Seorang Kakek Ditemukan Meninggal Dalam Sumur, Seperti Ini Kronologinya

Jumat, 26 Mei 2023

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

Jenazah Kakek Abdur Rahman,  warga Desa Nyabakan Barat, Kecamatan Batang-Batang, Kabupaten Sumenep dimandikan keluarga.

Jenazah Kakek Abdur Rahman, warga Desa Nyabakan Barat, Kecamatan Batang-Batang, Kabupaten Sumenep dimandikan keluarga.

SUMENEP, detikkota.com – Seorang kakek usia 70 tahun bernama Abdur Rahman, asal Dusun Somor Bator, Desa Nyabakan Barat, Kecamatan Batang-Batang, Kabupaten Sumenep, Jawa Timur ditemukan tewas di dalam sumur sedalam 7 meter saat hendak buang air kecil di sekitar rumahnya, Kamis (25/5/2023).

“Pihak keluarga menyatakan menerima kematian korban sebagai takdir dan tidak menghendaki untuk dilakukan otopsi dalam,” kata Kasubag Humas Polres Sumenep, AKP Widiarti.

Widiarti menceritakan, pukul 01.00 WIB dini hari, korban bangun dari tidurnya dan membangunkan anaknya bernama Mutayam karena sarung miliknya basah terkena air.

ADVERTISEMENT

SCROLL TO RESUME CONTENT

Usai diberikan sarung, korban kemudian pergi ke sumur untuk buang air kecil dan tak kembali hingga pukul 02.00 WIB.

Mutayam kemudian mencari keberadaan ayahnya, Abdur Rahman karena tak kunjung kembali. Bersama istrinya, dia mencari keberadaan korban hingga ke rumah sepupunya yang bernama Hasin.

Karena tak kunjung ditemukan, saksi kemudian mencari keberadaan korban di sumur yang biasa dijadikan tempat buang air kecil oleh korban.

“Di pinggir sumur saksi melihat ada tongkat, gayung, dan sarung milik korban,” imbuhnya.

Setelah dilihat ke dalam sumur dengan bantuan penerangan, Mutayam kaget melihat bapaknya berada di dalam sumur dalam keadaan tak bergerak. Saat dievakuasi, korban dinyatakan meninggal dunia.

“Keluarga sudah menerima dengan ikhlas kejadian tersebut dan dituangkan dalam surat pernyataan,” tandasnya.

Berita Terkait

BMKG Ungkap Ciri Pancaroba, Waspadai Hujan Lebat dan Awan Cumulonimbus
Polres Sumenep Tegaskan Seleksi Polri 2026 Harus Bersih dan Transparan
Darurat BBM di Kepulauan Sumenep, Harga Melonjak hingga Rp30 Ribu dan Stok Nihil, Sekolah Lumpuh Nelayan Tak Melaut
Arus Balik Tol Trans Jawa Kondusif, 2,9 Juta Kendaraan Masuk Jakarta
Puncak Arus Balik Lebaran, Pelabuhan Ketapang Dipadati Kendaraan
Kecelakaan di Jalan Pamekasan–Sumenep, Pengendara Motor Terluka
Kepala BNPB Tinjau Banjir Pasuruan, Soroti Penanganan Jangka Pendek hingga Panjang
Banjir Masih Rendam Tiga Kecamatan di Pasuruan, Ribuan Warga Terdampak

Berita Terkait

Kamis, 2 April 2026 - 12:29 WIB

BMKG Ungkap Ciri Pancaroba, Waspadai Hujan Lebat dan Awan Cumulonimbus

Selasa, 31 Maret 2026 - 22:40 WIB

Polres Sumenep Tegaskan Seleksi Polri 2026 Harus Bersih dan Transparan

Selasa, 31 Maret 2026 - 22:26 WIB

Darurat BBM di Kepulauan Sumenep, Harga Melonjak hingga Rp30 Ribu dan Stok Nihil, Sekolah Lumpuh Nelayan Tak Melaut

Senin, 30 Maret 2026 - 11:15 WIB

Arus Balik Tol Trans Jawa Kondusif, 2,9 Juta Kendaraan Masuk Jakarta

Minggu, 29 Maret 2026 - 22:30 WIB

Puncak Arus Balik Lebaran, Pelabuhan Ketapang Dipadati Kendaraan

Berita Terbaru