Tabrak Material Hingga Masuk Parit, Sopir Pick up di Sumenep Meninggal Dunia

Sabtu, 22 Juli 2023

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

Kondisi pick up yang mengalami kecelakaan tunggal di Desa Marengan Laok, Kecamatan Kalianget, kabupaten Sumenep ringsek.

Kondisi pick up yang mengalami kecelakaan tunggal di Desa Marengan Laok, Kecamatan Kalianget, kabupaten Sumenep ringsek.

SUMENEP, detikkota.com – Sebuah pick up terperosok hingga terbalik ke saluran irigasi tambak garam, di Desa Marengan Laok, Kecamatan Kalianget, Kabupaten Sumenep, Sabtu (22/7/2023). Kecelakaan tunggal itu mengakibatkan sopir tewas karena terjebak di dalam kabin mobil yang berada di dalam air. Korban bernama Fathurrahman (36).

Kasi Humas Polres Sumenep, AKP Widiarti menceritakan, saat kejadian pick up dengan nopol M 9633 WD itu melaju dari arah utara ke selatan. Saat di jalan menikung sopir yang mengantuk kehilangan kendali menabrak tumpukan material tanah di pinggir jalan dan tercebur ke parit irigasi.

“Diduga karena ngantuk sehingga mobil menabrak tumpukan tanah yang terletak di bahu jalan sebelah barat dan masuk ke dalam parit,” jelas Widiarti.

ADVERTISEMENT

SCROLL TO RESUME CONTENT

Dia menambahkan, pick up yang tercebur dalam posisi terbalik sehingga sopir tergencet dalam mobil dan terendam air. Akibatnya, sopir tewas dalam kecelakaan itu.

“Pengemudi mobil pick up meninggal dunia di lokasi kejadian dan jenazahnya dibawa ke RSUD Sumenep,” imbuhnya.

Sementara mobil pick up yang dikendarai korban kondisinya ringsek saat ini diamankan di kantor Satlantas Polres Sumenep.

Sementara itu, salah seorang saksi, M Hazmi menuturkan, warga yang mengetahui kecelakaan tersebut langsung berdatangan untuk menolong korban. Namun, karena posisi mobil terbalik menjadi kendala.

Warga meminta tolong pada pekerja PT Garam untuk mendatangkan alat berat. Namun saat mobil yang ringsek itu diangkat, sopir sudah ditemukan meninggal dunia.

“Warga berkoordinasi dengan pekerja PT Garam dan alhamdulillah memakai alat berat untuk mengangkat karena kondisi orangnya ada dibawa mobil,” pungkasnya.

Berita Terkait

Sulaisi Soroti Kepastian Hukum Pedagang di Balik Polemik Lapak Pasar Ganding
Efek Banyuwangi Ethno Carnival 2026, KAI Catat 24 Ribu Lebih Penumpang di Banyuwangi
Polsek Ambunten Selidiki Pencurian Rumah, Korban Rugi Rp22,5 Juta
Diduga Dipicu Damar Apung, Tiga Rumah di Perumahan Batu Kencana Sumenep Terbakar
Ketum MIO Murka, Sebut Hotman Paris “Preman Berdasi” Usai Diduga Lecehkan Wartawan
Kapolresta Sumenep Luncurkan Layanan “HALO KAPOLRESTA” Saat Patroli KRYD Malam Akhir Pekan
Khofifah: Banyuwangi Ethno Carnival Bukti Budaya Lokal Mampu Mendunia
Khofifah Undang Siswi Sekolah Rakyat Banyuwangi Tampil di Grahadi Usai Terpukau Lagu Osing

Berita Terkait

Senin, 20 Juli 2026 - 13:42 WIB

Sulaisi Soroti Kepastian Hukum Pedagang di Balik Polemik Lapak Pasar Ganding

Senin, 20 Juli 2026 - 13:33 WIB

Efek Banyuwangi Ethno Carnival 2026, KAI Catat 24 Ribu Lebih Penumpang di Banyuwangi

Senin, 20 Juli 2026 - 13:21 WIB

Polsek Ambunten Selidiki Pencurian Rumah, Korban Rugi Rp22,5 Juta

Senin, 20 Juli 2026 - 10:10 WIB

Diduga Dipicu Damar Apung, Tiga Rumah di Perumahan Batu Kencana Sumenep Terbakar

Minggu, 19 Juli 2026 - 07:40 WIB

Kapolresta Sumenep Luncurkan Layanan “HALO KAPOLRESTA” Saat Patroli KRYD Malam Akhir Pekan

Berita Terbaru