PBNU Minta PKB Jujur soal Dana Rp300 Miliar untuk Nahdliyin di Jatim

Rabu, 25 Mei 2022

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

SURABAYA, detikkota.com – Ketua Pengurus Besar Nahdlatul Ulama (PBNU) Ahmad Fahrur Rozi (Gus Fahrur) meminta kejujuran tentang asal dan muasal dana yang diberikan PKB kepada warga Nahdliyin di Jawa Timur.

“Duitnya itu kan duitnya pemerintah, ya disampaikan dengan jujur. Kalau gini kan jadi tertawaan orang,” ucap Gus Fahrur kepada awak media Rabu (25/5/2022).

Ia menilai, PKB telalu berlebihan mengklaim dana tersebut adalah sumbangan PKB. Karena sesungguhnya merupakan dana APBD Pemprov Jatim, dan dalam proses pembahasan melibatkan semua jajaran fraksi di DPRD jatim.

ADVERTISEMENT

SCROLL TO RESUME CONTENT

“Istilahnya mereka hanya mengawal proposal lah. Ya itu gimmick saja, saya kira harus transparan saja bahwa itu duitnya Pemerintah. Yang diajukan melalui Fraksi PKB, gitukan jelas,” tegas Pengasuh Ponpes An-Nur, Malang itu.

Gus Fahrur menegaskan, selain PKB mayoritas partai lainnya juga ikut campur dalam upaya pencairan dana yang ia namai ‘dana konstituen’ itu. Yang dalam proses realisasinya wajib dikelola oleh warga Jawa Timur.

“Gerindra kan nyari juga, tapi juga nggak dibilang kalau Gerindra nyumbang sekian. Itu kan dana konstituen, jadi sebenarnya mereka itu dari Gubernur dialokasikan atau disebar ke konstituen. Nah, kebetulan konstituennya NU ya diberikan ke NU. Itu kan simbiosis, kantong-kantong suara diberi lah, dan partai apapun pasti ngasih. Saya kira kalau dihitung semua partai juga bisa melakukan itu juga,” jelasnya

“Dari proposal, yang mengeluarkan ya Gubernur, bukan duitnya PKB,” tandasnya.

Sebelumnya, anggota Fraksi Gerindra DPRD Jatim Imam Makruf juga menjadi saksi bahwa dana Rp300 miliar yang diberikan kepada NU di Jatim itu bukan murni uang PKB, melainkan dana APBD Provinsi Jatim. [Redho]

Berita Terkait

BRI Sumenep Tegaskan Komitmen GCG, Siap Ikuti Putusan Pengadilan Terkait Aksi PMII
Aksi PMII UNIJA di BRI Sumenep Diwarnai Pembakaran Ban, Massa Desak Pimpinan Cabang Turun Tangan
PMII UNIJA Demo BRI Sumenep, Soroti Dugaan Penyalahgunaan Jabatan dan Penipuan
Disdik Sumenep Luncurkan Buku Pintar PAUD, Dorong Penerapan Deep Learning
Dinkes P2KB Sumenep Perkuat Imunisasi Kejar Usai Pencabutan Status KLB Campak
Dinas Perhubungan Kabupaten Bangkalan Perkuat Keselamatan Transportasi Berbasis Domisili Korban
Kapolres Sumenep Pimpin Rakor Pengendalian BBM dan Bahan Pokok
Peringatan Hari Kartini 2026, Muslimah Didorong Berkarya Tanpa Tinggalkan Nilai Keislaman

Berita Terkait

Kamis, 23 April 2026 - 12:17 WIB

BRI Sumenep Tegaskan Komitmen GCG, Siap Ikuti Putusan Pengadilan Terkait Aksi PMII

Kamis, 23 April 2026 - 11:06 WIB

PMII UNIJA Demo BRI Sumenep, Soroti Dugaan Penyalahgunaan Jabatan dan Penipuan

Kamis, 23 April 2026 - 09:28 WIB

Disdik Sumenep Luncurkan Buku Pintar PAUD, Dorong Penerapan Deep Learning

Rabu, 22 April 2026 - 10:59 WIB

Dinkes P2KB Sumenep Perkuat Imunisasi Kejar Usai Pencabutan Status KLB Campak

Rabu, 22 April 2026 - 10:41 WIB

Dinas Perhubungan Kabupaten Bangkalan Perkuat Keselamatan Transportasi Berbasis Domisili Korban

Berita Terbaru