KPK Periksa 16 Saksi Kasus Dana Hibah Pokmas Jatim di Sumenep, Pengusaha MBG Ikut Dipanggil

Rabu, 20 Mei 2026

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

SUMENEP, detikkota.com – Komisi Pemberantasan Korupsi (KPK) kembali melakukan pemeriksaan terkait dugaan korupsi dana hibah kelompok masyarakat (Pokmas) Jawa Timur di Kabupaten Sumenep, Madura, Jawa Timur, Rabu (20/05/2026).

Pemeriksaan yang berlangsung di Aula Polres Sumenep itu menyita perhatian publik. Penyidik antirasuah dikabarkan memanggil sedikitnya 16 orang saksi dari berbagai unsur untuk dimintai keterangan dalam pengembangan kasus tersebut.

Dari total saksi yang dipanggil, 10 orang diketahui merupakan ketua DTI Pokmas. Sementara enam lainnya berasal dari unsur swasta, guru, hingga aparatur sipil negara (ASN).

ADVERTISEMENT

SCROLL TO RESUME CONTENT

Salah satu nama yang turut terlihat memenuhi panggilan penyidik ialah seorang pengusaha lokal berinisial NH. Ia diketahui merupakan pemilik sejumlah dapur program Makan Bergizi Gratis (MBG) di Kabupaten Sumenep.

Kehadiran NH di lokasi pemeriksaan langsung memunculkan berbagai spekulasi di tengah masyarakat, mengingat kasus dugaan korupsi dana hibah Pokmas Jatim terus berkembang dan menyeret sejumlah pihak di berbagai daerah.

Meski demikian, belum diketahui secara pasti materi pemeriksaan terhadap para saksi tersebut. KPK juga belum memberikan keterangan resmi terkait detail perkara maupun status pihak-pihak yang diperiksa di Sumenep.

Kasi Humas Polres Sumenep, Kompol Widiarti, membenarkan adanya kegiatan pemeriksaan KPK di Mapolres Sumenep. Namun pihak kepolisian hanya memfasilitasi tempat pelaksanaan pemeriksaan.

“Jadi Polres Sumenep terkait kegiatan KPK di Sumenep ini, dari Polres Sumenep hanya menyediakan tempat saja. Kalau mau konfirmasi silakan langsung ke KPK,” ujar Kompol Widiarti, mengutip diluarTV.

Kasus dugaan korupsi dana hibah Pokmas Jawa Timur sendiri sebelumnya menjadi perhatian nasional setelah KPK melakukan serangkaian operasi dan pemeriksaan di sejumlah daerah di Jawa Timur.

Pemeriksaan di Sumenep diduga merupakan bagian dari pendalaman aliran dana hibah dan keterlibatan sejumlah pihak dalam pengelolaan bantuan kelompok masyarakat tersebut.

Penulis : M

Editor : Id

Berita Terkait

KNPI Sumenep Ikuti Upacara Hari Lahir Pancasila 2026, Tegaskan Komitmen Perkuat Nasionalisme Pemuda
KNPI Sumenep: Pemuda Harus Jadi Motor Kemajuan Berlandaskan Pancasila
BMKG Prediksi Cuaca Jawa Timur Dominan Cerah Berawan Hari Ini
Rutan Sumenep Sembelih Lima Kambing Kurban pada Idul Adha 1447 H
Pemkab Sumenep Buka Seleksi Komisaris Utama PT BPRS Bhakti Sumekar
Kapolres Sumenep Hadiri Tausiyah Tasyakuran dan Silaturahmi Bersama Syeh KH. Muhammad Husein Qadavi di Rubaru
Wabup Sumenep Pantau Tes CAT Rekrutmen BLUD RSUD, Pastikan Seleksi Transparan dan Bebas Intervensi
Jadwal Puasa Sunah Zulhijah 1447 H Resmi Ditetapkan, Idul Adha Jatuh pada 27 Mei 2026

Berita Terkait

Selasa, 2 Juni 2026 - 10:59 WIB

KNPI Sumenep Ikuti Upacara Hari Lahir Pancasila 2026, Tegaskan Komitmen Perkuat Nasionalisme Pemuda

Senin, 1 Juni 2026 - 11:28 WIB

KNPI Sumenep: Pemuda Harus Jadi Motor Kemajuan Berlandaskan Pancasila

Jumat, 29 Mei 2026 - 09:29 WIB

BMKG Prediksi Cuaca Jawa Timur Dominan Cerah Berawan Hari Ini

Rabu, 27 Mei 2026 - 11:26 WIB

Rutan Sumenep Sembelih Lima Kambing Kurban pada Idul Adha 1447 H

Rabu, 27 Mei 2026 - 11:15 WIB

Pemkab Sumenep Buka Seleksi Komisaris Utama PT BPRS Bhakti Sumekar

Berita Terbaru