Ribuan Guru Dan Kepala Sekolah Ikuti Diklat Optimalisasi belajar.id Disdik Sumenep

Jumat, 22 Juli 2022

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

SUMENEP, detikkota.com – 1500 guru dan kepala sekolah yang ada di Kabupaten Sumenep, Madura, Jawa Timur, ikuti Diklat Optimalisasi Akun Belajar.id yang dilaksanakan melalui via zoom meeting.

Kegiatan yang digelar Dinas Pendidikan (Disdik) Sumenep itu, merupakan layanan pembelajaran yang diluncurkan Kementerian Pendidikan, Kebudayaan, Riset dan Teknologi RI.

Belajar.id merupakan akun elektronik yang bisa digunakan oleh peserta didik, pendidik, dan tenaga kependidikan, sebagai akun untuk mengakses layanan serta aplikasi pembelajaran berbasis elektronik.

ADVERTISEMENT

SCROLL TO RESUME CONTENT

“Akun ini, salah satu upaya untuk memudahkan para peserta didik, pendidik, dan tenaga kependidikan, dalam melaksanakan proses belajar mengajar yang target akhirnya untuk meningkatkan kualitas sumber daya manusia,” kata Bupati Sumenep Achmad Fauzi, di sela-sela pembukaan diklat, di Mandepa Joko Tole Keraton Agung, Kamis (21/07/2022).

Bupati Fauzi menuturkan, para pendidik harus memiliki komitmen dan persepsi yang sama, agar bersama-sama menciptakan sumber daya Manusia (SDM) yang unggul dan profesional dan memberikan perbedaan yang mendasar dalam proses kegiatan belajar mengajar.

“Para pendidik harus mampu meng-upgrade khususnya di bidang digitalisasi tekhnologi, karena transformasi digital menjadi bagian dalam dunia pendidikan di indonesia,” paparnya.

Politisi PDI Perjuangan ini menegaskan bahwa, sebagai tenaga pendidik harus memberikan contoh yang baik, dalam rangka melakukan proses belajar mengajar untuk mencetak generasi yang unggul dan mempunyai daya saing dimana pun mereka berada.

“Sehingga kita harus mempersiapkan mulai dari sekarang untuk generasi kedepannya,” ujarnya.

Pihaknya meminta, penerapan kurikulum merdeka harus disesuaikan dengan kesiapan para pendidik di Kabupaten Sumenep.

“Implementasi kurikulum merdeka ini harus disesuaikan dengan kesiapan masing-masing para pendidik yang ada di Kabupaten Sumenep,” ucapnya.

Sementara, Kepala Dinas Pendidikan Kabupaten Sumenep, Agus Dwi Saputra menyampaikan, akun belajar.id dibuat dalam bentuk akun Google Workspace for Education, dalam satu integrasi yang dapat digunakan bersama termasuk platform Merdeka Mengajar.

“Platform Merdeka Mengajar untuk memudahkan guru mengajar sesuai kemampuan peserta didik, menyediakan pelatihan guna meningkatkan kompetensi, serta berkarya untuk menginspirasi rekan sejawat,” terangnya.

Ia menjelaskan, kurikulum merdeka akan segera diterapkan di Kabupaten Sumenep walaupun ada beberapa satuan pendidikan yang masih belum menerapkan kurikulum merdeka.

“Masih ada satuan pendidikan yang diberikan kebebasan, mereka yang tidak ikut program di sekolah penggerak bisa ikut mandiri belajar, mandiri berubah, dan mandiri berbagi. Jadi yang mandiri belajar masih bisa menggunakan kurikulum yang lama tetapi akan ditambah kurikulum merdeka,” jelas mantan Kepala Disperindag Sumenep.

Pihaknya menambahkan, untuk tahap I Kabupaten Sumenep masuk di sekolah penggerak terbanyak se jawa timur di semua jenjang.

“Alhamdulillah untuk tahap I Kabupaten Sumenep yang ikut di sekolah penggerak berjumlah 53 menjadi terbanyak se Jawa Timur. Dan sekarang totalnya yang ikut di sekolah penggerak ada sekitar 105 mulai guru KB/TK hingga SMA serta pengawas,” tandasnya.

Untuk diketahui, penerapan kurikulum merdeka akan dimulai pada tahun ajaran 2022-2023 dan pelaksanaan Diklat ini dilaksanakan selama tiga hari mulai 21 sampai 23 Juli 2022. (Red)

Berita Terkait

KKKS Kabupaten Probolinggo Salurkan Bantuan Usaha Produktif untuk Keluarga ODGJ
Pejabat Pemkab Banyuwangi Jalani Tes Urine, Tegaskan Komitmen Zero Tolerance Narkoba
Pengurus OSIS SMKN 1 Kalianget Periode 2026–2027 Resmi Dilantik
Pilah Sampah Sejak Dini, Gas Mass Gending Siapkan Program Berlanjut hingga 2027
Program Gentengisasi Merah Putih Direalisasikan, 500 Ribu Genteng dari Plered Dikirim Menggunakan 125 Truk
Sidak SMPN 47, Eri Cahyadi Soroti Kamar Mandi Rusak dan Minta Anggaran Dioptimalkan
Keren! Siswa SMKN 1 Kalianget Pamer Karya dan Kuliner Tradisional, KTS 2026 Berlangsung Meriah
Nakhoda KM Virgo Transport 8 Jadi Tersangka, Ditpolair Korpolairud Lakukan Penahanan

Berita Terkait

Rabu, 7 Oktober 2026 - 11:32 WIB

KKKS Kabupaten Probolinggo Salurkan Bantuan Usaha Produktif untuk Keluarga ODGJ

Selasa, 6 Oktober 2026 - 06:24 WIB

Pengurus OSIS SMKN 1 Kalianget Periode 2026–2027 Resmi Dilantik

Sabtu, 3 Oktober 2026 - 14:20 WIB

Pilah Sampah Sejak Dini, Gas Mass Gending Siapkan Program Berlanjut hingga 2027

Jumat, 2 Oktober 2026 - 15:25 WIB

Program Gentengisasi Merah Putih Direalisasikan, 500 Ribu Genteng dari Plered Dikirim Menggunakan 125 Truk

Jumat, 2 Oktober 2026 - 15:17 WIB

Sidak SMPN 47, Eri Cahyadi Soroti Kamar Mandi Rusak dan Minta Anggaran Dioptimalkan

Berita Terbaru