terkait, di antaranya Menteri PKP, Menteri Dalam Negeri, Ketua BPKP RI, Kepala BPS Pusat, Gubernur Jawa Barat atau yang mewakili, Bupati Purwakarta, Bupati Majalengka, Forkopimda Purwakarta, Kapolres Purwakarta, Danramil Purwakarta, jajaran BPS Purwakarta, Asisten Daerah, staf ahli, kepala OPD, para camat se-Kabupaten Purwakarta, kepala desa dari Kecamatan Plered dan Kecamatan Tegalwaru, serta para Ketua BPD dari kedua kecamatan tersebut.

Selain unsur pemerintahan, kegiatan juga diikuti oleh masyarakat dan para pihak yang terlibat dalam proses pengiriman genteng.

Tercatat sebanyak 125 sopir truk, 125 kernet, 50 panitia, 50 masyarakat serta sekitar 50 awak media turut hadir dalam kegiatan tersebut. Secara keseluruhan, jumlah peserta yang hadir diperkirakan mencapai sekitar 400 orang.

Plered selama ini dikenal sebagai salah satu sentra produksi genteng di Kabupaten Purwakarta. Dengan adanya Program Gentengisasi, para pengrajin lokal mendapatkan peluang untuk meningkatkan produksi sekaligus memperluas pasar.

Kementerian PKP sebelumnya menyatakan bahwa pemerintah ingin menghubungkan kebutuhan material untuk program perumahan dengan kapasitas produksi pengrajin di daerah. Untuk tahap berikutnya, penguatan sentra produksi juga diarahkan ke Kabupaten Majalengka.

Selain membuka peluang ekonomi bagi UMKM, program tersebut juga diarahkan untuk meningkatkan kualitas hunian masyarakat. Pemerintah mendorong agar genteng yang digunakan memenuhi standar kualitas dan ketahanan bangunan.

Setelah rangkaian kegiatan penyerahan dan pelepasan pengiriman genteng selesai, acara kemudian ditutup dengan ngaliwet dan makan bersama.

Suasana kebersamaan terlihat dalam kegiatan tersebut. Para tamu undangan, panitia, masyarakat, sopir, kernet dan awak media menikmati hidangan yang telah disediakan oleh panitia.

Program Gentengisasi Merah Putih ini sekaligus menjadi momentum bagi Kabupaten Purwakarta, khususnya Plered, untuk menunjukkan bahwa produk lokal para pengrajin dapat menjadi bagian dari program perumahan nasional.

Dengan dikirimnya 500.000 keping genteng menggunakan 125 truk, Plered menjadi salah satu sentra awal yang berperan dalam pelaksanaan program Gentengisasi di Jawa Barat.

Penulis : Nal

Editor : Red

Berita Terkait

R. Mochamad Daud Rizky F Dipercaya Pimpin Aryaniaga 74, Dorong Kolaborasi Bisnis dan Penguatan Ekonomi Alumni P2NK 74
Video Cekcok Viral, Pasien Meninggal: Roni Tagih Klarifikasi Manajemen BHC Sumenep
CLC Singapura Tertarik Pelajari Pengelolaan Air, Sampah, dan RTH Surabaya
APBD Sumenep 2027 Diproyeksikan Defisit Rp96 Miliar, DPRD Bahas Nota Keuangan
Ekonomi Jatim Tumbuh 5,84 Persen, Khofifah Perkuat Peran Gerbang Baru Nusantara
Polres Mojokerto Sediakan Shelter Gratis untuk Ojol, Kurir hingga Taksi Online
Bupati Sumenep Dorong Penguatan Spiritual ASN Lewat Gerakan Baca 111.111 Kali Surah Al-Waqi’ah
Lantik 129 Kepala Sekolah, Wabup Sumenep Tekankan Mutu Pendidikan dan Penguasaan Teknologi

Berita Terkait

Jumat, 16 Oktober 2026 - 09:45 WIB

R. Mochamad Daud Rizky F Dipercaya Pimpin Aryaniaga 74, Dorong Kolaborasi Bisnis dan Penguatan Ekonomi Alumni P2NK 74

Kamis, 15 Oktober 2026 - 13:05 WIB

Video Cekcok Viral, Pasien Meninggal: Roni Tagih Klarifikasi Manajemen BHC Sumenep

Rabu, 14 Oktober 2026 - 12:38 WIB

CLC Singapura Tertarik Pelajari Pengelolaan Air, Sampah, dan RTH Surabaya

Selasa, 13 Oktober 2026 - 16:46 WIB

APBD Sumenep 2027 Diproyeksikan Defisit Rp96 Miliar, DPRD Bahas Nota Keuangan

Senin, 12 Oktober 2026 - 12:10 WIB

Ekonomi Jatim Tumbuh 5,84 Persen, Khofifah Perkuat Peran Gerbang Baru Nusantara

Berita Terbaru