Bang Tomi Dan Warga Setembel Gelar Tasyakuran Jembatan Kembar Datuk Soma

Kamis, 21 Oktober 2021

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

BANYUWANGI, detikkota.com – warga Dusun Stembel, Desa Gambiran. Kabupaten Banyuwangi, gelar tasyakuran bersama atas jadinya infrastruktur jembatan kembar Datuk Soma penghubung Desa Gambiran dan Desa Dasri kecamatan Tegalsari.

Selain warga Gambiran, tasyakuran di hadiri oleh kepala desa Dasri serta sekdes desa Gambiran dan juga tokoh masyarakat kedua desa yang berbeda kecamatan tersebut. Kamis(21/10/2021)

Dalam kesempatan tersebut kepala Desa Dasri juandi menyampaikan, terima kasih kepada seluruh peran serta warga Gambiran dan Dasri atas terwujudnya jembatan serta pembebasan lahan yang kini telah terangkai sebuah infrastruktur jembatan, sehingga nantinya proses perekonomian dapat berjalan dengan aman,” kata Kades

ADVERTISEMENT

SCROLL TO RESUME CONTENT

Hal senada di sampaikan Binnar Cahya Putra Sekertaris Desa(Sekdes) Gambiran, gerakan perubahan memang di wilayah terpencil dengan keluasan wilayah desa Gambiran sangat positif, jembtan kembar Datuk Soma ini sudah mencapai 75% sehingga kedepannya pihak Pemdes akan mencari sumber anggaran Agar jembatan ini selesai 100%,” ujarnya

” Yang jelas kami bangga atas keulettan warga masyarakat wilayah sumbermulyo dan sumbergayam yang telah terbentuk dalam unsur kepanitian pelaksanaan jembtan, terus maju untuk perubahan dan jangan pernah lelah untuk membangun demi perbaikan ekonomi yang lebih maju.” Jelasnya

Tumiran Tokoh Ispirasi Jembatan Kembar Datuk Soman dan sekaligus satu di antara 9 Balon Kades Gambiran merasa kecewa atas ketidakhadiran 2 camat yang menurutnya telah di undang dalam acara tasyakuran ini.

“Saya sebenarnya agak kecewa dengan tidak hadirnya camat Gambiran dan camat Tegalsari yang merupakan tokoh di antara dua wilayah ini, hanya saja barangkali memang ada pekerjaan yang tidak dapat ditinggalkan oleh beliau beliaunya,”papar Tumiran

Tumiran juga menambhakan, capaian yang telah di dpat ini berkas kekompakan masyarakat kedua belah pihak, memang butuh kesabaran karna semua bersumber dari peran serta masyarakat secara swadaya, tanpa ada campur tangan pemerintah setempat.”pungkasnya ( her)

Berita Terkait

BMKG Peringatkan Hujan dan Angin Kencang 8-10 September, Sejumlah Wilayah Wajib Waspada
Pemerintah Perkuat Kesiapan Hadapi El Nino, Dampak Erupsi Gunung Api Dipantau
Razia Miras di Cafe Lotus, Satresnarkoba Polresta Sumenep Amankan 48 Botol Minuman Beralkohol
Anak Krakatau Masih Aktif, Erupsi Susulan Mengintai: Radius 3 Kilometer Terlarang
Mahasiswa Jepang dan Malaysia Belajar Membatik di Kraksaan
Salat Subuh Berjamaah di Masjid Agung, Anak-anak Dapat Uang Saku dari Wali Kota
Indonesia-Rusia Perkuat Kerja Sama, Pupuk Indonesia Jajaki Investasi Pabrik Urea di Vladivostok
Kemeriahan Madura Night Vaganza 2026: Bappeda Sabet Juara Stand OPD Terbaik!

Berita Terkait

Selasa, 8 September 2026 - 10:32 WIB

BMKG Peringatkan Hujan dan Angin Kencang 8-10 September, Sejumlah Wilayah Wajib Waspada

Selasa, 8 September 2026 - 07:57 WIB

Pemerintah Perkuat Kesiapan Hadapi El Nino, Dampak Erupsi Gunung Api Dipantau

Senin, 7 September 2026 - 17:54 WIB

Razia Miras di Cafe Lotus, Satresnarkoba Polresta Sumenep Amankan 48 Botol Minuman Beralkohol

Minggu, 6 September 2026 - 11:36 WIB

Mahasiswa Jepang dan Malaysia Belajar Membatik di Kraksaan

Minggu, 6 September 2026 - 11:26 WIB

Salat Subuh Berjamaah di Masjid Agung, Anak-anak Dapat Uang Saku dari Wali Kota

Berita Terbaru