Harga Cabai Merah Besar Naik, Cabai Rawit Sedikit Melandai

Senin, 27 Maret 2023

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

SUMENEP, detikkota.com – Harga cabai merah besar di Pasar Anom Baru Sumenep saat ini mencapai Rp 40 ribu per kilogram. Harga ini naik Rp 5 ribu dari sebelumnya. Sementara harga cabai rawit sedikit kelandai menjadi Rp 80 ribu dari semula Rp 85 ribu per kilogram.

Kepala Bidang Perdagangan, Dinas Koperasi Usaha Kecil dan Menengah Perindustrian dan Perdagangan Kabupaten Sumenep, Noer Lisal Anbiyah menjelaskan, cabai adalah salah satu komoditas yang harganya sangat fluktuatif. Perubahan harganya bisa per hari, karena sangat dipengaruhi stok dan permintaan konsumen.

“Sejak pertengahan pekan lalu, harga cabai rawit memang turun. Karena di beberapa daerah ada yang mulai panen. Sebaliknya, harga cabai merah malah naik, karena stok berkurang. Nanti ketika makin banyak petani panen, harga akan berangsur turun,” jelasnya, Senin (27/3/2023).

ADVERTISEMENT

SCROLL TO RESUME CONTENT

Untuk harga komoditas lain di awal bulan Ramadan ini relatif stabil. Harga bawang merah Rp 35 ribu per kilogram, dan harga bawang putih Rp 28 ribu per kilogram. Harga tersebut tidak mengalami perubahan sejak pekan lalu.

Harga telur ayam ras masih stabil Rp 29 ribu per kilogran, telur ayam kampung Rp 48 ribu per kilogram dan daging sapi tetap Rp 120 ribu per kilogram. Daging ayam broiler Rp 36 ribu per kilogram, daging ayam kampung Rp 80 ribu per kilogram dan gula pasir Rp 13 ribu 500 per kilogram.

“Untuk harga minyak goreng curah juga stabil Rp 16 ribu per kilogran, dan minyak goreng kemasan premium Rp 40 ribu per 2 liter”, imbuhnya.

Untuk diketahui, Dinas Koperasi Usaha Kecil dan Menengah Perindustrian dan Perdagangan Sumenep secara rutin melakukan pemantauan harga sembako di Pasar Anom baru sebagai pasar induk, dan Pasar Bangkal sebagai pembanding.(red)

Berita Terkait

Kapolres Sumenep Terima Penghargaan Presiden RI atas Dukungan Swasembada Pangan Nasional
Jalan Rusak Parah, Warga Montorna Terpaksa Gotong Royong Pikulkan Orang Sakit ke Puskesmas
Insentif Guru Non ASN Dipersoalkan, Komisi IV DPRD Sumenep Buka Ruang Aduan
Akhiri 2025, Baznas Sumenep Dorong Kemandirian UMKM lewat Bantuan Rombong
Disdik Tegaskan Tak Ada Potongan Dana Insentif Guru Non K2 Non ASN, Tantang Sebut Oknum
Insentif Guru Non K2 di Sumenep Diduga Dipangkas hingga Ratusan Ribu Rupiah
Fiskal Tertekan, AFED Nilai Kebijakan APBD Sumenep Tak Sejalan dengan Visi Kepala Daerah
Aksi Solidaritas di Polres Sumenep Desak Keadilan bagi Korban Pencabulan Anak

Berita Terkait

Rabu, 7 Januari 2026 - 15:58 WIB

Kapolres Sumenep Terima Penghargaan Presiden RI atas Dukungan Swasembada Pangan Nasional

Sabtu, 3 Januari 2026 - 07:15 WIB

Jalan Rusak Parah, Warga Montorna Terpaksa Gotong Royong Pikulkan Orang Sakit ke Puskesmas

Jumat, 2 Januari 2026 - 11:11 WIB

Insentif Guru Non ASN Dipersoalkan, Komisi IV DPRD Sumenep Buka Ruang Aduan

Kamis, 1 Januari 2026 - 15:06 WIB

Akhiri 2025, Baznas Sumenep Dorong Kemandirian UMKM lewat Bantuan Rombong

Rabu, 31 Desember 2025 - 12:41 WIB

Disdik Tegaskan Tak Ada Potongan Dana Insentif Guru Non K2 Non ASN, Tantang Sebut Oknum

Berita Terbaru

Kepala Dinas Komunikasi dan Informatika Kabupaten Bangkalan, Zainal Alim, mewakili Sekda Bangkalan saat memberikan sambutan pada Musyawarah Wilayah VI RAPI Wilayah 1301 Bangkalan di Aula Dinas Pendidikan Kabupaten Bangkalan, Minggu (11/1/2026).

Pemerintahan

Pemkab Bangkalan Perkuat Sinergi Informasi melalui Muswil VI RAPI

Minggu, 11 Jan 2026 - 11:30 WIB