Praktisi Hukum Menilai Kekosongan Bawaslu Kabupaten/Kota Preseden Buruk Pemilu 2024, Zamrud: Ini Pelanggaran

Jumat, 18 Agustus 2023

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

Praktisi Hukum dan mantan Ketua Panwaslu Sumenep, Zamrud Khan.

Praktisi Hukum dan mantan Ketua Panwaslu Sumenep, Zamrud Khan.

SUMENEP, detikkota.com – Praktisi hukum menilai kekosongan jabatan Badan Pengawas Pemilu (Bawaslu) Kabupaten/Kota se-Indonesia merupakan preseden buruk dalam pelaksanaan Pemilu 2024.

Pernyataan itu disampaikan Zamrud Khan, yang juga mantan Ketua Panwaslu Kabupaten Sumenep periode sebelumnya.

Kekosongan jabatana di Lembaga Pengawas Pemilu itu terjadi karena masa jabatan anggota Bawaslu Kabupaten/Kota periode 2018-2023 telah berakhir sejak 14 Agustus 2023 lalu. Sementara anggota Bawaslu yang baru masih belum ditetapkan dan dilantik oleh Bawaslu RI.

ADVERTISEMENT

SCROLL TO RESUME CONTENT

”Ini (kekosongan Bawaslu,) sejarah buruk dalam Pelaksanaan Pemilu. Tahapan Pemilu berjalan tanpa pengawasan,” sebut Zamrud, Rabu (16/8/2023).

Menurutnya, saat ini tahapan Pemilu 2024 memasuki masa penyusunan Daftar Calon Sementara (DCS) anggota DPRD Kabupaten/Kota.

Tahapan tersebut, kata Zamrud, butih pengawasan melekat (waskat) Bawaslu untuk memastikan semua berkas sebagai syarat administrasi Bakal Calon Legislatif (Bacaleg) sesuai dengan ketentuan.

”Apalagi, di Sumenep banyak Bacaleg yang Tidak Memenuhi Syarat (TMS). Ini perlu verifikasi dan klarifikasi oleh KPU terhadap berkas perbaikan. Dan di situ butuh kehadiran Bawaslu untuk mengawasi,” timpalnya.

Zamrud yang juga berprofesi sebagai lawyer itu menuturkan, KPU tidak bisa bekerja sendiri dalam setiap tahapan Pemilu. Ia butuh lembaga pengawas, sesuai Undang-undang dalam hal ini Bawaslu.

“Saya khawatir, Pemilu ini bisa tidak legitimate karena saat proses tahapan penyusunan dan penetapan DCS tidak ada pengawasan oleh Bawaslu,” tambah Zamrud.

Semestinya, ucap Zamrud, Bawaslu telah menetapkan 5 anggota Bawaslu terpilih sebelum masa kerja Komisioner Bawaslu periode 2018-2023 berakhir, supaya tidak terjadi kekosongan. Sebab, menurutnya, kekosongan Bawaslu Kabupaten/Kota melanggar Undang-Undang Pemilu dan Tahapan Penyelenggaraan Pemilu. “Termasuk, ini juga pelanggaran Kode Etik,” tandasnya.

Dirinya tidak menampik jika Bawaslu Provinsi dapat mengambil alih kerja pengawasan Bawaslu Kabupaten/Kota selama terjadi kekosongan. Masalahnya, kata Zamrud, pengawasan tahapan Pemilu dipastikan tidak akan berjalan maksimal.

”Coba bayangkan, 7 anggota Bawaslu Provinsi Jawa Timur dapat dipastikan tidak mampu mengawasi 38 Kabupaten dan Kota di Jawa Timur,” pungkasnya.

Sebelumnya, Ketua Bawaslu Jawa Timur, A. Warits mengatakan, sesuai Undang-undang, jika terjadi kekosongan Bawaslu di tingkat Kabupaten atau Kota, maka pengawasan diambil alih oleh Bawaslu satu tingkat diatasnya, yaitu Provinsi.

”Seluruh tahapan pelaksanaan Pemilu tetap mendapat pengawasan Bawaslu. Kalaupun di Kabupaten belum terisi, Bawaslu Provinsi yang mengambil alih. Di sana ada bagian Sekretariat Bawaslu Kabupaten/Kota juga yang melakukan pengawasan,” imbuhnya.

Berita Terkait

Pemkab Lumajang Pastikan Nasib PPPK Aman di Tengah Efisiensi Anggaran
Konkerkab I PGRI Sumenep Jadi Momentum Perkuat Peran Guru Tingkatkan Mutu Pendidikan
Pemkab Sumenep Dorong Guru Tingkatkan Kompetensi dan Adaptasi Digital
Wali Kota Eri Sidak TPS, Tegaskan Larangan Parkir Gerobak dan Buang Sampah Sembarangan
Tangani Sampah Wisata, Lumajang Galakkan Gerakan Indonesia Asri
UNDP Tertarik Kembangkan Inovasi Banyuwangi Usai Bertemu Bupati Ipuk
Bupati Ipuk Gowes ke Kantor, Ajak ASN Banyuwangi Kurangi Penggunaan BBM
Halal Bihalal Disbudporapar Sumenep Perkuat Soliditas dan Kinerja Organisasi

Berita Terkait

Sabtu, 4 April 2026 - 13:20 WIB

Pemkab Lumajang Pastikan Nasib PPPK Aman di Tengah Efisiensi Anggaran

Kamis, 2 April 2026 - 12:47 WIB

Konkerkab I PGRI Sumenep Jadi Momentum Perkuat Peran Guru Tingkatkan Mutu Pendidikan

Kamis, 2 April 2026 - 12:44 WIB

Pemkab Sumenep Dorong Guru Tingkatkan Kompetensi dan Adaptasi Digital

Kamis, 2 April 2026 - 11:19 WIB

Wali Kota Eri Sidak TPS, Tegaskan Larangan Parkir Gerobak dan Buang Sampah Sembarangan

Kamis, 2 April 2026 - 11:02 WIB

Tangani Sampah Wisata, Lumajang Galakkan Gerakan Indonesia Asri

Berita Terbaru

Korban di TKP kecelakaan tunggal di Jalan Raya Desa Gunggung, Kecamatan Batuan, Sumenep.

Peristiwa

Laka Tunggal di Sumenep, Pengendara Tewas Tanpa Identitas

Minggu, 5 Apr 2026 - 22:27 WIB

Petugas kepolisian melakukan olah TKP kecelakaan antara truk bermuatan cabai dan sepeda motor Honda Scoopy di Jalan Raya Torjun, Sampang, Minggu (5/4/2026) dini hari.

Peristiwa

Tabrakan Maut Dini Hari, Mahasiswa Tewas Usai Dihantam Truk

Minggu, 5 Apr 2026 - 12:54 WIB