Ketiga Bocah Terlantar Di pulau Merah Di Kembalikan Pihak Polresta Banyuwangi Kepada Keluarga

Senin, 23 Mei 2022

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

BANYUWANGI, detikkota.com – viralnya pemberitaan di beberapa media tentang tiga anak yang masih di bawah umur di wisata Pulau Merah Desa Sumberagung, Kecamatan Pesanggaran, mendapat reaksi cepat dari pihak Polsek Pesanggaran.

Di ketahui ke tiga anak tersebut mengaku di ajak oleh orang yang tidak di kenalnya ketika sedang asyik bermain di depan rumah. Hingga berada di wilayah wisata pulau merah.

Kapolresta Banyuwangi AKBP Deddy Foury Millewa melalui Kapolsek Pesanggaran AKP Basori Alwi mengatakan, petugas piket SPKT Polsek Pesanggaran Aipda Edy Riyanto dan Bhabinkamtibmas Sumberagung Bripka Danu Ardi telah menerima laporan dan penyerahan dari anggota Pokmas Pulau Merah.

ADVERTISEMENT

SCROLL TO RESUME CONTENT

“Tiga anak dibawah umur tanpa di dampingi orang tua tertinggal di Wisata Pulau Merah,”ujar Kapolsek Pesanggaran.

AKP Basori Alwi menjelaskan, Minggu 22 mei 2022 sekitar jam 16.30 WIB, Ali selaku Pokmas Wisata Pulau Merah sedang berjaga di pintu masuk menemukan tiga anak – anak masih bawah umur.

Tiga anak tersebut antara lain MHH (9), RNA (11), dan JER (11), asal Desa Sambimulyo, Kecamatan Bangorejo. Menurut Ali, ketiga anak tersebut mengaku telah dibawa orang tak dikenal ketika sedang bermain di rumahnya.

“Mereka diajak jalan-jalan dan selanjutnya ditinggal di Pulau Merah,” ungkap AKP Basori Alwi.

Kemudian pada pukul 17.00 WIB, ketiga anak tersebut oleh Ali diserahkan ke Polsek Pesanggaran yang selanjutnya berkoordinasi dengan perangkat Desa Sambimulyo, Kecamatan Bangorejo.

“Ketiga anak tersebut selanjutnya dijemput perangkat desa dan orang tuanya,”pungkasnya

Ketiga anak tersebut diserahkan kepada orang tua nya masing-masing dalam keadaan sehat. (HER)

Berita Terkait

Kapolres Sumenep Terima Penghargaan Presiden RI atas Dukungan Swasembada Pangan Nasional
Libur Nataru 2025–2026, Kunjungan Wisatawan ke Banyuwangi Tembus 221 Ribu Orang
Jalan Rusak Parah, Warga Montorna Terpaksa Gotong Royong Pikulkan Orang Sakit ke Puskesmas
Insentif Guru Non ASN Dipersoalkan, Komisi IV DPRD Sumenep Buka Ruang Aduan
Awal Tahun 2026, Wabup Lumajang Tinjau Destinasi Wisata Bersama Forkopimda
Disdik Tegaskan Tak Ada Potongan Dana Insentif Guru Non K2 Non ASN, Tantang Sebut Oknum
Insentif Guru Non K2 di Sumenep Diduga Dipangkas hingga Ratusan Ribu Rupiah
Fiskal Tertekan, AFED Nilai Kebijakan APBD Sumenep Tak Sejalan dengan Visi Kepala Daerah

Berita Terkait

Rabu, 7 Januari 2026 - 15:58 WIB

Kapolres Sumenep Terima Penghargaan Presiden RI atas Dukungan Swasembada Pangan Nasional

Minggu, 4 Januari 2026 - 11:49 WIB

Libur Nataru 2025–2026, Kunjungan Wisatawan ke Banyuwangi Tembus 221 Ribu Orang

Sabtu, 3 Januari 2026 - 07:15 WIB

Jalan Rusak Parah, Warga Montorna Terpaksa Gotong Royong Pikulkan Orang Sakit ke Puskesmas

Jumat, 2 Januari 2026 - 11:11 WIB

Insentif Guru Non ASN Dipersoalkan, Komisi IV DPRD Sumenep Buka Ruang Aduan

Kamis, 1 Januari 2026 - 15:02 WIB

Awal Tahun 2026, Wabup Lumajang Tinjau Destinasi Wisata Bersama Forkopimda

Berita Terbaru