Bawaslu Sumenep Akan Tertibkan APK Bacaleg

Rabu, 26 Juli 2023

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

Petugas Satpol PP Kabupaten Sumenep menertibkan alat peraga kampanye (APK) pada Pemilu lalu.

Petugas Satpol PP Kabupaten Sumenep menertibkan alat peraga kampanye (APK) pada Pemilu lalu.

SUMENEP, detikkota.com – Sejumlah alat peraga kampanye (APK) bakal calon legislatif (Bacaleg) yang akan maju pada Pemilu 2024 untuk memperebutkan kursi DPR RI, DPRD Provinsi, dan DPRD Kabupaten/Kota bertebaran di berbagai titik jalan dan pusat keramaian di Kabupaten Sumenep.

APK berupa naliho atau banner dengan gambar figur mengenakan seragam dan lambang partai politik dipajang untuk sosialisasi dan promosi diri untuk menarik simpati warga. Padahal, saat ini belum memasuki masa kampanye.

Anggota Badan Pengawas Pemilu (Bawaslu) Kabupaten Sumenep, Imam Syafie menegaskan akan mengambil langkah terkait banyaknya baliho bernada kampanye itu.

ADVERTISEMENT

SCROLL TO RESUME CONTENT

Menurutnya, sesuai ketentuan, kampanye baru boleh dilakukan H-3 setelah penetapan calon. ”Saat ini belum masuk tahapan kampanye, bahkan masih proses pencalonan dan belum ditetapkan. Tentu, Bawaslu akan mengambil langkah menyikapi APK yang berkeliaran itu,” tegasnya, Selasa (25/7/2023).

Imam menjelaskan, selama belum memasuki masa kampanye partai politik (parpol) atau Bacaleg hanya boleh melakukan sosialisasi dalam bentuk tatap muka secara tertutup dan pasang bendera Parpol. Sedangkan kampanye dan pasang baliho masih dilarang.

”Selama belum memasuki masa kampanye, tidak boleh melakukan kampanye dalam bentuk apapun,” imbuhnya.

Selain itu, lanjutnya, Bawaslu akan menyampaikan kepada parpol agar tidak berkampanye dan pasang baliho sebelum masuk masa kampanye. ”Jika tidak diindahkan, maka Bawaslu akan berkoordinasi dengan Satuan Polisi Pamong Praja untuk melakukan penertiban APK,” tegas Imam.

Untuk diketahui, masa kampanye dimulai 28 November 2023 hingga 10 Februari 2024. Saat ini, masih tahap verifikasi perbaikan berkas persyaratan Bacaleg hingga 6 Agustus 2023 mendatang.

Sementara hari H pemungutan dan penghitungan suara untuk Pemilihan Presiden-Wakil Presiden, DPR RI, DPD RI, DPRD Provinsi dan DPRD Kabupaten/Kota akan berlangsung pada 14 Februari 2024. Sedangkan Pemilihan Kepala Daerah (Pilkada) serentak ditetapkan 27 November 2024.

Berita Terkait

Pemkab Sumenep Kembali Raih Opini WTP untuk Kesembilan Kalinya
Sumenep Siap Terapkan Penundaan Layanan Adminduk bagi Mantan Suami yang Abaikan Nafkah
Kadis PUTR Sumenep Tekankan Pentingnya RTRW dalam Pembangunan Daerah
Pemkab Sumenep Dukung Pelatihan Paralegal, Bantuan Hukum Ditarget Menjangkau Desa
LBH Achmad Madani Putra Komitmen Hadirkan Layanan Hukum hingga Desa Terpencil
Indeks Reformasi Birokrasi Sumenep Naik, Pemkab Raih Predikat A-
Dibantu Lepas dari Jerat Hukum ,reni Maryani Ingkari Kesepakatan
Semangat Hardiknas dan Harkitnas 2026, Wabup Sumenep Tekankan SDM Unggul dan Kemandirian Desa

Berita Terkait

Selasa, 26 Mei 2026 - 19:05 WIB

Pemkab Sumenep Kembali Raih Opini WTP untuk Kesembilan Kalinya

Selasa, 26 Mei 2026 - 17:30 WIB

Sumenep Siap Terapkan Penundaan Layanan Adminduk bagi Mantan Suami yang Abaikan Nafkah

Senin, 25 Mei 2026 - 11:45 WIB

Kadis PUTR Sumenep Tekankan Pentingnya RTRW dalam Pembangunan Daerah

Sabtu, 23 Mei 2026 - 15:22 WIB

Pemkab Sumenep Dukung Pelatihan Paralegal, Bantuan Hukum Ditarget Menjangkau Desa

Sabtu, 23 Mei 2026 - 09:30 WIB

LBH Achmad Madani Putra Komitmen Hadirkan Layanan Hukum hingga Desa Terpencil

Berita Terbaru

Foto bersama Pemkab Sumenep usai menerima Laporan Hasil Pemeriksaan BPK RI atas LKPD Tahun Anggaran 2025 di Kantor BPK RI Perwakilan Jawa Timur, Selasa (26/05/2026).

Pemerintahan

Pemkab Sumenep Kembali Raih Opini WTP untuk Kesembilan Kalinya

Selasa, 26 Mei 2026 - 19:05 WIB