Lembaga Konservasi Sosialisasikan Cara Tepat Mengolah Pupuk Organik

Sabtu, 1 Januari 2022

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

BANYUWANGI, detikkota.com – Lembaga Konservasi Lingkungan Hidup (LKLH) Kabupaten Banyuwangi Sosialisasikan pembuatan pupuk organik pada Kelompok Tani (Poktan) Candi Lestari, Jum’at (31/12).

Sosialisasi tersebut merupakan salahsatu betuk kegiatan dalam memberikan edukasi dan pelatihan kesejumlah pengurus dan anggota poktan dalam mengolah kotoran ternak menjadi pupuk yang berkualitas

Diungkapkan Ketua Poktan Candi Lestari saat ditemui dilokasi pengolahan mengatakan, kegiatan ini berharap semua pengurus dan anggota poktan untuk bisa lebih mandiri dalam memanfaatkan kotoran ternak untuk dijadikan sebagai bahan baku dasar yang diolah secara vermentasi hingga menjadi pupuk organik.

ADVERTISEMENT

SCROLL TO RESUME CONTENT

” dengan mengolah pupuk organik sendiri setidaknya bisa meminimalisir biaya operasional. Selain itu, untuk bahan baku yang ada diwilayah kami sangatlah mudah didapat,” Ujarnya.

Disisi lain, pembuatan pupuk yang diolah secara tepat akan berdampak positif bagi semua jenis tanaman.

” pupuknya selain dibuat penanaman dikebun sendiri, nantinya sebagian lagi bisa di komersilkan,” Terang nya.

Begitupula disampaikan Ketua Lembaga Konservasi, Edhi Prasetyo SH mengatakan, sosialisasi bersama anggota poktan ini tidak hanya sebagai edukasi saja. Melainkan akan terus berkelanjutan dan bersinergi dalam program penghijauan bersama konservasi.(Team)

Berita Terkait

Polres Sumenep dan UPT PPD Perluas Layanan Pajak hingga Pulau Raas
Ratusan Casis Polri 2026 di Polres Sumenep Lolos Rikmin Awal
BMKG Ungkap Ciri Pancaroba, Waspadai Hujan Lebat dan Awan Cumulonimbus
Polres Sumenep Tegaskan Seleksi Polri 2026 Harus Bersih dan Transparan
Darurat BBM di Kepulauan Sumenep, Harga Melonjak hingga Rp30 Ribu dan Stok Nihil, Sekolah Lumpuh Nelayan Tak Melaut
Arus Balik Tol Trans Jawa Kondusif, 2,9 Juta Kendaraan Masuk Jakarta
Puncak Arus Balik Lebaran, Pelabuhan Ketapang Dipadati Kendaraan
Kepala BNPB Tinjau Banjir Pasuruan, Soroti Penanganan Jangka Pendek hingga Panjang

Berita Terkait

Jumat, 10 April 2026 - 12:22 WIB

Polres Sumenep dan UPT PPD Perluas Layanan Pajak hingga Pulau Raas

Selasa, 7 April 2026 - 11:03 WIB

Ratusan Casis Polri 2026 di Polres Sumenep Lolos Rikmin Awal

Kamis, 2 April 2026 - 12:29 WIB

BMKG Ungkap Ciri Pancaroba, Waspadai Hujan Lebat dan Awan Cumulonimbus

Selasa, 31 Maret 2026 - 22:40 WIB

Polres Sumenep Tegaskan Seleksi Polri 2026 Harus Bersih dan Transparan

Selasa, 31 Maret 2026 - 22:26 WIB

Darurat BBM di Kepulauan Sumenep, Harga Melonjak hingga Rp30 Ribu dan Stok Nihil, Sekolah Lumpuh Nelayan Tak Melaut

Berita Terbaru