Hingga Malam, Warga Gersik Putih Bertahan Menolak Reklamasi Pantai Jadi Tambak Garam

Rabu, 5 Juli 2023

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

Gubernur Khafifah Kunjungi Wisata Batu Canggah dan Goa Mahakarya di Pulau Gili Iyang

Gubernur Khafifah Kunjungi Wisata Batu Canggah dan Goa Mahakarya di Pulau Gili Iyang

SUMENEP, detikkota.com – Penolakan warga Dusun Tapakerbau, Desa Gersik Putih, Kecamatan Gapura, Kabupaten Sumenep, Jawa Timur terhadap pembangunan tambak garam di wilayah pesisir pantai setempat terus berlanjut. Terbaru, warga menolak kedatangan ratusan warga asal luar desa untuk mereklamasi pantai menjadi tambak garam.

Meski tidak ada bentrok fisik, namun suasana mencekam setelah ratusan warga Dusun Tapakerbau mengusir pekerja luar desa, pada Selasa (4/7/2023) siang hingga malam.

Ratusan warga Dusun Tapakerbau Gersik Putih berkumpul setelah mendengar ada pekerja luar desa untuk mereklamasi pantainya.

ADVERTISEMENT

SCROLL TO RESUME CONTENT

“Secara ramai-ramai warga mendatangi lokasi untuk mengusir pekerja,” terang Anwar, salah seorang warga yang ada di lokasi.

Suasana mencekam terjadi karena laki-laki dan perempuan ramai-ramai datang sambil berteriak mengusir pekerja asal luar desa agar segera meninggalkan lokasi.

Hingga malam hari, ratusan warga tetap bertahan di lokasi. Mereka duduk di pinggir pantai sambil membaca shalawat untuk menyemangati warga lain agar tetap kompak. Warga tetap bersikukuh. Tak memperkenankan warga luar untuk mereklamasi pantai menjadi tambak garam.

Sayangnya, tidak terlihat petugas keamanan di lokasi. Menurut Informasi, petugas kepolisian sengaja tidak hadir di lokasi khawatir dinilai berpihak kepada salah satu kubu.

Keributan berakhir setelah kubu pekerja asal luar desa memilih menghentikan aktivitas reklamasi pantai.

Sejak awal, sikap warga Dusun Tapakerbau, Desa Gersik Putih, Kecamatan Gapura tetap konsisten menolak reklamasi pantai untuk tambak garam mesk sebagian lahan tersebut telah terbit Sertifikat Hak Milik (SHM) atas nama perorangan.

Warga Dusun Tapakerbau pernah malakukan demonstrasi ke Kantor ATR/BPN Sumenep menuntut pembatalan SHM wilayah pantai yang terlanjur diterbitkan.

Aksi ke BPN Sumenep dilakukan setelah warga berkirim surat ke BPN hingga 3 kali berisi keberatan atas terbitnya SHM seluas 21 hektare atas nama perorangan tahun 2009, namun tidak mendapatkan respons.

Ironisnya, Pemkab Sumenep terlihat belum melangkah untuk mencari solusi atas perseteruan antara warga dan investor yang difasilitasi Pemdes Gersik Putih tersebut. Padahal, warga juga telah melakukan audiensi ke DPRD Sumenep dan Dinas Penanaman Modal dan Pelayanan Terpadu Satu Pintu dan Ketenagakerjaan (DPMPTSP dan Naker) setempat.

Berita Terkait

TMI Sumenep Soroti Dugaan Mafia Solar Subsidi Gunakan Barcode Nelayan dan Petani
Polres Sumenep Sambut Positif Rencana Kerja Sama dengan LBH GP Ansor
Kapolres Sumenep Terima Penghargaan Presiden RI atas Dukungan Swasembada Pangan Nasional
Jalan Rusak Parah, Warga Montorna Terpaksa Gotong Royong Pikulkan Orang Sakit ke Puskesmas
Insentif Guru Non ASN Dipersoalkan, Komisi IV DPRD Sumenep Buka Ruang Aduan
Disdik Tegaskan Tak Ada Potongan Dana Insentif Guru Non K2 Non ASN, Tantang Sebut Oknum
Insentif Guru Non K2 di Sumenep Diduga Dipangkas hingga Ratusan Ribu Rupiah
Fiskal Tertekan, AFED Nilai Kebijakan APBD Sumenep Tak Sejalan dengan Visi Kepala Daerah

Berita Terkait

Kamis, 8 Januari 2026 - 22:32 WIB

TMI Sumenep Soroti Dugaan Mafia Solar Subsidi Gunakan Barcode Nelayan dan Petani

Kamis, 8 Januari 2026 - 11:13 WIB

Polres Sumenep Sambut Positif Rencana Kerja Sama dengan LBH GP Ansor

Rabu, 7 Januari 2026 - 15:58 WIB

Kapolres Sumenep Terima Penghargaan Presiden RI atas Dukungan Swasembada Pangan Nasional

Sabtu, 3 Januari 2026 - 07:15 WIB

Jalan Rusak Parah, Warga Montorna Terpaksa Gotong Royong Pikulkan Orang Sakit ke Puskesmas

Jumat, 2 Januari 2026 - 11:11 WIB

Insentif Guru Non ASN Dipersoalkan, Komisi IV DPRD Sumenep Buka Ruang Aduan

Berita Terbaru