Gorong-Gorong Ambruk, Jalan Antar Kecamatan di Pulau Sapudi Terputus

Selasa, 28 Maret 2023

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

SUMENEP, detikkota.com – Gorong-gorong di jalan utama Pulau Sapudi, Kecamatan Gayam, Kabupaten Sumenep, Jawa Timur ambruk dan menyebabkan jalan antar kecamatan di pulau tersebut terputus.

Diduga, gorong-gorong itu ambruk karena konstruksi sudah lapuk termakan usia. Akibatnya, kendaraan roda 4 empat tidak bisa melintas dan harus melewati jalan alternatif.

Sayangnya, jalan desa yang dijadikan alternatif untuk kendaraan roda 4 mendapat keluhan pengendara. Sebab, para sopir yang lewat di jalan tersebut dimintai uang. Besarannya variatif, tetapi rata-rata Rp 10 ribu.

ADVERTISEMENT

SCROLL TO RESUME CONTENT

Selain itu, setiap penarikan uang dari sopir tidak disertai bukti penerimaan, semisal karcis. Dikhawatirkan, uang tersebut tidak jelas peruntukannya.

Salah seorang sopir, Asnawi menceritakan penarikan uang oleh warga sekitar jalan alternatif itu dilakukan semenjak gorong-gorong jalan utama ambruk.

Dirinya mengaku heran dengan adanya pungutan tersebut. “Kok bisa jalan desa minta bayaran pada yang mau lewat. Terus, masyarakat mau lewat mana? Sementara gorong-gorong di jalan utama rusak,” tanyanya, Selasa (28/3/2023).

Pengendara lain, Hendra membenarkan jika dirinya diminta untuk membayar uang Rp 10 ribu saat melewati jalan desa tersebut. Meski tidak tahu pasti alasan penarikan uang itu, sopir pick up pengangkut bahan material itu tetap membayarnya.

“Saya diminta bayar sepuluh ribu, ya sudah saya berikan sesuai yang diminta,” imbuhnya.

Informasi yang dihimpun di lapangan, warga sekitar yang ‘bertugas’ menarik uang berinisial MNR, SYT dan KS. Mereka berjaga di sebuah warung, sambil menunggu sejumlah mobil yang hendak lewat di jalan alternatif tersebut.

Saat dikonfirmasi, KS mengatakan bahwa, penarikan uang bagi sopir yang menggunakan jalan desa sebagai jalam alternatif sudah hasil dari koordinasi dengan Kepala Desa Gayam dan Forpimka setempat.

Menurutnya, penarikan uang itu bersifat sementara dan hasilnya akan digunakan untuk memperbaiki gorong-gorong jalan utama yang ambruk.

“Ini keluhan dari masyarakat sekitar, karena sudah beberapa kali truk lewat sini, kasian sama warga setempat. Bahkan, ada truk yang nyenggol pagar rumah warga,” jelasnya.

KS mengakui jika pungutan yang dilakukannya tidak didasari peraturan desa. “Memang secara aturan ini keliru, tapi demi kenyamanan warga sekitar juga. Hasil dari uang tersebut sudah saya belikan batu dan ditumpuk di lokasi gorong-gorong yang ambruk”, jelasnya.

Sementara itu, Sekretaris Desa Gayam, Raihana menjelaskan bahwa, penarikan uang tersebut sifatnya sumbangan dan tidak ada penekanan.

“Itu murni inisiatif masyarakat sekitar. Di situ tidak ada penekanan dan memang sudah dikoordinasikan dengan Pemdes dan Forpimka,” imbuhnya.

Raihana mengaku jika pihaknya sudah dianggarkan dan tinggal menunggu waktu untuk realisasi.(red)

Berita Terkait

KKKS Kabupaten Probolinggo Salurkan Bantuan Usaha Produktif untuk Keluarga ODGJ
Pejabat Pemkab Banyuwangi Jalani Tes Urine, Tegaskan Komitmen Zero Tolerance Narkoba
Ledakan Ruko di Pakuwon City Surabaya, Polisi Selidiki Dugaan Kebocoran Tabung Elpiji
Program Gentengisasi Merah Putih Direalisasikan, 500 Ribu Genteng dari Plered Dikirim Menggunakan 125 Truk
Nakhoda KM Virgo Transport 8 Jadi Tersangka, Ditpolair Korpolairud Lakukan Penahanan
Satpol PP Surabaya Segel Toko Mihol di Wonokromo, 10 Botol Diamankan
Rutan Kraksaan dan Dinkes Probolinggo Perkuat Layanan Kesehatan Warga Binaan
Triwulan III 2026, Polda Jatim Ungkap 1.870 Kasus Narkoba

Berita Terkait

Rabu, 7 Oktober 2026 - 11:32 WIB

KKKS Kabupaten Probolinggo Salurkan Bantuan Usaha Produktif untuk Keluarga ODGJ

Rabu, 7 Oktober 2026 - 11:19 WIB

Pejabat Pemkab Banyuwangi Jalani Tes Urine, Tegaskan Komitmen Zero Tolerance Narkoba

Selasa, 6 Oktober 2026 - 10:56 WIB

Ledakan Ruko di Pakuwon City Surabaya, Polisi Selidiki Dugaan Kebocoran Tabung Elpiji

Jumat, 2 Oktober 2026 - 15:25 WIB

Program Gentengisasi Merah Putih Direalisasikan, 500 Ribu Genteng dari Plered Dikirim Menggunakan 125 Truk

Kamis, 1 Oktober 2026 - 08:52 WIB

Nakhoda KM Virgo Transport 8 Jadi Tersangka, Ditpolair Korpolairud Lakukan Penahanan

Berita Terbaru