Kades Gersik Putih Siap Menghentikan Pembangunan Tambak Garam

Rabu, 24 Mei 2023

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

Kepala Dinas Pemberdayaan Masyarakat dan Desa (DPMD) Kabupaten Sumenep, Anwar Syahroni Yusuf.

Kepala Dinas Pemberdayaan Masyarakat dan Desa (DPMD) Kabupaten Sumenep, Anwar Syahroni Yusuf.

SUMENEP, detikkota.com – Kepala Dinas Pemberdayaan Masyarakat dan Desa (DPMD) Kabupaten Sumenep, Jawa Timur, Anwar Syahroni Yusuf memanggil Kepala Desa (Kades) Gersik Putih, Mohab untuk mempertanyakan persoalan pembangunan tambak garam dan reklamasi laut di wilayahnya, Selasa (23/5/2023).

Pemanggilan terhadap Mohab atas instruksi Bupati Sumenep, Achmad Fauzi kepada Kepala DPMD setempat.

“Sudah kami panggil, tadi. Sesuai instruksi Bapak Bupati, Kades Gersik Putih kami mintai keterangan mengenai maksud dan tujuan pembangunan tambak garam di desanya seperti apa,” jelasnya.

ADVERTISEMENT

SCROLL TO RESUME CONTENT

Sayangnya, Anwar tidak membeberkan hasil pemanggilan Kades Gersik Putih tersebut. Secara umum, lanjut Anwar, Kades Mohab mengaku siap untuk menghentikan aktivitas penggarapan tambak garam serta reklamasi pantai di desanya.

“Yang jelas, Kepala Desa Gersik Putih sanggup tidak melakukan aktivitas apapun yang berhubungan dengan pembangunan tambak garam,” tegasnya.

Selain itu, Kades Mohab diharuskan untuk memberikan penjelasan resmi secara rinci di hadapan Tim Kabupaten Sumenep, teterkait beberapa hal, di antaranya mengenai maksud, tujuan serta siapa pengelola tambak garam dan reklamasi pantai di desanya.

Kades Mohab juga diminta menjelaskan sosialisasi yang dilakukan oleh pihak desa dan pengelola, kajian teknis serta masalah pelokanan warga atas pembangunan tambak garam.

“Nanti penjelasan resmi akan disampaikan di depan tim, biar dinilai oleh tim,” ujar Anwar.

Mengenai waktunya, Anwar belum bisa memastikan karena harus berkoordinasi dengan tim terlebih dahulu. Pihaknya menginginkan secepatnya bisa dilakasanakan.

“Segera, besok kami koordiansi dengan tim. Kalau bisa besok, ya besok,” pungkasnya.

Berita Terkait

TMI Sumenep Soroti Dugaan Mafia Solar Subsidi Gunakan Barcode Nelayan dan Petani
Polres Sumenep Sambut Positif Rencana Kerja Sama dengan LBH GP Ansor
Kapolres Sumenep Terima Penghargaan Presiden RI atas Dukungan Swasembada Pangan Nasional
Jalan Rusak Parah, Warga Montorna Terpaksa Gotong Royong Pikulkan Orang Sakit ke Puskesmas
Insentif Guru Non ASN Dipersoalkan, Komisi IV DPRD Sumenep Buka Ruang Aduan
Disdik Tegaskan Tak Ada Potongan Dana Insentif Guru Non K2 Non ASN, Tantang Sebut Oknum
Insentif Guru Non K2 di Sumenep Diduga Dipangkas hingga Ratusan Ribu Rupiah
Fiskal Tertekan, AFED Nilai Kebijakan APBD Sumenep Tak Sejalan dengan Visi Kepala Daerah

Berita Terkait

Kamis, 8 Januari 2026 - 22:32 WIB

TMI Sumenep Soroti Dugaan Mafia Solar Subsidi Gunakan Barcode Nelayan dan Petani

Kamis, 8 Januari 2026 - 11:13 WIB

Polres Sumenep Sambut Positif Rencana Kerja Sama dengan LBH GP Ansor

Rabu, 7 Januari 2026 - 15:58 WIB

Kapolres Sumenep Terima Penghargaan Presiden RI atas Dukungan Swasembada Pangan Nasional

Sabtu, 3 Januari 2026 - 07:15 WIB

Jalan Rusak Parah, Warga Montorna Terpaksa Gotong Royong Pikulkan Orang Sakit ke Puskesmas

Jumat, 2 Januari 2026 - 11:11 WIB

Insentif Guru Non ASN Dipersoalkan, Komisi IV DPRD Sumenep Buka Ruang Aduan

Berita Terbaru