Kapasitas Fiskal Rendah Jadi Tantangan Utama Penyusunan RKPD Lumajang 2027

Rabu, 7 Januari 2026

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

Bupati Lumajang saat menyampaikan arahan dalam Forum Konsultasi Publik RKPD Kabupaten Lumajang Tahun 2027 di Pendopo Arya Wiraraja, Rabu (7/1/2026).

Bupati Lumajang saat menyampaikan arahan dalam Forum Konsultasi Publik RKPD Kabupaten Lumajang Tahun 2027 di Pendopo Arya Wiraraja, Rabu (7/1/2026).

LUMAJANG, detikkota.com – Pemerintah Kabupaten Lumajang menghadapi sejumlah tantangan strategis dalam menyusun arah pembangunan daerah ke depan. Hal tersebut disampaikan dalam Forum Konsultasi Publik Rencana Kerja Pemerintah Daerah (RKPD) Kabupaten Lumajang Tahun 2027 yang digelar di Pendopo Arya Wiraraja, Rabu (7/1/2026).

Bupati Lumajang menegaskan bahwa kapasitas fiskal daerah yang masih tergolong rendah mengharuskan pemerintah menyusun perencanaan pembangunan secara lebih cermat, efisien, dan tepat sasaran. Setiap program pembangunan harus disusun berdasarkan skala prioritas dan memberikan dampak langsung bagi kesejahteraan masyarakat.

“Kapasitas fiskal kita masih terbatas. Karena itu, seluruh program pembangunan harus benar-benar diprioritaskan dan berdampak nyata bagi masyarakat,” tegas Bupati dalam sambutannya.

ADVERTISEMENT

SCROLL TO RESUME CONTENT

Selain persoalan fiskal, Bupati juga menyoroti pertumbuhan ekonomi daerah. Meski telah memenuhi target, pertumbuhan ekonomi Kabupaten Lumajang tercatat masih menjadi yang terendah di kawasan Sekarkijang atau eks Karesidenan Besuki dan Lumajang. Kondisi tersebut dinilai perlu mendapat perhatian serius melalui kebijakan ekonomi yang lebih progresif dan inklusif.

Untuk mendorong percepatan pertumbuhan ekonomi, Bupati menekankan pentingnya penguatan sektor-sektor unggulan daerah, penciptaan iklim investasi yang kondusif, serta pemberdayaan ekonomi masyarakat guna memperluas lapangan kerja.

Isu strategis lainnya adalah penanganan stunting. Menurut Bupati, stunting tidak hanya berdampak pada kesehatan, tetapi juga menentukan kualitas sumber daya manusia Lumajang di masa depan. Upaya penurunan stunting terus dilakukan melalui pendekatan lintas sektor dengan melibatkan perangkat daerah, tenaga kesehatan, dunia pendidikan, dan masyarakat.

“Stunting adalah tanggung jawab bersama karena menyangkut masa depan generasi Lumajang,” ujarnya.

Dalam kesempatan tersebut, Bupati juga mengingatkan bahwa tahun 2027 akan diwarnai dengan pelaksanaan pemilihan kepala desa (Pilkades) serentak. Ia meminta seluruh pihak bersiap menjaga stabilitas keamanan dan ketertiban agar pelaksanaan demokrasi desa dapat berjalan aman dan lancar.

Forum Konsultasi Publik RKPD 2027 ini diharapkan menjadi wadah penyelarasan pandangan serta penguatan komitmen seluruh pemangku kepentingan dalam merumuskan kebijakan pembangunan yang realistis, berkeadilan, dan sesuai dengan kebutuhan masyarakat Kabupaten Lumajang.

Penulis : An

Editor : An

Berita Terkait

Kadis PUTR Sumenep Tekankan Pentingnya RTRW dalam Pembangunan Daerah
Indeks Reformasi Birokrasi Sumenep Naik, Pemkab Raih Predikat A-
Semangat Hardiknas dan Harkitnas 2026, Wabup Sumenep Tekankan SDM Unggul dan Kemandirian Desa
Presiden Prabowo Optimistis Koperasi Merah Putih Dorong Ekonomi Desa
Pemkab Sumenep Perketat Pengawasan Program BSPS 2026
Sekda Sumenep Minta KORPRI Adaptif dan Inovatif Hadapi Tantangan Birokrasi Digital
Wabup Sumenep Tekankan Muskab KORPRI Jadi Momentum Perkuat Profesionalisme ASN
Disnaker Kabupaten Probolinggo Gelar Pelatihan Pengolahan Hasil Pertanian untuk Generasi Muda

Berita Terkait

Senin, 25 Mei 2026 - 11:45 WIB

Kadis PUTR Sumenep Tekankan Pentingnya RTRW dalam Pembangunan Daerah

Jumat, 22 Mei 2026 - 14:33 WIB

Indeks Reformasi Birokrasi Sumenep Naik, Pemkab Raih Predikat A-

Rabu, 20 Mei 2026 - 16:04 WIB

Semangat Hardiknas dan Harkitnas 2026, Wabup Sumenep Tekankan SDM Unggul dan Kemandirian Desa

Sabtu, 16 Mei 2026 - 15:18 WIB

Presiden Prabowo Optimistis Koperasi Merah Putih Dorong Ekonomi Desa

Sabtu, 16 Mei 2026 - 15:17 WIB

Pemkab Sumenep Perketat Pengawasan Program BSPS 2026

Berita Terbaru